Logo CHIP.co.id

Archive for the ‘guides’ Category

Panduan Membeli PC Tahun 2010

by CHIP Team | January 16th, 2010 | Categories: guides

guide1

untuk memudahkan Anda dalam membeli sebuah PC baru. Oleh karena itu, bacalah artikel ini terlebih dahulu sebelum Anda memutuskan untuk membeli PC baru.

Sudah empat tahun CHIP tidak menghadirkan artikel panduan membeli PC pada awal tahun. Pada tahun ini, CHIP kembali menghadirkan artikel panduan untuk membeli PC.

PC Rakitan

Hingga saat ini, membangun sebuah PC rakitan masih menjadi tren dalam mendapatkan sebuah PC. Hal ini disebabkan oleh faktor harga PC rakitan yang lebih murah daripada membeli sebuah PC bermerek. Selain itu, dengan membangun sebuah PC rakitan, Anda dapat memilih sendiri komponen yang akan Anda gunakan. Dengan memilih sendiri komponen dan peripheral-nya, dana yang di keluarkan praktis bisa lebih dikendalikan.

Sesuaikan dengan Kebutuhan
Dalam membangun atau membeli sebuah PC, spesifikasi yang ada harus disesuaikan dengan kebutuhan. PC bisa dibangun untuk berbagai macam kebutuhan. Apabila PC tersebut lebih ditujukan untuk bermain game, peripheral yang dipilih cenderung lebih mahal daripada PC yang ditujukan hanya untuk bekerja saja. PC untuk multimedia mengharuskan Anda untuk membeli perangkat lainnya yang dapat mendukung kenyamanan dalam memutar berbagai file dan konten multimedia.

Pada artikel panduan membeli PC kali ini, CHIP akan menyarankan bagaimana memilih peripheral yang sesuai untuk kebutuhan Anda. Pada artikel ini pula CHIP menunjukkan beberapa harga tiap peripheral, dengan tujuan agar Anda dapat memilih barang yang sesuai dengan kebutuhan, serta ideal dengan budget yang Anda miliki. Buatlah daftar belanjaan dengan seksama dan sesuaikan de­ngan kebutuhan. Selamat berbelanja!


Comments Off | Permalink

W32/VBTroj.VNE

by CHIP Team | October 1st, 2009 | Categories: guides

Menyebarkan Lebih Banyak File Induk

Setelah muncul virus dengan nama W32/VBTroj.AOQB yang merupakan reinkarnasi dari virus Donal Bebek, kini muncul virus baru dengan nama W32/VBTroj.VNE atau lebih dikenal dengan sebutan virus [Rieysha]. Virus ini juga menggunakan nama acak untuk menamai filenya. Salah satunya mengambil nama file yang ada di virus W32/VBTroj.AOQB, yaitu file NadiaSafira.exe. Namun, jika dilihat dari aksinya, virus ini lebih ganas dibandingkan virus W32/VBTroj.AOQB.

Yang cukup menarik, virus W32/VBTroj.VNE dikembangkan melalui bahasa pemrograman Borland Delphi dan memiliki ukuran file sekitar 228 KB. Jika dilihat dari pesan yang ditampilkan oleh pembuat virus, kemungkinan virus ini berasal dari salah satu provinsi yang ada di tanah Jawa. Virus lokal ini termasuk kategori virus berbahaya dan merepotkan sebagaimana virus W32/Delf.DCDW yang pernah diulas oleh CHIP di edisi 03/2009.

Untuk mengetahui apakah virus ini telah masuk ke komputer yang digunakan, Anda tinggal memperhatikan sejumlah icon yang ada di dalam sistem. Virus W32/VBTroj.VNE masuk ke PC dengan menyertakan file eksekusi (*.EXE) dengan icon bergambar seorang gadis bersanggul.
Ciri-Ciri PC terinfeksi W32/VBTroj.VNE
Beberapa ciri yang menandakan komputer yang Anda gunakan telah terinfeksi virus W32/VBTroj.VNE, di antaranya:


Comments Off | Permalink

50 Tools dan Trik Untuk Foto Cantik

by CHIP Team | October 1st, 2009 | Categories: guides

Anda hobi memotret? Mengambil gambar dengan kamera digital sering kali hanya membutuhkan waktu beberapa detik. Namun, pekerjaan berikutnya sering kali menyita banyak waktu. Mulai dari mentransfer foto ke PC, menyortir, mengolah, sampai mempresentasikannya kepada teman, relasi, atau keluarga.

