
Inggris, CHIP.co.id – Kenro mengumumkan akan kehadiran lensa Tokina ukuran lebar untuk kamera DLSR Sony. Tokina 11-16 mm F2.8 sudah hadir sebelumnya untuk kamera DSLR Canon dan Nikon. Read the rest of this entry »

Kami membawa enam DSLR terbaru ke lab kami untuk menjalani pengujian mendalam agar Anda mengetahui kekuatan dan kelemahan masing-masing kamera. Pramanaya Tjokronegoro & Donovan Dennis

Terbaik untuk Foto & Video

Canon EOS 7D merupakan EOS paling menggemparkan saat ini. Kamera ini menjanjikan begitu banyak hal dari sisi fotografi maupun videografi. Hampir semua fotografer yang mencobanya memberikan pujian pada kamera ini. Tentu saja kami harus mengujinya. Pram Tjokronegoro (BH)
“Developed by photographers, realized by Canon”, adalah tagline iklan EOS 7D. Pada dasarnya, Canon berusaha menyampaikan bahwa kamera ini dirancang menurut berbagai masukan dari pengguna setia Canon. Dan pernyataan ini bukan sekedar slogan pemasaran. EOS 7D memiliki banyak feature baru dan pembaharuan feature lama. Read the rest of this entry »

Kamera-kamera terbaru terus saja bermunculan, FOTO-VIDEO digital berusaha mengenali satu-persatu kamera tersebut untuk menjabarkannya kepada Anda.
Hampir semua produsen dengan gencar berusaha menawarkan kamera berlabel baru kepada Anda. Masalahnya, beberapa dari mereka tetap saja berkutat pada masalah yang sama. Padahal, kompetitornya sudah mulai menemukan inovasi yang tepat untuk untuk mengatasi kelemahan-kelemahan yang ada pada kamera pendahulunya. Tentunya, Anda tidak ingin salah memilih, bukan?
Pada umumnya, kamera-kamera terbaru saat ini mulai memperhatikan masalah kenyamanan saat digunakan. Ini dibuktikan dengan banyaknya kamera kompak yang merancang grip khusus yang jarang dijumpai pada kamera-kamera kompak sebelumnya. Hanya saja, ini kurang begitu penting. Yang terpenting dari kamera digital tetap saja pada kualitas gambar dan fasilitas yang ditawarkannya.
Seperti sebelumnya, kemampuan masing-masing kamera baru tersebut akan CVFd jabarkan secara ringkas – berbobot – dan jelas. CFVd yakin bahwa informasi-informasi ini akan sangat berguna bagi Anda untuk menentukan pilihan akan sebuah kamera digital compact. Jangan sampai salah memilih, karena pilihan tersebut akan berpengaruh pada kualitas rekaman momen-momen indah di kehidupan Anda.
Read the rest of this entry »

Hampir setiap tahunnya, redaksi FOTO-VIDEO digital menerima lebih dari 1.000 produk baru yang berkaitan dengan peralatan fotografi untuk diuji. Berikut ini disajikan hasil pengujian laboratorium untuk beberapa kamera saku terbaru.
Setiap bulannya, nilai hasil pengujian kamera digital terbaru selalu disajikan oleh redaksi FOTO-VIDEO digital untuk Anda. Ini selalu dilakukan oleh tim FOTO-VIDEO dengan sepenuh hati untuk membantu Anda mendapatkan informasi yang cepat, tepat, dan lengkap. Setiap kali ada kamera baru, FOTO-VIDEO bergegas untuk mengujinya secara menyeluruh untuk mendapatkan data yang lebih akurat. Kemudian, FOTO-VIDEO akan menyajikan rangkuman pengujian tersebut dalam bentuk yang lebih ringkas supaya lebih mudah untuk dipahami. Dengan demikian, Anda dapat menemukan informasi terpenting dari apa yang FOTO-VIDEO digital berikan.
Untuk bulan ini, pilihan yang akan Anda buat mungkin lebih sulit dari biasanya. Ini terjadi karena masing-masing kamera saku yang diuji memiliki daya tarik yang kuat. Pilihlah dengan hati-hati, dan jangan terburu-buru! Bayangkan Anda sedang memilih seorang teman sejati yang akan menemani ke mana saja Anda pergi. FOTO-VIDEO yakin bahwa salah satu di antara kamera-kamera ini akan mampu memuaskan hati Anda. Selamat memilih!

