
Aksi Kejahatan yang Sangat Singkat
Dua sosok penjahat yang paling ditakuti kembali hadir. Kali ini, Kane dan Lynch melakukan aksi kejahatannya di seputaran kota Shanghai. oleh Fram shaw
Dog Day’s adalah sekuel kedua dari game Kane & Lynch. Jika Anda baru pertama kali memainkannya, Anda perlu mengenal dua karakter utama dalam game ini, yaitu Kane dan Lynch. Kane adalah seorang mantan tentara bayaran dan Lynch merupakan pembunuh psikotik yang sedang menjalani pengobatan. Pada seri perdananya yang bertajuk Dead Men, mereka berdua adalah narapidana yang berhasil kabur dan melakukan sejumlah aksi kriminal dan pada akhirnya mereka berpisah setelah kejadian di Venezuela.
Dalam sekuel ini, Anda akan berperan sebagai Lynch yang kini tinggal di Shanghai bersama kekasihnya, Xiu. Di Shanghai, Lynch juga terlibat dengan organisasi kejahatan yang akan menyelundupkan sejumlah senjata ke Afrika. Untuk melakukan hal ini, Lynch menghubungi Kane untuk membantunya. Namun, sejumlah tugas yang mereka lakukan tidak berjalan mulus. Kesalahan kecil menjadi mimpi buruk bagi mereka berdua. Contohnya, saat terjadi penembakan terhadap seorang wanita yang merupakan kekasih pimpinan geng terbesar, rupanya wanita tersebut adalah juga anak kepala pemerintah yang korup dan terjadilah perang antargeng yang besar.
Feature yang paling mencolok dalam game Kane & Lynch 2: Dog Day’s adalah arah artistik yang terbilang unik. Sepanjang permainan, Anda seperti diikuti seorang kameramen yang menggunakan camcorder digital kelas rendah. Anda juga akan merasakan seperti menonton video streaming dan unsur pornografi yang muncul dalam game ini akan disensor menggunakan efek blur. Layaknya camcorder murahan, efek cahaya yang buram, pantulan cahaya vertikal ketika terkena lampu yang menyala, getaran saat berjalan maupun berlari juga akan terlihat jelas dalam game ini.

Dengan memodifikasi dan mempersenjatai sebuah robot berukuran besar, siapkah Anda mengendarainya dan membalas kematian sang ayah? oleh Fram shaw
Sebelumnya game Front Mission Evolved tersedia hanya untuk konsol. Kini pada seri terbaru, Anda dapat memainkannya di PC. Untuk versi PC ini, banyak perubahan di sisi gameplay-nya. Game yang sebelumnya berbasiskan RPG, kini diangkat dalam genre Action 3rd Person. Sungguh aneh buat penggemar setianya. Namun, di sisi lain justru menyenangkan karena Anda diajak beraksi secara penuh mengendarai sebuah robot yang di sebut Wanzer.
Game ini menggambarkan suasana tahun 2171, 50 tahun setelah peristiwa yang terdapat di dalam game seri sebelumnya, yaitu Front Mission 5: Scars of the War. Saat itu, dunia terpecah menjadi beberapa fraksi. Masing-masing fraksi memiliki sebuah orbital satelit yang mampu menembus cakrawala dan mengekplorasi ruang angkasa. Fungsinya, mengawasi aktivitas musuh-musuh mereka.
Awal game ini, Anda berperan sebagai Dylan Ramsey, seorang engineer yang sedang menguji coba Wanzer. Dari sinilah Anda akan diajak untuk mengenal beberapa kontrol permainan. Cerita ini dilanjutkan dengan hancurnya sebuah orbital yang diberi nama Lift. Entah siapa yang menghancurkannya sehingga menimbulkan sebuah konspirasi dan saling tuduh antarfaksi.
Di saat yang sama, ayah Dylan, seorang ilmuwan pengembang Wanzer berada di dalam orbital yang dihancurkan tersebut. Dylan pun bergegas untuk menyelamatkannya dengan menggunakan Wanzer yang baru diuji, yaitu Zephyr. Namun terlambat, sang ayah telah meninggal dunia. Kejadian itulah yang memicu Dylan untuk membalas kematian sang ayah.

CHIP.co.id – Apa yang Anda lakukan saat sedang menunggu seseorang? Sepertinya bermain game pada ponsel Anda dapat menjadi sebuah solusi yang tepat. Untuk pengguna ponsel pintar, sepertinya cocok untuk mencoba permainan yang satu ini. Read the rest of this entry »

Menjadi bagian keluarga besar mafia membutuhkan perjalanan yang panjang dan usaha keras yang seringkali membahayakan diri sendiri. oleh Fram shaw
Mafia II adalah game 3rd person action adventure yang merupakan sekuel dari Mafia: The City of Lost Heaven. Game ini bergaya sandbox yang memungkinkan pemainnya menjelajahi peta dan melakukan sesuatu dengan bebas. Game ini berlatar belakang suasana tahun 1940 hingga 1951 dan berlokasi di sebuah kota fiksi yang diberi nama Empire Bay. Ceritanya bermula ketika Anda sebagai Vito Scaletta, putra imigran Sisilia yang dipulangkan karena terluka dalam pertempuran Perang Dunia II. Sebelumnya, Vito bergabung dengan wajib militer USA demi menghindari masuk penjara karena kasus perampokan.
Read the rest of this entry »
Game strategi legendaris yang dikagumi oleh banyak gamer kini hadir dengan sistem permainan yang lebih variatif dan menarik. oleh Fram shaw

Jika Anda lupa jalan cerita Starcraft versi sebelumnya atau tidak pernah memainkan game tersebut, Anda tidak perlu khawatir. Sebuah manual book yang disisipkan di penjualannya dapat membantu Anda.

