
Produsen MSI pun ikut ambil bagian mengeluarkan motherboard dengan chipset Intel H55. Produknya kali ini diberi nama MSI H55M-E33 yang hadir dengan faktor bentuk micro-ATX. Apakah motherboard ini mampu memikat para user komputer?
MSI kembali menampilkan motherboard dengan ciri khas kesederhanaannya. Tidak banyak komponen tambahan terpasang di atas motherboard ini. Jika dilihat penampilannya, memang tidak jauh berbeda dengan penampilan motherboard merek lainnya. Selengkapnya »

Tombol kepekaan mouse yang mudah diakses dan terbagi menjadi tiga opsi yang dapat dipilih dengan bebas.
Dinilai dari sisi fungsinya, mouse gaming ini mendapatkan nilai cukup baik. Ketika memainkan game yang membutuhkan kecepatan reaksi dan akurasi, mouse ini memperlihatkan hasil yang cukup baik. Ditambah dengan adanya dua tombol yang ada di dekat ibu jari Anda, Anda dapat mempermudah proses bermain yang vital, seperti Reload senjata dan serangan melee. Dua tombol tersebut diletakkan menonjol dan berdampingan vertikal. Sayangnya, jarak tombol tersebut cukup jauh dari ujung ibu jari. Untuk menekannya, Anda harus menggeser ibu jari ke depan.
Anda dapat menemukan tiga tombol yang berderet di dekat mouse wheel. Tombol tersebut berguna untuk memilih kepekaan mulai dari 200 DPI hingga 2000 DPI dengan jarak 400, 800, 1000, dan 1600 DPI. Sayangnya, mouse ini terlalu ringan dan terasa tidak nyaman digunakan ketika bermain dalam jangka waktu yang lama.
kesimpulan Mouse gaming yang cukup andal dan terlalu ringan.


Selain GeForce 220, NVIDIA juga meluncurkan chip grafis lain pada saat yang bersamaan, yaitu GeForce 210. Perbedaannya terletak pada jumlah stream processor, frekuensi kerja, dan jenis serta lebar bandwidth memori. Salah satu produsen graphics card yang merililis produk berbasis chip grafis GeForce 210 adalah Leadtek Winfast, yang merupakan pemain lama di bidang ini.
Leadtek memilih untuk melengkapi graphics card GeForce 210-nya dengan memori DDR3 sebesar 512 MB. GeForce 210 sendiri memang datang dengan dua jenis pilihan memori, DDR2 dan DDR3. Frekuensi kerja disetel mengikuti standar reference NVIDIA pada 589 MHz (core), 1402 MHz (shader) dan 790 MHz (memori). Selengkapnya »

Selain memproduksi prosesor beserta chipset pendukungnya, Intel juga membuat motherboard sendiri sebagai platform dari prosesor yang dirilisnya. Hal ini juga berlaku bagi jajaran prosesor terbaru dari Intel, seperti seri Core i5 dari keluarga Clarkdale yang dilengkapi on-die graphics. Dalam waktu yang hampir bersamaan dengan rilis prosesor-nya, Intel mengeluarkan motherboard tipe DH55HC dengan chipset H55 yang mendukung prosesor Core i3/5/7 seri terbaru.

Slot graphics card dan memori terlalu berdekatan sehingga menyulitkan instalasi
Biasanya, motherboard buatan Intel difokuskan pada kompatibilitas dengan berbagai macam platform dan stabilitas. Karena itu, tidak mengherankan jika di dalam BIOS milik DH55HC, CHIP hanya menemukan parameter-parameter pe-ngaturan standar. Feature ekstra untuk keperluan tuning/ overclocking hanya sedikit tersedia di sini, itu pun dengan pilihan pengaturan yang terbatas. Walaupun begitu, kinerjanya cukup baik, sebanding dengan motherboard H55 dari produsen motherboard lain. Selengkapnya »

Selain meluncurkan chipset Intel H55, Intel dalam waktu bersamaan juga merilis chipset terbaru lainnya, yaitu Intel H57. Chipset ini juga ditujukan untuk prosesor Intel soket LGA 1156. Salah satu produsen yang telah siap dengan motherboard yang menggunakan Intel H57 adalah ASUS dengan ASUS P7H57D-V EVO.