Untuk semua tugas tersebut, CHIP memberikan berbagai solusi terbaik. Salah satunya dengan bantuan beragam software pintar yang siap mentransfer foto ke PC, meningkatkan kualitas foto, membuat foto menjadi lebih menarik, atau menyatukan dua foto menjadi satu kesatuan foto baru yang harmonis. Selain itu, CHIP akan memperkenalkan trik foto HDR yang membuat tampilan satu foto sekalipun menjadi mengesankan.

Dalam paket software pengolah foto, sering kali disertakan plugin khusus, misalnya untuk Photoshop dan IrfanView, bahkan kini untuk program browser sekalipun. Dengan bantuan plugin tersebut, Anda dapat membuat warna-warna foto menjadi lebih cemerlang, menyingkirkan kesalahan foto, men-download berbagai foto dari Internet, atau menyajikan foto-foto dalam tampilan galeri yang elegan.

Di dalam CHIP DVD, Anda dapat menemukan sejumlah software menarik. Di­antaranya Photo Magix Photo Manager 8 dan Magix Online Album Premium yang dapat mempresentasikan foto-foto Anda di tempat sebesar 10 GB di Internet selama enam bulan secara gratis.


Comments Off | Permalink

Konfigurasi Sempurna TV Digital

by CHIP Team | October 1st, 2009 | Categories: guides

Bila Kate Winslet dalam film Titanic tampak terlihat tanpa warna dan terputus-putus bukan salah sang sutradara. TV plasma dan TV lcd harus dikonfigurasi dengan tepat sebelum ditonton. CHIP tunjukkan bagaimana melakukannya dengan mudah dengan DVD Burosch Test.

Sebuah tampilan televisi yang benar-benar berkualitas tinggi hanya didapat bila player DVD atau Bluray dan perangkat televisi yang Anda gunakan diselaraskan secara optimal satu sama lain. Untuk melakukan hal di atas tersedia “Display Basic Adjustment Test DVD” dari Burosch, produsen yang terkenal untuk teknologi televisi (www.burosch.de). DVD ini tersedia dalam bentuk file NRG sebesar 85 MB pada DVD CHIP edisi ini.

Dengan bantuan lima gambar uji yang ditampilkan berurutan, Anda dapat meng­atur gambar dan suara dengan tepat. Se­lama Anda membatasi pada setting dasar seperti warna dan kontras, DVD pengujian ini cocok untuk semua perangkat – mulai dari televisi biasa yang umum dijual hingga televisi layar datar resolusi tinggi full HD.

Persiapan: semua sesuai standar

Bila file NRG dari “Display Basic Adjustment Test DVD” telah tersedia, bakarlah pada sebuah keping DVD dengan software Nero atau CDBurnerXP. Sebagai panduanpenggunaan software ini, CHIP menjabarkannya dalam sebuah rangkaian foto.

Catatan: File NRG dari Burosch ini sebenar­nya cukup dibakar di sebuah CD. Masalahnya, DVD player tidak dapat menemukan file MPEG2 yang ada sehingga tidak dapat memutarnya, seperti sebuah DVD. Solusinya, Nero dapat membakar file sebagai Mini DVD (cDVD) pada sebuah keping CD. Namun, hanya beberapa DVD player yang dapat menangani format ini.

Setelah selesai membakar, aturlah kondisi cahaya ruangan sesuai keinginan Anda. Jangan pernah menghidupkan lampu ruangan bila Anda sedang menonton sebuah film. Kondisikan kamar Anda tanpa lampu pada saat mengonfigurasi televisi. Kembalikan nilai brightness, contrast, dan gamma ke setting standar. Bila ada parameter tambahan untuk perbaikan gambar — seperti DNR, pengurangan noise atau penguatan kontras — nonaktifkan semuanya. Ini tidak hanya berlaku bagi perangkat televisi, melainkan juga bagi sumber gambar yang menyediakan fungsi-fungsi semacam itu.