Pada model terbaru seri Z-nya, Fujifilm mulai memberikan feature video untuk pertama kalinya.
Desain:Dengan model tutup lensa geser, rancangan bodi sylish Z20fd masih mirip dengan pendahulunya. Bodi yang tipis tersedia dalam pilihan warna hitam, hijau muda, merah, biru, dan pink.
Feature: Feature Z20fd kurang mengesankan. Focal length lensa-nya masih ekuivalen dengan lensa 35 – 105 mm. Resolusi LCD 2,5 inci masih 150.000 pixel. Di samping itu, Z20fd tidak memiliki image stabilizer optik. Yang menarik dari Z20fd adalah adanya feature untuk menggabungkan beberapa file video berdurasi pendek menjadi satu file film.
Pengoperasian: Struktur menu cukup baik dan mudah dimengerti oleh pemula. Hanya saja, untuk melihat hasil gambar, reproduksi gambar di LCD cukup makan waktu untuk beralih ke gambar berikutnya. Fungsi video juga sedikit mengecewakan. Video hanya dihasilkan dalam kualitas VGA dan rekaman suara dihasilkan dalam kualitas mono. Selain itu, selama merekam video, Anda tidak bisa menggunakan feature zoom. Read the rest of this entry »

Setelah lama ditunggu, Sony meluncurkan Alpha200 menggantikan Alpha100 yang merupakan debut mereka di kelas DSLR. Kamera 10 megapixel ini memberikan hasil dan feature yang baik untuk harga yang menawan. PramanayaTjokronegoro (BH
Kecuali sedikit perbedaan pada tampilan dan hasil foto, pengguna Alpha100 tidak dapat mengharapkan banyak perubahan pada Alpha200. Hal ini bukan disebabkan karena Alpha200 jelek, melainkan karena tidak banyak lagi yang perlu diperbaiki dari pendahulunya.
Kelengkapan baik
Ukuran bodi Alpha200 sedikit lebih kecil meski tetap nyaman digenggam. Perbedaan yang langsung terlihat adalah layar yang sedikit lebih besar dan tidak adanya tombol putar di kanan atas kamera. Tombol putar yang ada sekarang adalah untuk pemilihan mode pemotretan, sedangkan fungsi perubahan parameter pemotretan dilakukan melalui tombol “Fn”, seperti pada Alpha700.
Read the rest of this entry »

Tak lama setelah Alpha200 dipasarkan, Sony memperkenalkan Alpha350 yang menduduki kelas baru di jajaran DSLR Sony. Dengan kamera ini Sony memperkenalkan sistem Live-View baru yang revolusioner. Bagaimana performanya? Pramanaya Tjokronegoro (BH)
Saat menguji Alpha700 kami mengkritiknya karena tidak menawarkan feature Live-View. Perwakilan Sony menyatakan bahwa mereka hanya akan mengintegrasikan Live-View ke dalam DSLR mereka jika mereka telah menyempurnakan performanya. Dan ternyata mereka tidak mengada-ada. Alpha350, dan begitu juga Alpha300, tidak hanya memberikan hasil bagus, tapi juga mengubah cara kita memotret.

Jajaran DSLR kelas atas dunia baru saja mengalami regenerasi. Tentu saja, kami sangat antusias menguji kamera-kamera tersebut head-to-head untuk melihat siapa yang layak menyandang gelar DSLR terbaik di dunia.
Pramanaya Tjokronegoro