Klip RAM Jenis ini memudahkan melepas memori saat ada graphics card panjang
Intel H57 menawarkan beberapa feature tambahan yang tidak ditemukan di Intel H55. Beberapa feature tersebut adalah dukungan untuk Intel Rapid Storage Technology, jumlah USB 2.0 yang lebih banyak, dan jalur PCI Express yang lebih banyak. Pada Intel H57, jumlah USB 2.0 meningkat menjadi 14 buah dibandingkan 12 buah pada H55. Selengkapnya »

Kehadiran chipset Intel H55 direspon ASRock dengan segera mengeluarkan motherboard yang menggunakan chipset ini. Produk yang ditawarkan kali ini adalah ASRock H55M Pro. Apa saja feature yang ditanamkan pada produknya kali ini?
ASRock memang memang menyertakan beragam feature di motherboard dengan faktor bentuk micro-ATX ini. Salah satunya adalah Combo Cooler Option, yaitu motherboard ini mendukung pemasangan dua jenis HSF prosesor Intel. Dua jenis HSF yang dimaksud adalah HSF untuk prosesor Intel soket LGA1156 dan soket LGA775. Adanya feature ini akan memudahkan Anda yang ingin beralih ke soket LGA1156, tetapi masih ingin mempertahankan HSF soket LGA775 kesayangan Anda. Selengkapnya »

Pengatur multiguna yang dapat berubah fungsi dari pengatur volume menjadi pengatur bass dan treble.
Kualitas suara yang tinggi merupakan kesan pertama yang akan Anda temui ketika menggunakan speaker ini. Baik untuk mendengarkan musik atau bermain game, kemampuan speaker ini untuk menghasilkan surround sound cukup mengejutkan. Lagu dengan tingkat bitrate tinggi dapat dimainkan dengan baik dan detail suara yang mengesankan.
Apalagi Anda dapat mudah mengatur volume melalui pengatur berbentuk bulat yang unik. Anda dapat memutar ke dua arah untuk mengurangi dan menambahkan tingkat volume. Pada saat bersamaan, Anda dapat menekan tombol Bass dan Treble untuk mengubah fungsinya menjadi pengatur bass dan treble.
Bentuk kedua speakernya yang elegan juga menjadi nilai tambah. Speaker ini menggunakan bahan transparan untuk menyangga Mid-range dan Tweeter dalam satu unit. Dengan beragam fasilitas atau kelebihan tersebut speaker ini juga dapat mempercantik meja kerja Anda.
kesimpulan Speaker desktop dengan kualitas tinggi dan bentuk yang elegan.


Acer sepertinya akhir-akhir ini menawarkan berbagai notebook yang sangat menarik, salah satunya adalah Aspire 5738PG. Menarik? Ya, karena notebook ini dilengkapi dengan layar touch screen. Sebagai dapur pacunya, Aspire 5738PG menunjuk Intel Core™2 Duo T8700 2.5 GHz dan memasang memori DDR3 sebesar 4 GB. Perpaduan itu membuat notebook ini dapat mencapai nilai tinggi pada tes benchmark menggunakan SysMark 2007.
Selain itu, notebook ini juga memberikan ruang sebesar 500 GB untuk menampung data-data Anda. Hal ini sangat diperlukan mengingat pada akhirnya Acer Aspire 5738PG akan menjadi mesin multi media. Selengkapnya »

Kemampuan mouse ini dalam mengarahkan bidikan Anda tidak dapat diangap remeh. Dengan dukungan tombol pengubah kepekaan mouse yang mudah diakses, Anda dapat mengubah gerakan mouse dengan jangkauan 600, 800, 1200, 1600, 2000, dan 3600 DPI. Jadi, Anda dapat mengubah dari gerakan cepat untuk membidik jarak dekat ke gerakan yang lebih pelan untuk ketepatan membidik menggunakan senjata sniper.
Uniknya, mouse ini memiliki sebuah tombol di tengah, antara tombol mouse kiri dan kanan. Tombol kecil tersebut dapat Anda gunakan untuk proses yang penting, seperti Reload senjata. Jadi, Anda dapat lebih konsentrasi pada layar permainan.
Mouse ini memiliki bentuk ergonomis.Hal ini terlihat pada permukaan karet yang berada di posisi ibu jari untuk memantapkan kendali mouse, dan pemberat mouse dengan berat total 17 gram (terbagi menjadi tujuh besi pemberat).
kesimpulan Keberadaan tombol tambahan yang unik dapat membantu gamer ketika bermain game action.


NVIDIA mengisi kekosongan jajaran graphics card-nya dengan merilis seri GT 240/220, yang ditujukan bagi segmen pasar entry level. Walaupun bukan seri high end, graphics card ini mengusung teknologi fabrikasi 40nm, GDDR5, dan DirectX 10.1 untuk pertama kalinya dari NVIDIA. Dengan menggunakan proses fabrikasi yang lebih kecil dan memori GDDR5, sudah pasti graphics card ini dapat menekan konsumsi daya operasional. Zotac GT 240 AMP! 512 GDDR5 berjalan normal tanpa membutuhkan kabel power tambahan.

Paket penjualan yang diberikan graphics card ini cukup melimpah untuk kelasnya.