Pada langkah berikutnya, Anda dapat menguji semua feature yang dimiliki software uji ini untuk pada akhirnya mendapatkan gambar yang sangat tajam dan seimbang dalam warna.

Prosedur: mencapai gambar yang optimal

Kini jalankan Test DVD yang sudah jadi dengan menggunakan DVD player. Selanjutny,a Anda akan melihat lima gambar tes yang ditampilkan berurutan dan perlu Anda atur dalam urutan tersebut. Pertama brightness, lalu contrast, dan seterusnya. Bila tidak dilakukan sesuai urutan, parameter tersebut akan saling mempengaruhi secara negatif.

Pada brightness dan contrast, tariklah slider ke nilai terendah, lalu tingkatkan hingga tampilan gambar optimal (lihat gambar). Untuk warna, tempatkan slider pada posisi tengah. Selanjutnya, mulailah dari posisi tampilan yang telah di-tuning.

Perangkat baru dari toko biasanya diatur terlalu kuat karena harus menarik perhatian pengunjung. Ketajaman gambar pada kebanyakan TV telah diatur dengan benar sejak awal. Koreksilah bila gambar tes keempat terlihat terlalu tajam atau kabur.

Langkah terakhir berguna untuk kon­trol akhir. Periksalah gambar tersebut, apakah setting yang telah dilakukan meninggalkan kesan yang baik atau tidak. Selain itu, di sini dengan bantuan salah satu icon loudspeaker di sekeliling layar, kita dapat menguji apakah channel-channel 5.1 Dolby Surround berfungsi atau tidak. Bila semua sudah diatur dengan tepat, hanya dibutuhkan popcorn dan sekaleng soda untuk cinema feeling yang sempurna.


Comments Off | Permalink

Memasuki Dunia Virtualisasi dengan VirtualBox

by CHIP Team | October 1st, 2009 | Categories: guides

Belakangan ini,tren penggunaan program virtualisasi mewabah ke pengguna komputer di berbagai lapisan dan untuk berbagai keperluan. Jika dulunya hal semacam ini hanya digunakan oleh beberapa perusahaan besar atau ilmuwan untuk keperluan tertentu, kini pengguna biasa pun menggunakannya. Adanya pengguna­an model pengembangan open source pada beberapa software virtualisasi bahkan membuat proses pengembangannya men­jadi semakin cepat.

Ada beberapa alasan yang melatarbelakangi dilakukannya virtualisasi. Berikut ini, beberapa alasan utamanya:

  1. Ingin mencoba suatu distribusi Linux atau sistem operasi lainnya tanpa harus merombak partisi hard disk.
  2. Pengujian program yang belum stabil atau diduga berbahaya jika dijalankan langsung di sistem sebenarnya.
  3. Karena PC Anda memiliki performa cukup tinggi, maka Anda menjalankan be­berapa komputer virtual daripada mem­beli lebih dari satu komputer. Hal semacam ini dikenal sebagai konsolidasi.

Kali ini, penulis mencoba mengangkat mengenai program Sun VirtualBox. VirtualBox adalah software virtualisasi yang  awalnya dibuat oleh perusahaan bernama Innotek Gmbh. Innotek kemudian diakuisisi oleh Sun Microsystem sehingga sekarang resmi menjadi produk Sun. VirtualBox turut meramaikan pasar program virtualisasi, di luar pemain lain seperti Vmware, Microsoft Virtual PC, Xen, KVM, dan lainnya. VirtualBox memiliki keunggulan di antaranya, penggunaan resource komputer yang relatif hemat, berbasis emulator open source Qemu yang tang­guh dan yang terbaru adalah dukungan simulasi multi-prosesor di guest system.


Comments Off | Permalink

XP dan Vista Secepat Windows 7

by CHIP Team | October 1st, 2009 | Categories: guides

Windows 7 yang rencananya dirilis tahun ini akan menyajikan beberapa keunggulan, seperti kecepatan, lebih intuitif, dan memiliki ukuran file yang ramping. Untuk merasakan itu semua, Anda tidak perlu menunggu lama hingga Windows 7 diluncurkan. Beberapa feature di Windows 7 sudah dapat disimulasikan ke dalam XP dan Vista.

