Logo CHIP.co.id

HANDS-ON: leica M9 – Tak tergantikan

leica1
Tidak banyak orang yang mengerti mengapa se­seorang rela mengeluarkan banyak uang untuk sebuah kamera yang tidak memiliki autofokus seperti Leica M. Kami pun bertanya-tanya. Untuk mencari jawabnya, CFVd mencoba Leica M9.  Pram Tjokronegoro

Kamera ini terasa berat di tangan. Bobotnya sebenarnya tidak terlalu berat, setara dengan DSLR kelas pemula. Namun, bentuk Leica M9 yang rata tanpa grip sama sekali mempersulit handling. Bentuk ini hampir tak diubah dari bentuk M6 25 tahun lalu untuk mempertahankan originalitas. Dan penggemar Leica begitu menyukainya sampai rela membelinya, meskipun harganya mahal.

Sebenarnya masih banyak kamera de­ngan harga lebih tinggi dari M9. Hanya saja, secara sistem, Leica M memang membutuhkan banyak dana. Contohnya, tiap lensa yang kami coba hari ini harganya lebih mahal dari bodi M9 itu sendiri. Me­nurut pengguna Leica, nilai ini rela ditebus karena banyak hal. Salah satunya adalah kenyamanan membidik.

Rangefinder

Viewfinder M9 memiliki cakupan lebih lebar dibandingkan sudut pandang lensa yang terpasang sehingga memberikan pengalaman yang berbeda saat membidik. Viewfinder itu sendiri sangat cerah dan bahkan lebih tajam dari viewfinder DSLR karena tidak memerlukan lapisan matte focusing screen. Sistem ini juga memungkinkan Anda untuk terus membidik subjek meskipun shutter sedang terbuka, misalnya untuk keperluan panning.

Lambat laun, kami mulai mengerti mengapa M9 sangat diburu orang. Apalagi setelah kami melihat hasil fotonya. Sampai ISO400, sensor 18 MP M9 memberi hasil yang sangat detail, dengan kontras yang pas dan noise yang rendah. Kualitas sensor ini jauh berbeda dengan yang digunakan di M8. Akhirnya, Leica M dilengkapi sensor yang sesuai dengan status legendanya.

Sebelum mengembalikan M9 ke pemiliknya, kami menyadari bahwa tidak mudah menyukai kamera ini. Mencari fokusnya sulit, rentang lensa terbatas, dan harganya mahal. Namun, jika Anda tumbuh besar dengan rangefinder seperti keba­nyakan penggemar Leica, sulit untuk menggantikannya dengan SLR. Dan mungkin itu alasan mengapa Leica M justru makin po­puler saat ini. Bukan hanya karena kamera ini adalah kamera yang baik, tetapi karena tidak ada kamera lain yang sepeti ini.

Leica M9
Rp83.000.000
Fotografi bukan berasal dari alat, tetapi alat yang tepat akan memaksimalkan fotografi. Leica M9 adalah salah satu alat tepat tersebut.

+ Kualitas gambar bagus, kualitas bodi bagus.
- LCD kurang baik, grip tidak nyaman, harga mahal

Pages: 1 2


2,888 Views | Comments Off | Permalink
CHIP Team CHIP Team consist of individuals who enthusiastically writes about Information Technology articles. These individuals writes all kinds of articles from Hardware, Software, technology updates, and other technological related theme.

Share with others: Share

Comments are closed.