Logo CHIP.co.id

Hachiko – Lambang Kesetiaan Anjing terhadap Majikannya

poster-hachi

Setelah beberapa bulan belakangan kita disuguhi film-film action dengan visual efek yang mengagumkan, akhirnya muncul satu film yang mengangkat tema yang cukup berbeda dari film lainnya. Kali ini, sebuah film yang mengangkat tentang kesetiaan. Bukan kesetiaan terhadap pasangan, tapi kesetiaan seekor anjing terhadap majikannya.

Hachiko: a dog’s story adalah salah satu film yang paling ditunggu di Indonesia. Mungkin bukan karena pemeran utamanya, Richard Gere. Film ini ditunggu karena legenda yang mengiringi pembuatan film ini.

Bagi Anda yang belum tahu, Hachiko: a dog’s story diangkat dari kisah nyata yang terjadi di Jepang pada 1925—1935. Profesor Hidesaburo Ueno, seorang dosen di Universitas Kekaisaran Tokyo, memiliki anjing jenis Akita Inu yang diberi nama Hachi (dalam bahasa Jepang artinya ‘delapan’, angka kesempurnaan). Ueno dan Hachi memiliki hubungan emosional yang erat. Setiap hari, Hachi mengantar tuannya berangkat kerja ke Stasiun Shibuya. Sore harinya, Hachi kembali menjemput tuannya di tempat yang sama. Rutinitas tersebut berjalan selama 2 tahun.

2 Mei 1925, Profesor Ueno meninggal dunia secara mendadak saat sedang mengajar. Hachi tidak memahami hal tersebut dan terus melakukan rutinitasnya: menjemput tuannya di stasiun. Pascakematian Ueno, Hachi sempat berpindah tangan ke kerabat-kerabat Ueno. Walaupun beberapa kali berpindah tuan, Hachi tetap setia menunggu kedatangan Ueno di depan Stasiun Shibuya sampai tahun 1935. 8 maret 1935, Hachi, 13 tahun, ditemukan mati di dekat Jembatan Inari karena penyakit filariasis. Hachi dimakamkan tepat di sebelah tuan kesayangannya. Bagian luar tubuh Hachiko diopset dan dipamerkan di Museum Nasional Ilmu Pengetahuan, Tokyo.

Cerita tentang kesetiaan Hachi mengundang banyak simpati masyarakat Jepang. Saat ini, di tempat biasanya Hachi menunggu Ueno dibangun patung Hachiko. Patung serupa juga dibuat di tanah kelahiran Hachi, Odate, Prefektur Akita.

Kisah mengharukan mengenai Hachi tidak hanya menyentuh hati masyarakat Jepang. Kisah Hachi menyebar ke seluruh dunia dan akhirnya membuat Hallström tertarik untuk membuat versi Hollywood-nya. Kali ini, Richard Gere, aktor senior berwajah simpatik, mendapat kepercayaan untuk berperan sebagai Parker Wilson, seorang profesor yang mengajar seni musik yang sekaligus merupakan tuan kesayangan Hachi. Hachiko garapan Hallström mungkin sedikit berbeda dengan cerita aslinya atau film pendahulunya, Hachikō Monogatari (1987). Namun, Hallström mampu menyampaikan inti dari kisah Hachi dengan sangat baik.

Film drama kali ini memang dikemas dengan sangat sederhana. Bagi saya, itu tidak masalah karena cerita dari film ini sendiri sudah memiliki kekuatan yang begitu kuat untuk “menyihir” penonton. Film ini merupakan salah satu film yang berhasil menyentuh dan “menyentil” emosi penonton. Bagi para wanita, sebaiknya Anda menyiapkan tisu sebanyak-banyaknya.

Kelihaian Hallström mempermainkan emosi penonton membuat film ini diminati tidak hanya masyarakat Jepang tetap juga masyarakat Amerika. Buktinya, film ini merangkak perlahan tapi pasti ke deretan box office.

Film ini mungkin bisa dijadikan perenungan mengenai kepercayaan, kesetiaan, dan undying love. Kadangkala, tanpa Anda sadari teman terbaik Anda justru adalah hewan peliharaan Anda sendiri. Pernahkah Anda melihat seekor anjing berlari ketakutan saat tuannya terjebak dalam api atau saat tuannya diganggu segerombolan preman? Saya sendiri pernah memiliki seekor anjing yang selalu mengantar dan menjemput saya ketika saya berangkat dan pulang sekolah. Ia juga selalu berada di samping saya saat saya belajar hingga larut malam untuk menghadapi ujian, atau berusaha mengajak saya bermain saat suasana hati saya sedang tidak baik.

Bagi Anda yang memiliki hewan peliharaan, terutama anjing, sayangilah mereka karena mungkin Anda tidak pernah menyadari bahwa cinta yang mereka punya untuk Anda sebenarnya jauh lebih besar dari apa pun.

Tanggal rilis : 18 Maret 2010 (INA)
Genre : drama
Durasi : 93 menit
Sutradara : Lasse Hallström
Produser : Richard Gere, Bill Johnson, Vicki Shigekuni Wong
Pemain : Richard Gere, Joan Allen, Sarah Roemer, Erick Avari, Jason Alexander
Produksi : Stage 6 Film


5,495 Views | Comments (12) | Permalink
Lucky Natalia Lucky Natalia is a freelance movie reviewer for CHIP.co.id. She works as a proof-reader and an editor on a daily newspaper company. On her spare time, she likes to do a culinary event, traveling, and try other exciting new things.

Share with others: Share

12 Responses to “Hachiko – Lambang Kesetiaan Anjing terhadap Majikannya”

  1. Ceritanya mengharukan sekali…begitu setianya si anjing sampe gak bs terima kepergian tuanny :-(
    nunggu filmny kok blm kluar d bioskop y…

    • filmnya kan udah rilis di Indo dr tengah maret.. kalo ngga, beli DVDnya aja,,udah keluar kok :)

  2. udah nonton dan kalo inget masih suka nangis…bagus banget filmnya Good dog…

  3. kesetiaan yang tak tertandingi oleh manusia sekalipun…q menangis seharian hbs nonton filmnya..hiks..hiks..

  4. ini film yang sangat bagus untuk di tonton oleh setiap orang; untuk belajar kesetiaan dari seekor anjing. anjing saja bisa begitu setia….bagaimana dengan manusia….jangan kalah dengan seekor anjing. sayang belum diputar di Indonesia…

    God is good all the time

  5. muantap gw udah nonton. nyokap gw ngga suka anjing tapi pas nonton ni film dia sampe nangis2 nyentuh banget and real

  6. Gw tipe orang yg slalu tdr klo lg nntn d bioskop,,tp x ini sumpah gw g kedip n gw nangis smpe gw d rumah

  7. huaaaa…aku belum nonton…daerah sini mana ada bioskop yang mau muterin film kayak gini…huaaaa :(

  8. film hachiko bener bener bikin g nangis gara gara nonton film nya.filmnya juga nyentuh hati g bngt pokoknya film nya bagus dan menyentuh hati-_-

  9. saya sudah nonton.. dan beneran nangis.. sampe search di internet, soalnya penasaran.. dan tetep nangis bombai wlopun itu baca cerita postingan orang.. GODDD.. gak tau lagi harus ngomong apa tentang ni guguk atu.. jadi pengen nonton yang versi jepangnya..

  10. aku dah nonton filem lebih dari sekali sama cowoku, tapi tiap kali nonton aku masih menangis…..
    jadi pingin peluk hachikoooooooo….

  11. Q blm nntn..Hiks hiks.. Tp prnh baca di novel..