Logo CHIP.co.id

Archive for the ‘Chip Trik Aplikasi’ Category

Microsoft Office 2003 – Toolbar “Standard” dan “Formatting” dalam Dua Baris

by CHIP Team | June 26th, 2009 | Categories: Chip Trik Aplikasi
Image

Lebih enak dilihat: Susunan toolbar “Standard” dan “Formatting” yang sebelumnya dalam satu baris (atas), kini menjadi satu baris (bawah) sehingga terlihat lebih rapi.

Di Microsoft Office 2003, toolbar “Standard” dan “Formatting” terkadang diletakkan dalam satu baris. Susunan toolbar yang demikian membuat menu-menu di dalamnya terkesan berantakan. Anda bisa mengubahnya menjadi dua baris untuk seterusnya. Caranya? Baca tips-nya berikut ini.

Tips:
Untuk mengubah susunan dua toolbar tersebut menjadi dua baris, Anda bisa saja melakukan caranya dengan men-drag salah satu toolbar ke bawah. Namun, de­ngan cara ini, terkadang toolbar akan kembali ke posisi semula saat program dibuka kembali keesokan harinya. Cara yang lebih efisien adalah melalui menu “Tools | Customize”.
Setelah window “Customize” terbuka, klik tab “Options”. Aktifkan pilihan “Show standard and Formatting toolbars in two rows”. Jika sudah, klik “OK”. Li­hat susunan toolbar kembali. Kini, tampilan dua toolbar tersebut menjadi lebih rapi dan menu-menunya tidak terlihat saling berdesakan lagi.


Comments Off | Permalink

Microsoft Excel 2007 – Meng-copy Teks Sebagai Gambar

by CHIP Team | June 26th, 2009 | Categories: Chip Trik Aplikasi
Image

Berubah: Walaupun teks, Anda bisa mengubahnya ke format gambar dalam Excel 2007

Proses copy dalam Excel, default-nya hanya akan meng-copy teks menjadi teks atau gambar menjadi gambar kembali. Namun, bagaimana jika Anda mengi­nginkan meng-copy teks dan me­letakkannya (paste) sebagai gambar?

Tips:
Biasanya hal ini dilakukan untuk teks yang berukuran besar dan memiliki desain yang bagus untuk kebutuhan desain grafik dalam program pengolah gambar. Oleh karena itu, buatlah teks dalam sel-sel di Excel. Selanjutnya, untuk meng-copy teks tersebut sebagai gambar, Anda klik “Paste | Copy as Picture”. Kini, letakkan kursor di sel yang Anda kehendaki untuk meletakkan teks. Klik tombol “Paste” kembali dan lihat hasilnya. Teks yang dibuat akan berubah menjadi format gambar. Anda pun bisa menggeser dan memindahkan gambar tersebut dengan mouse di tempat lain yang Anda inginkan.


Comments Off | Permalink

Microsoft PowerPoint – Mengembalikan Teks ke Keadaan Standar

by CHIP Team | June 26th, 2009 | Categories: Chip Trik Aplikasi
Image

Default: Teks yang telah Anda ubah bentuk dan warnanya bisa dikembalikan lagi ke keadaan standar.

Saat Anda membuat teks dalam program PowerPoint, keadaan standarnya akan berwarna hitam dengan jenis huruf yang juga standar bawaan PowerPoint. Oleh karena itu, pengguna PowerPoint sering sekali mengubah warna dan ukuran huruf demi mendapatkan tampilan huruf yang bagus.

Tips:
Setelah Anda selesai mendapatkan desain teks yang baik, tiba-tiba Anda ber­ubah pikiran dan ingin mengganti desainnya lagi. Oleh karena itu, Anda menghapus dan membuat ulang teks tersebut. Padahal, ada cara yang lebih mudah untuk mengembalikan teks ke keadaan standarnya (keadaan awal sebelum Anda mengubah atau mengutak-atik teks). Anda cukup menyeleksi teks tersebut lalu menekan kombinasi tombol “[Alt]+[Space]”. Teks pun dengan cepat akan berubah kembali dengan warna hitam dan ukuran awal.


