Lima pabrikan ternama telah menambah jajaran camcorder berjenis Full HD mereka dengan harga yang terjangkau. CFVd mengujinya dengan rasio harga dan performa. Kama (MB)
Baru tahun lalu ketika Panasonic, Sony, dan pabrikan lainnya, memasang harga kurang lebih sebesar 13 juta untuk camcorder dengan resolusi 1920×1080 pixel. Tahun ini, Anda dapat mendapatkan model compact di pasaran dengan harga kurang dari 7 juta. Bahkan camcorder dengan harga terjangkau ini juga memiliki feature canggih seperti Face Detection. Namun, hanya sebagian dari feature saja, sedangkan sebagian lainnya fokus pada ukuran sensor. Berdasarkan dari perhitungan penilaian ketajaman gambar kami, hasilnya cukup rumit. Samsung dan Sony cukup mengagumkan dengan resolusi hitam dan putih mereka, dan berada di urutan atas dari model ini. JVC memperoleh penilaian yang cukup, sedangkan Panasonic dan Sanyo sedikit tertinggal di belakang. Namun, Panasonic SD10 tetap meraih peringkat kedua dalam hasil tes, berkat pengoperasiannya dan feature-nya.Sangat cocok untuk semua yang serius dalam membuat film. Tapi, Sony CX105 yang meraih penghargaan terbaik secara keseluruhan. Karena ia adalah satu-satunya camcorder yang tidak hanya bisa merekam ke memory card, namun juga memiliki internal memory sebesar 8 GB. Read the rest of this entry »

Untuk merekam video bawah air, biasanya anggaran yang dibutuhkan tidak murah, terutama untuk membeli modul kedap airnya. Biasanya, harga modul kedap air tersebut kurang lebih seharga perekam video-nya itu sendiri.



High-Definition Camcorder yang baru sangat mengesankan dengan gambar yang super tajam serta dapat merekam ke memory card dan harddisk. CFVd akan membandingkan Newcomer yang terbaik dengan salah satu camcorder HDV yang sudah mapan. Kama/MB
Tidak dipungkiri lagi bahwa High Definition merupakan format masa depan. Bila sudah terbiasa dengan gambar video yang halus dan detail, Anda dipastikan tidak mau lagi kembali ke resolusi standar. Namun, pengguna masih belum sepakat mengenai format yang tepat dan jenis media data. Saat ini, tersedia berbagai jenis camcorder dengan kaset Mini-DV, memory card, harddisk, camcorder HDV, AVCHD, serta beberapa model lainnya. Masing-masing model memiliki argumen yang kuat. Bagaimana sesungguhnya kemampuan mereka?
Newcomer ini menjadi pemenang dalam tes perbandingan kali ini dan merupakan satu-satunya model Mini-DV. Untuk perlengkapan dan kualitas gambarnya, Canon HV20 menjadi yang terbaik.
Perlengkapan: Canon HV20 merupakan satu-satunya camcorder dalam tes ini yang merekam dalam format HDV. Format ini dikembangkan tiga tahun lalu untuk segmen consumer. Namun, banyak juga kalangan pro yang menggunakannya karena MPEG2-Codec mudah diolah dengan editing system. HDV disimpan pada kaset Mini-DV yang sudah terbukti sebagai media yang dapat diandalkan dan ekonomis.
Dengan bobot seberat 580 gr dan panjang hampir 14 cm, HV20 terlihat kecil. Namun saat merekam film, keunggulannya mulai terlihat. Fasilitas zoom bekerja halus, tidak tertandingi oleh kandidat lain. Ketajamannya dapat dikontrol dengan sebuah putaran kecil di belakang lensa. Fungsi otomatis juga bekerja baik pada kondisi-kondisi yang sulit. Namun, fungsi-fungsi exposure manual telah tersedia, bahkan sound control manual untuk stereo mic input pun ada. Untuk mengontrol suara pada lokasi yang bising, tersedia pula koneksi ke sebuah headset.