Cinematic Adegan cinematic akan selalu hadir di awal dan akhir misi yang Anda jalankan.
Sekuel ini mengambil latar belakang empat tahun kemudian setelah Starcraft: Brood War. Anda kembali menjalankan misi di dalam game ini melalui sudut pandang Jim’s Reynor, pemberontak yang ingin menjatuhkan kekuatan Terran Dominion, yang dipimpin Arcturus Mengsk. Namun, usaha Jim’s Reynor tidak membuahkan hasil. Justru, ia sering mabuk dan memiliki rasa bersalah terhadap Sarah Kerrigan di masa lampau. Saat Reynor kekurangan uang untuk menyewa tentara bayaran, ia mendapatkan tawaran berburu Artfact Xel’Naga dari Tychus Findlay, mantan marinir yang dikenalnya saat bertugas di Confederate. Read the rest of this entry »

Perjalanan waktu akan mengajak Anda menumpas sejumlah mutan dan monster berbahaya dengan alat yang disebut Time Manipulation Device. oleh Fram shaw
Singularity merupakan game FPS bertemakan Sci-fi. Yang unik dalam game ini, sepanjang permainan Anda akan membawa alat yang disebut TMD (Time Manipulation Device) dan berfungsi untuk memanipulasi waktu.

Deadlock Dengan Deadlock, musuh akan terhenti sesaat dan Anda dapat membunuhnya.
Lagi-lagi Rusia kembali hadir untuk memerankan negara jahat di dalam game ini. Cerita Singularity dimulai ketika pasukan elit Amerika Serikat dikirim untuk menyelidiki ledakan eletromagnetik yang menghancurkan satelit mata-mata negara tersebut. Mereka dikirim ke sebuah pulau tak berpenghuni di Rusia yang bernama Katorga-12. Namun, saat helikopter yang membawa pasukan elit hampir tiba di pulau tersebut, terjadi ledakan yang mengakibatkan helikpoter terjatuh dan hanya dua orang yang selamat, yaitu Capt. Renko dan Capt. Devlin. Dalam waktu yang bersamaan terjadi anomali waktu yang mengantar Capt. Renko masuk ke tahun 1950 di pulau yang sama.
Read the rest of this entry »

Komunitas gamer tentunya tidak asing lagi dengan berita munculnya game terbaru dari Blizzard. Dirilis sekitar dua bulan lalu tidak membuat para penggemarnya memainkan game lain. Read the rest of this entry »

Apa yang akan anda lakukan jika anda bisa memanipulasi waktu terhadap benda atau mahkluk hidup dalam genggaman anda?
Singularity merupakan game FPS bertemakan Sci-fi, sedikit lebih mirip dengan game Bioshock atau Half Life, namun singularity tidak hanya sekedar tembak menembak. Ada hal unik lainnya, karena sepanjang permainan anda akan membawa sebuah alat yang mampu memanipulasi waktu, yang di sebut TMD (Time Manipulation Device). Walau bertemakan sci-fi suasana di game ini cukup mencekam dan horror, tidak sedikit membuat bulu kuduk merinding, dan membuat anda kaget terperanjat. Read the rest of this entry »

Tidak mudah menjadi sniper. Tetap fokus. Walaupun sudah bersembunyi dan siap membidik, justru musuh yang akan menghujani Anda dengan tembakan. oleh Fram shaw
Perlu diakui, karakter penembak jitu (sniper) paling disukai oleh gamer ber-genre FPS. Jika Anda pernah memainkan Call of Duty 4, tentunya Anda akan teringat satu misi, yaitu all Ghrilled up. Misi tersebut meminta Anda bertindak sebagai sniper untuk menyelinap agar tidak diketahui musuh. Sangat mendebarkan! Namun sayangnya, Anda hanya menjadi sniper di misi itu saja. Kini, City Interactive menghadirkan game terbarunya Sniper: Ghost Warrior yang menjadikan Anda sebagai sniper secara penuh. Read the rest of this entry »

Kini sang pangeran Persia harus bertarung kembali. Kali ini, bukan seorang wanita yang akan diselamatkan, melainkan kakaknya sendiri. oleh Fram shaw
Malik, seorang kakak dari pangeran Persia ini bukanlah orang yang lemah. Ia sangat kuat dan mempunyai karakter seorang pemimpin sehinga di percaya ayahnya untuk mengambil alih kerajaan Salomo. Suatu hari, pangeran Persia berkunjung ke kerajaan Salomo untuk belajar kepemimpinan dari sang kakak, hingga akhirnya sang pangeran harus menyelamatkan kakaknya. Read the rest of this entry »