Comments Off | Permalink

Microsoft Word – Cara Cepat Menyeleksi Satu Kalimat dalam Paragraf

by CHIP Team | June 26th, 2009 | Categories: Chip Trik Aplikasi

Tips
Kebanyakan pengguna Microsoft Word masih menggunakan cara manual untuk menyeleksi satu kalimat. Mereka menyeleksi mulai dari awal teks hingga akhir teks. Padahal, ada cara cepat untuk menyeleksi satu kalimat pada sebuah paragraf. Buka dokumen Word yang Anda miliki dengan Microsoft Word versi berapa saja. Selanjutnya, tekan tombol “Ctrl” lalu klik satu area di dalam kalimat yang ingin Anda seleksi. Secara otomatis, Microsoft Word akan menyeleksi satu kalimat secara utuh dengan warna hitam.


Comments Off | Permalink

Microsoft Word 2003 – Menonaktifkan Secara Otomatis Sistem Penomoran

by CHIP Team | June 26th, 2009 | Categories: Chip Trik Aplikasi

Image

otomatisasi: Hilangkan tanda centang dalam boks Automatic numbered lists.

Anda sering membuat dokumen yang memanfaatkan feature Bullets and Numbering, terutama fungsi penomoran. Ketika Anda menyisipkan sejumlah daftar ke dalam sebuah dokumen dan ingin menye­lesaikannya, fungsi penomoran tersebut dapat di non-aktifkan secara manual dengan menekan tombol [Enter] lalu menekan tombol [Tab]. Bagaimana jika Anda ingin­ menon-aktifkan fungsi penomoran ini secara otomatis?

Tips:
Langkah pertama yang harus dilakan adalah menuliskan seluruh daftar yang ingin dibuat dengan sistem penomoran ke dalam dokumen. Setelah selesai menuliskan seluruh daftar ke dalam dokumen yang ingin dibuat, Anda dapat menuju ke menu “Tools” dan pilih “AutoCorrect Options”.
Program Microsoft Word akan me­­nam­pilkan window “AutoCorrect” dan Anda dapat masuk ke dalam tab “AutoFormat As You Type”. Proses selanjutnya, dalam tab tersebut Anda dapat meng­hilangkan tanda centang yang terdapat dalam boks “Automatic numbered list”. Setelah menghilangkan tanda centang yang ada, proses tersebut dapat Anda akhiri perintahnya dengan menekan tombol “OK”.


Comments Off | Permalink

Microsoft Excel 2003 – Memproteksi Dokumen

by CHIP Team | June 26th, 2009 | Categories: Chip Trik Aplikasi
Image
Proteksi: Melindungi dokumen agar tidak mudah dibuka dan dimodifikasi.

Anda memiliki sejumlah dokumen yang dibuat melalui Microsoft Excel dan ingin­ memproteksinya sehingga tidak sembarang orang dapat mengakses dan mengu­bah isi dokumen tersebut. Bagaimana langkahnya untuk melindungi dokumen tersebut agar tidak mudah diakses sembarang orang?

Tips:
Buka dokumen Microsoft Excel yang ingin diproteksi. Selanjutnya, arah­kan mouse ke menu “Tools” dan pilih “Options”. Untuk memproteksi dokumen Microsoft Excel, Anda dapat masuk ke dalam tab “Security”. Setelah itu, Anda dapat menuliskan password yang berguna un­tuk melindingi dokumen Microsoft Excel agar tidak mudah dibuka oleh orang lain ke dalam boks “Password to open”.
Selain itu, Anda juga harus menuliskan sebuah password ke dalam boks “Password to modify”. Password yang di tulis dalam boks Password to modify berfungsi untuk melindungi dokumen agar tidak dapat dimodifikasi oleh orang lain. Setelah semua password Anda masukkan, selanjutnya klik tombol “OK”.  Setelah itu, muncul window “Confirm Password” yang meminta Anda memasukkan password konfirmasi untuk membuka dokumen Microsoft Excel. Dalam window “Confirm Password” ini, Anda dapat memasukkan password konfirmasi yang sama dengan password dalam boks “Password to open” dan klik “OK”.
Selesai Anda memasukkan konfirmasi password untuk membuka sebuah dokumen, Anda diminta kembali untuk memasukkan password ke dalam window “Confirms Password”. Kali ini, password yang Anda tulis harus sama de­ngan password dalam boks “Password to modify” dan kembali tekan tombol “OK”. Se­karang, dokumen Microsoft Excel yang akan dibuka maupun dimodifikasi te­lah diproteksi dengan pengaman password sehingga tidak mudah dibuka sembarang orang.


