CHIP Team consist of individuals who enthusiastically writes about Information Technology articles. These individuals writes all kinds of articles from Hardware, Software, technology updates, and other technological related theme. 
Anda dapat melakukan capture elemen spesifik di desktop
Bagaimana sih cara mengambil screenshot layar desktop Anda di Mac? Secara default, Mac OS X menyediakan dua metode. Metode pertama menggunakan tool bernama Grab. Metode kedua menggunakan kombinasi shortcut.
Sekarang kita akan membahas cara capture layar menggunakan shortcut. Anda dapat melakukan capture seluruh layar dengan menggunakan shortcut [Command] + [Shift] + [3]. Selain itu, Anda dapat juga mengambil capture dari sebagian isi layar dengan menggunakan [Command] + [Shift] + [4]. Pada kombinasi [Command] + [Shift] + [4] ini sebuah kursor baru akan muncul. Klik dan tahan mouse/trackpad pada salah satu ujung dari wilayah yang ingin Anda ambil, lalu drag secara horisontal atau vertikal untuk memilih daerah yang akan di-capture. Ketika Anda melepaskan mouse, daerah layar yang terpilih tadi akan disimpan ke desktop Anda.

Resmi sudah, Prosesor Atom tidak didukung pada versi terbaru Snow Leopard, 10.6.2. Beberapa hari lalu kami melaporkan bahwa dukungan Snow Leopard terhadap prosesor Atom sempat diaktifkan kembali. Sayangnya, pada versi final yang baru saja dirilis beberapa hari yang lalu, dukungan Snow Leopard untuk prosesor Atom resmi ditiadakan.

Belakangan ini, kasus-kasus baru terkait dengan panas yang berlebihan atau overheating pada Macbook dan Macbook Pro kembali mencuat ke permukaan. Dari sejumlah laporan yang masuk, overheating terjadi setelah para pengguna menginstall Snow Leopard.
Masalah overheating pada dasarnya dapat menimpa notebook jenis apapun, baik itu PC ataupun Mac. Banyak faktor yang menyebabkan proses overheating ini. Arsitektur notebook yang kurang baik, sistem pendinginan yang gagal, serta bermacam faktor lainnya dapat menjadi sumber permasalahan. Pada kasus Macbook dan Macbook Pro, tampaknya banyak pengguna yang mengeluh naiknya suhu rata-rata terjadi setelah Snow Leopard diiinstall.

Beberapa hari yang lalu, para Hackintosh enthusiast gempar. Update beta terbaru dari sistem operasi Snow Leopard 10.6.2. melepas dukungan terhadap prosesor Intel Atom. Hal ini menjadi kekhawatiran para penikmat Hackintosh.
Hackintosh merupakan praktek instalasi sistem operasi Mac OS X pada PC. Secara default memang sistem operasi Mac OS X seperti Tiger (10.4), Leopard (10.5), ataupun Snow Leopard (10.6) tidak dapat diinstal pada mesin lain selain mesin Apple. Namun, para hobbyist (hackintosher) berhasil memodifikasi inti dari sistem operasi tersebut agar dapat digunakan di PC mana saja.
Belakangan ini, tren praktek hackintosh merambah ke perangkat netbook yang berbasis prosesor Intel Atom. Dengan tidak didukungnya Intel Atom pada Snow Leopard versi 10.6.2 membuat para hackintosher tidak dapat memodifikasi versi 10.6.2 tersebut untuk digunakan di netbook. Padahal salah satu praktek hackintosh favorit adalah pada mesin-mesin netbook milik Dell, MSI, Lenovo dsb
Beberapa hari berselang tampaknya para hackintosher bisa bernapas lega. Electronista memberitakan bahwa pada build terbarunya (10C535) dukungan terhadap prosesor Intel Atom telah kembali. Alasan Apple mengembalikan feature ini belum diketahui secara pasti. Apakah ini hanya bug, ataukah memang hanya perubahan sementara? Satu hal yang pasti, Apple dapat dengan mudah mematikan/menyalakan feature dukungan terhadap Intel Atom ini.
Apple memang biasanya memberikan dukungan untuk perangkat-perangkat hardware tertentu. Sayangnya dukungan ini bersifat parsial. Apple tidak menjamin dukungan tersebut akan selalu ada untuk versi-versi selanjutnya. Mereka lebih memfokuskan dukungan pada perangkat hardware yang memang resmi mereka gunakan pada produk mereka.

Walaupun Google belum secara resmi merilis browser Chrome di Mac, tetapi mereka telah mengeluarkan versi developmentnya bagi user yang ingin mencobanya. Seminggu lebih ini kami telah mencoba versi development ini di salah satu mesin Mac kami. Hasilnya? Cukup memuaskan untuk browser yang tergolong baru ini.
Chrome merupakan browser buatan Google yang diluncurkan pertama kali pada bulan September 2009. Google Chrome ini bertumpu pada framework WebKit yang juga digunakan oleh browser Safari sebagai dasarnya. Sayangnya, semenjak peluncuran perdananya, Google secara resmi hanya mengembangkan versi Windowsnya saja.

Baru-baru ini Apple memperbaharui line-up iMac mereka dengan memperkenalkan iMac 22 dan 27 inci. Satu hal yang menarik dari line up terbaru ini adalah bahwa untuk versi iMac 27” dapat digunakan sebagai ekternal monitor. Hal ini tentunya membawa angin segar bagi mereka yang tidak hanya dapat digunakan sebagai sarana bekerja, tetapi juga sebagai sarana hiburan yang terpadu.
Sayangnya, Apple tidak menjelaskan secara detail bagaimana feature ini dapat digunakan. Dari hasil percobaan Cult of Mac dan AppleInsider ternyata Anda harus menggunakan kabel DisplayPort untuk menggunakan iMac 27” sebagai monitor eksternal. Bahkan kabel HDMI atau DVI biasa tidak dapat digunakan untuk koneksi ini.
Hal ini juga berarti bahwa hanya segelintir perangkat yang dapat Anda sambungkan dengan iMac bila Anda ingin menggunakannya sebagai monitor eksternal. Apakah Apple hanya ingin membatasi penggunaan iMac hanya dengan Macbook/Macbook Pro yang notabene menggunakan konektivitas Display Port? Hanya Apple yang dapat menjawab dugaan tersebut.