
Penggunaan platform x86 tidak berjalan optimal pada server. Masalah tersebut terjadi karena memory yang terpasang pada server tidak mampu dimanfaatkan secara penuh. Sistem tidak mampu menggunakan memory dalam jumlah yang besar. Sebaliknya, prosesor yang menggunakan platform x86 sudah mampu bekerja optimal. Apakah ada jalan keluar untuk kasus ini?
IBM hari ini memperkenalkan sistem server yang diberi nama eX5. Server tersebut diklaim sebagai solusi pertama yang mampu menjawab masalah tersebut.
Apa yang dibutuhkan oleh perusahaan ? Di masa sulit ini, mereka membutuhkan sebuah sistem yang ekonomis. IBM mencoba mengatasi kebutuhan tersebut dengan kemampuan decoupling memory dari tempat biasanya di sisi prosesor server. Sebelum ada feature ini, perusahaan biasanya mencari peningkatan sumber daya industri dengan cara menambah server lain. Sistem x86 terbaru ini menawarakan ketersediaan skalabilitas enam kali lebih besar dari yang ada saat ini.
Teknologi penambahan memori independen milik IBM dinamakan MAX 5. Teknologi tersebut menawarkan memori yang ukurannya enam kali lipat lebih besar dari pada yang ada di industri saat ini. Hal tersebut memungkinkan klien untuk menjalankan 82% lebih banyak “server virtual”.
IBM akan memperkenalkan tiga sistem eX5 di tahun 2010 ini. Ketiga sistem tersebut adalah IBM System x3850 X5 dengan empat prosesor, BladeCenter HX5, dan System x3690 X5.
Masih beranggapan kalau server dengan platform x86 tidak dapat berjalan optimal? Coba pikir sekali lagi.
Deliusno is an online editor, reporter, writer. He is in charge of CHIP Daily News, Tips, Security, Corporate, and Website of The Week. He likes to hang around with his friends and always happy to meet new people.