Comments Off | Permalink

Microsoft PowerPoint 2003 – Highlights Kata Kunci

by CHIP Team | June 26th, 2009 | Categories: Chip Trik Aplikasi

Image

highlights: Memperjelas dan menampilkan semua kata kunci yang akan di presentasikan.

Slide show yang Anda buat dengan Microsoft PowerPoint lebih banyak menyajikan teks. Agar presentasi yang disajikan tetap menarik, Anda dapat menampilkan sejumlah teks yang menjadi kata kunci dengan memberikan sentuh­an warna yang berbeda. Jika dirasa kurang, Anda juga dapat mempercantik teks tersebut dengan sentuhan animasi berupa highlights yang bergerak. Bagaimana membuat animasi tersebut dalam Microsoft PowerPoint?
Tips:
Setelah menuliskan seluruh teks yang ingin ditampilkan dalam lembar presentasi, pilih salah satu kata kunci yang ingin diwarnai dengan memblok kata kunci tersebut. Selanjutnya, klik kanan di atas kata kunci tersebut dan pilih “Font”. Dalam window “Font”, pilih jenis, ukur­an, dan warna font yang diinginkan. Jika semua proses tersebut telah dilakukan, klik tombol “OK”.
Selanjutnya, masuk ke dalam proses untuk memberikan sentuhan animasi. Pertama kali, pilih “Rectangle” yang terdapat dalam toolbar “Drawing” dan lakukan proses drag and drop di atas kata kunci yang akan diberikan sentuhan animasi. Setelah itu, pilih warna yang seakan-akan menutup teks kata kunci dengan cara klik kanan di atas “Rectangle” dan pilih “Format AutoShape”. Pada window “Format AutoShape”, pilih warna yang diinginkan di kolom “Fill Color” dan pilih “No Line” yang terdapat di kolom “Line Color”. Selanjutnya, tutup window “Format AutoShape” dengan menekan tombol “OK”.

Kembali ke lembar presentasi yang sedang Anda buat, arahkan mouse ke menu “Slide Show” dan pilih “Custom Animation”. Dalam window “Custom Animation”, pilih menu “Add Effect | En­­trance | Wipe”. Setelah itu, ubah Direction dengan­ memilih “From Left” dan “Speed” pada posisi “Medium”. Agar kata kunci yang ingin ditampilkan berada di atas “Rectangle”, Anda dapat mengubahnya dengan cara klik kanan di atas “Rectangle” dan pilih menu konteks “Order | Send to Back”. Sebelum disimpan, preview terlebih dahulu presentasi yang telah di buat dengan­ menekan tombol [F5].


Comments Off | Permalink

OpenOffice.org – Percantik Lembar Presentasi dengan Motion Paths

by CHIP Team | June 26th, 2009 | Categories: Chip Trik Aplikasi
Image

Lebih cantik: Pilih Freeform Line agar presentasi yang Anda buat terlihat lebih cantik.

Percantik presentasi yang Anda buat melalui program OpenOffice.org Impress melalui sentuhan Motion Paths. Feature Motion Paths ini nantinya dapat menggerakkan sejumlah objek yang terdapat dalam lembar presentasi sesuai dengan arah yang diinginkan.

