
Langkah yang saya tempuh adalah dengan melakukan bracketing fokus. Jadi, kurang lebih ada 10-20 foto yang saya ambil dengan menggeser-geser penajam fokus di teropong, dan memilih satu atau beberapa diantaranya yang paling tajam. Bila di tempat peneropongan Anda tidak membawa laptop, maka satu-satunya andalan Anda adalah layar LCD kamera Anda. Nah, jika ini yang terjadi, maka saya hanya dapat merekomendasikan kamera SLR digital dengan layar LCD beresolusi 922.000 pixel.
Kamera yang memiliki layar LCD seperti itu barulah Sony Alpha 700, Nikon D-3, D-700 dan D-300. Dengan kamera lain, pengecekan fokus akan cukup sulit untuk dilakukan bila layar LCD kamera Anda tidak beresolusi tinggi, apalagi jika benda langit yang Anda potret tidak mengisi seluruh bidang gambar, karena baru pada pembesaran sekitar 4.0x saja kita sudah tidak dapat membedakan dengan baik antara tajam atau tidak tajam.
Dalam kasus ini saya memotret bulan purnama. Bila menggunakan pengukuran dengan modus multi-area, maka pencahayaan yang didapat adalah 1/8 detik pada ISO 100. Tetapi dengan spot metering, maka kecepatan rana meningkat hingga 1/125 detik di ISO 100. Kecepatan rana minimal yang aman untuk membekukan rotasi bulan adalah 1/30 detik hingga 1/60 detik. Sebaiknya memotret menggunakan format RAW atau RAW+JPEG, agar hasilnya dapat maksimal.
Hasil foto yang didapat menunjukkan performa optik yang memuaskan, betapapun teropong ini memang tidak didesain secara khusus untuk memotret. Setelah saya bandingkan dengan lensa kamera konvensional, teropong ini kurang lebih akan memberikan cakupan sudut pandang/ daya jangkau setara dengan lensa 600mm (300mm pada Olympus Four Thirds). William Optics ZenithStar 66 SD APO yang diklaim terkoreksi penuh dengan elemen Apochromatic, terbukti benar. Nyaris tidak ditemukan aberasi kromatik pada hasil foto, betapapun benda langit yang kami foto terlihat sangat cerah dengan latar belakang hitam pekat.
Satu hal yang pasti, bila Anda ingin mempunyai cukup banyak waktu untuk melakukan penajaman fokus yang optimal, maka pemotretan bulan harus dilakukan di kondisi cuaca malam yang tidak berawan. Jadi, harus benar-benar cerah.
Ada satu hal yang sebenarnya dilematis, yaitu mengenai format sensor. Di satu sisi, penggunaan ISO tinggi terkadang tidak dapat dihindari, dan oleh karenanya format sensor 36×24 mm menjadi lebih menguntungkan dengan tingkat cacat sinyal di area gelap yang biasanya rendah, bahkan di ISO tinggi sekalipun. Namun di sisi lain, daya jangkau optik teropongnya menjadi lebih kecil, sehingga benda langit terlihat lebih kecil. Bila menggunakan format APS-C atau Four Thirds, maka jangkauannya bertambah, namun Anda tidak disarankan untuk beranjak ke ISO tinggi. Satu-satunya cara meningkatkan jangkauan optik teropong tersebut tanpa meningkatkan intensitas noise adalah dengan menggunakan teropong yang lebih panjang lagi, di kamera dengan format sensor 36×24 mm.
William Optics ZenithStar 66 SD APO juga dilengkapi dengan berbagai aksesori tambahan yang dapat membantu kenyamanan dan akurasi proses peneropongan maupun pemotretan.
Kesimpulan
Menggunakan teropong ini untuk mengintip luar angkasa memang mengasikkan. Namun ketika menggunakannya untuk memotret, ceritanya lain. Dibutuhkan kesabaran dan cukup banyak waktu untuk belajar dan melakukan serangkaian eksperimen, di samping pengetahuan teknis, tentunya.
Pada dasarnya, teropong ini pun sanggup memperlihatkan kualitas optiknya ketika digunakan pada siang hari untuk memotret subjek-subjek pemotretan yang umum. Namun ya itu… penajaman fokusnya memakan waktu. Jadi, perangkat ini memang dioptimalkan untuk pemotretan benda angkasa saja.
Untuk harga yang relatif tidak mahal, Anda sudah memiliki kebebasan penuh untuk menjelajahi luar angkasa, baik tanpa ataupun dengan kamera digital Anda. Kondisi ini jelas sangat berbeda jauh dengan apa yang terjadi di jaman film seluloid dahulu, dimana mengintip jagat raya hanyalah menjadi mimpi kebanyakan orang.
Selamat menikmati jagat raya. Peter Febian
CHIP Team consist of individuals who enthusiastically writes about Information Technology articles. These individuals writes all kinds of articles from Hardware, Software, technology updates, and other technological related theme.