
Selain GeForce 220, NVIDIA juga meluncurkan chip grafis lain pada saat yang bersamaan, yaitu GeForce 210. Perbedaannya terletak pada jumlah stream processor, frekuensi kerja, dan jenis serta lebar bandwidth memori. Salah satu produsen graphics card yang merililis produk berbasis chip grafis GeForce 210 adalah Leadtek Winfast, yang merupakan pemain lama di bidang ini.
Leadtek memilih untuk melengkapi graphics card GeForce 210-nya dengan memori DDR3 sebesar 512 MB. GeForce 210 sendiri memang datang dengan dua jenis pilihan memori, DDR2 dan DDR3. Frekuensi kerja disetel mengikuti standar reference NVIDIA pada 589 MHz (core), 1402 MHz (shader) dan 790 MHz (memori).

Port D-SUB di graphics card ini bisa dilepas untuk mengurangi ukuran backplate.
Walaupun kinerjanya jauh dari mengesankan, graphics card ini memiliki kelebihan lain. Faktor bentuk low profile membuatnya memiliki ukuran yang mungil. Leadtek juga menyediakan bonus yang cukup unik berupa low profile bracket yang dapat digunakan untuk mengurangi ukuran card ini lebih jauh dengan mengura-ngi tinggi backplate sehingga membuatnya dapat digunakan pada casing berukuran mini (HTPC).

Dua backplate low-profile disediakan untuk mengurangi tinggi graphics card.
Spesifikasi teknis yang rendah juga berimbas pada konsumsi daya yang rendah pula sehingga produk ini cukup didinginkan oleh sebuah HSF kecil yang relatif sunyi. Digabungkan dengan bentuk mungil dan konsumsi daya yang rendah beserta tiga jenis konektor output (DVI, D-SUB, HDMI) yang dimilikinya, graphics card ini cukup menarik untuk digunakan dalam sebuah PC multimedia yang ringkas.
kesimpulan Daya tarik utama graphics card ini terletak pada bentuk mungilnya yang dapat dikurangi lebih jauh. Cocok untuk PC berukuran kecil.

CHIP Team consist of individuals who enthusiastically writes about Information Technology articles. These individuals writes all kinds of articles from Hardware, Software, technology updates, and other technological related theme.
sangaran punyanya ASUS