Tahun 2008 diawali dengan sangat baik oleh industri kamera digital. Belum pernah sebelumnya kami melihat begitu banyak inovasi kamera digital dalam kurun waktu yang sangat singkat. Canon, Nikon dan Olympus dengan sangat gigih berusaha memenangkan hati pengguna dengan beragam fature menarik, kemudahan penggunaan kamera dan, tentu saja, hasil foto luar biasa. Pengujian tipe DSLR teratas kali ini akan menunjukkan siapa pemenang pertarungan tersebut.
Secara berturut-turut, Canon EOS-1D Mark III, the Canon EOS-1Ds Mark III, the Nikon D3, the Nikon D300 dan Olympus E-3 harus menunjukkan kelebihannya masing-masing. Namun, kami juga mengemukakan kekurangan yang dapat kami temukan.
Tingkat noise, resolusi, dan akurasi reproduksi warna merupakan tiga kriteria terpenting dalam menguantisasi kualitas gambar. Kami menempatkan hasil pengujian setiap kamera berdampingan satu sama lain sehingga Anda dapat membandingkannya dengan lebih baik. Read the rest of this entry »
Dalam setiap tahun, FOTO-VIDEO selalu mendapatkan kamera-kamera saku terbaru untuk dites. Dalam edisi ini, mungkin ada salah satu pilihan ideal untuk Anda. Berikut ini rangkuman tes kamera saku terbaru dari FOTO-VIDEO.
Memang sangat sulit untuk menemukan kamera yang sempurna. Terlebih lagi di kelas kamera saku. Kalaupun ada yang mendekati sempurna, dipastikan harganya sangat tinggi. Yang mungkin Anda lakukan adalah memilih kamera yang ideal. Kamera yang sesuai dengan kebiasaan Anda memotret dan sesuai dengan kemampuan kantong Anda.
Dalam pengujian kali ini, FOTO-VIDEO mendapatkan beberapa kamera saku baru dengan kemampuan mega-zoom yang istimewa. Kalau Anda suka dengan aktivitas olahraga dan aksi, mungkin ini pilihan yang baik untuk Anda. Di edisi ini, FOTO-VIDEO menguji kamera-kamera dengan optical zoom tinggi seperti Olympus SP-560 UZ, Sony Cybershot DSC-H3, dan Pentax Optio Z10.
Tetapi, kalau Anda lebih memperhatikan kualitas gambar dan tidak terlalu mempermasalahkan soal kemampuan optical zoom-nya, Anda bisa memilih Nikon Coolpix P50. Read the rest of this entry »

Dengan meluncurkan Alpha 700, Sony ingin menunjukkan keberanian mereka bersaing dengan pemain besar DSLR. Tes kali ini menguji kamera baru tersebut dan secara singkat membandingkannya dengan 40D, yang juga tidak kalah baru. Pram Tjokronegoro (BH)
Dalam DSLR terbarunya ini, Sony menggunakan sensor CMOS dengan format APS-C yang diproduksi sendiri. Seperti yang diperkirakan, sensor ini mengusung resolusi 12 megapixel. Namun Anda perlu bersabar jika mengharapkan sensor format fullframe pada DSLR Sony. Format ini hanya terdapat pada DSLR Sony kelas pro yang baru akan diluncurkan beberapa bulan lagi. Read the rest of this entry »

High-Definition Camcorder yang baru sangat mengesankan dengan gambar yang super tajam serta dapat merekam ke memory card dan harddisk. CFVd akan membandingkan Newcomer yang terbaik dengan salah satu camcorder HDV yang sudah mapan. Kama/MB
Tidak dipungkiri lagi bahwa High Definition merupakan format masa depan. Bila sudah terbiasa dengan gambar video yang halus dan detail, Anda dipastikan tidak mau lagi kembali ke resolusi standar. Namun, pengguna masih belum sepakat mengenai format yang tepat dan jenis media data. Saat ini, tersedia berbagai jenis camcorder dengan kaset Mini-DV, memory card, harddisk, camcorder HDV, AVCHD, serta beberapa model lainnya. Masing-masing model memiliki argumen yang kuat. Bagaimana sesungguhnya kemampuan mereka?
Newcomer ini menjadi pemenang dalam tes perbandingan kali ini dan merupakan satu-satunya model Mini-DV. Untuk perlengkapan dan kualitas gambarnya, Canon HV20 menjadi yang terbaik.
Perlengkapan: Canon HV20 merupakan satu-satunya camcorder dalam tes ini yang merekam dalam format HDV. Format ini dikembangkan tiga tahun lalu untuk segmen consumer. Namun, banyak juga kalangan pro yang menggunakannya karena MPEG2-Codec mudah diolah dengan editing system. HDV disimpan pada kaset Mini-DV yang sudah terbukti sebagai media yang dapat diandalkan dan ekonomis.
Dengan bobot seberat 580 gr dan panjang hampir 14 cm, HV20 terlihat kecil. Namun saat merekam film, keunggulannya mulai terlihat. Fasilitas zoom bekerja halus, tidak tertandingi oleh kandidat lain. Ketajamannya dapat dikontrol dengan sebuah putaran kecil di belakang lensa. Fungsi otomatis juga bekerja baik pada kondisi-kondisi yang sulit. Namun, fungsi-fungsi exposure manual telah tersedia, bahkan sound control manual untuk stereo mic input pun ada. Untuk mengontrol suara pada lokasi yang bising, tersedia pula koneksi ke sebuah headset.