Tips
Pilih objek dalam presentasi yang ingin diberi sentuhan animasi Motion Paths dan klik kanan objek tersebut. Program OpenOffice.org Impress akan menampilkan menu konteks. Anda pilih option “Custom Animation”. Selanjutnya, mela­lui window “Task” yang terletak di sebelah kanan window lembar presentasi, aktifkan “Custom Animation” dan klik tombol “Add”. Dengan sekejab, akan muncul window “Custom Animation” yang menyajikan beberapa tab, seperti “Entrance”, “Emphasis”, “Exit”, dan “Motion Paths”.Anda dapat masuk ke dalam tab “Motion Paths” lalu pilih “Freeform Line”. Sebelum mengakhiri perintah dengan memilih tombol “OK” dalam window “Custom Animation”, Anda juga dapat menga­tur kecepatan Motion Paths yang akan dijalankan. Untuk mengatur kecepatan jalannya sebuah objek, Anda dapat mengaturnya melalui kolom “Speed”. Kecepatan yang ingin Anda guna­kan cukup bervaria­si, di antaranya Slow, Medium, Fast, dan Very Fast. Kembali ke lembar presentasi yang sedang Anda buat. Kini, klik dan tahan mouse Anda di atas objek yang ingin diberi sentuhan Motion Paths. Lalu, drag mouse ke sembarang arah hingga muncul garis putus-putus. Garis itulah yang nantinya digunakan sebagai arah jalannya sebuah objek yang sedang Anda pilih. Untuk melihat hasilnya, Anda dapat menekan tombol [F5].


Comments Off | Permalink

Opera 9.50 – Menonaktifkan Fasilitas Notification Popup

by CHIP Team | June 26th, 2009 | Categories: Chip Trik Aplikasi
Image

Notifikasi: Hilangkan tanda centang untuk menonaktifkan fasilitas pop-up notifikasi.

Standarnya, program Opera dapat men­cegah munculnya sejumlah popup, seperti iklan, tab, atau window. Opera akan menampilkan popup tersebut dengan terlebih dahulu melakukan kon­firmasi kepada Anda. Untuk membuka popup tersebut, Anda perlu mengklik popup notifikasi yang biasanya akan di­­tampilkan oleh program Opera di sudut kanan atas. Bagaimana jika Anda ingin menonaktif­kan fasilitas popup notifikasi tersebut sehingga semua popup, seperti iklan, tab, dan window dapat ditampilkan oleh program Opera.

Tips
Jalankan program Opera yang terpasang di PC Anda. Arahkan mouse ke menu “Tools” dan pilih “Preferences”. Selanjutnya, program Opera akan menampilkan window “Preferences”. Dalam window “Preferences”, yang perlu Anda akses adalah  tab “Advanced”.

Dalam tab “Advanced”, pilih menu konteks “Notifications”. Setelah itu, arahkan mouse ke boks Show notification for blocked popups dan hilangkan tanda centang yang ada di dalam­nya. Selanjutnya, akhiri semua perintah tersebut dengan menekan tombol “OK”.


Tags:
Comments Off | Permalink

Microsoft Word 2003 – Menghapus Teks di Depan atau Belakang Kursor

by CHIP Team | May 5th, 2009 | Categories: Chip Trik Aplikasi
Image
Hapus cepat: Dengan tiga tombol, Anda bisa menghapus teks di depan dan di belakang kursor.

Tips: Dengan mouse, hal ini mudah dilakukan. Anda tinggal menahan tombol kiri mouse lalu menyeleksi teks yang ada di depan atau di belakang kursor. Cara lain adalah melalui menu konteks dengan mengklik kanan mouse setelah menyeleksi teks. Padahal, ada cara yang mudah untuk menghapus satu teks di depan atau di belakang kursor mouse.

Tips kecil ini hanya memanfaatkan dua tombol keyboard saja. Saat kursor mouse sedang aktif di tengah dokumen, Anda cukup menekan kombinasi “[Ctrl]+[Del]” untuk menghapus teks yang ada setelah kursor. Sementara untuk teks yang ada di belakang kursor (sebelum kursor), Anda tinggal menekan kombinasi tombol “[Ctrl]+[backspace]”.


Comments Off | Permalink