CHIP akan memperlihatkan kepada Anda, kinerja XP dan Vista yang lebih optimal hingga setara dengan Windows 7.Selain itu, CHIP juga akan menunjukkan feature Windows 7 apa saja yang dapat diterapkan ke dalam XP dan Vista. Pada akhirnya, Anda pun dapat merasakan keuntungan menggunakan Windows masa depan lebih awal.

Benchmark: Windows 7 vs. Vista dan XP

Secepat apa Windows 7 dibandingkan Vista dan XP? CHIP telah memasang ketiga sistem operasi tersebut ke dalam PC yang sama. Spesifikasi PC yang dipakai adalah menggunakan prosesor Core-2-Duo 2,4 GHz dan dukungan RAM sebesar 2 GB. Selanjutnya, CHIP mengukur kecepatan booting dan kinerja ketiga sistem operasi tersebut.

START:
Untuk mengetahui secepat apa XP melakukan proses booting, Anda dapat menggunakan tools Windows Boot Timer. Tools ini akan mengukur waktu dari inisialisasi NTLoader (ntdlr.exe) sampai semua driver dan service yang tersedia selesai diload. Di Vista dan Windows 7 Anda dapat memanfaatkan fungsi Event Viewer.

HASIL: Hasil menunjukkan, Windows 7 melakukan proses booting selama 46 detik, sedangkan Vista 42 detik. Windows XP membutuhkan waktu lebih lama, yaitu 91 detik. Vista lebih cepat karena adanya feature SuperFetch yang dapat mengoptimalkan proses booting. Sebaliknya, XP lebih lama melakukan proses booting karena bermasalah dengan proses instalasi beberapa program yang ada dan gangguan file sampah alias junk file yang terus bertumpuk.

Cleaner Pengguna Windows XP dapat membersihkan sistem operasi yang digunakannya dengan bantuan tools CCleaner. Tools ini tersedia di dalam CHIP DVD.


Comments Off | Permalink

Konsultasi Virus – Curiga Virus dalam Flash Disk

by CHIP Team | October 1st, 2009 | Categories: guides

Mencurigai Virus dalam Flash Disk

Q:Saya memiliki sebuah flash disk dan melakukan proses scanning menggunakan aplikasi Kaspersky Internet Security (KIS) 2009. Hasilnya, tidak ditemukan virus apapun dalam flash disk tersebut. Namun, ada satu hal yang ingin saya tanyakan, yaitu di dalam flash disk ditemukan sebuah folder dengan nama Recycler dan di dalam folder tersebut terdapat file S 5-3-42-2819952290-824­0­758988-879315005-3665.vmx. Apakah itu varian dari virus Kido?
Christopher Hans, via Forum

A:Aplikasi Kaspersky Internet Security (KIS) 2009 dan Kaspersky Anti Virus (KAV) 2009 akan melakukan proses scanning secara langsung ketika sebuah flash disk atau media penyimpanan eksternal lainnya dihubungkan ke perangkat komputer. Disarankan untuk semua pengguna aplikasi Kaspersky Internet Security (KIS) 2009 dan Kaspersky Anti Virus (KAV) 2009 selalu melakukan update untuk mendapatkan proteksi yang lebih maksimal. Jika sudah mendapatkan update terbaru, segera jalankan proses scanning terhadap flash disk atau media penyimpanan yang diindikasikan telah tercemar virus. Jika Anda tidak menemukan file atau folder terjangkit sebuah virus, tetapi tetap mencurigai ada virus dalam flash disk tersebut, Anda dapat mengirimnya ke forum Kaspersky di http://forum.antivirus365.net untuk di analisa.

Proses Scanning Kaspersky Internet Security

Q:Saya telah menggunakan aplikasi Kaspersky Internet Security (KIS) 2010. Setelah proses instalasi selesai, aplikasi Kaspersky Internet Security 2010 muncul dilayar desktop lalu melakukan proses scanning secara otomatis. Ada dua hal yang ingin saya tanyakan, yaitu
1. Apakah setelah proses instalasi selesai, aplikasi Kaspersky Internet Security (KIS) 2010 langsung melakukan proses scanning?
2. Apakah proses scanning yang dilakukan oleh Kaspersky Internet Security 2010 adalah proses scanning secara penuh (full scan) atau hanya quick scan?
maggot, via Forum

A:Sesaat setelah aplikasi Kaspersky Internet Security 2010 selesai di install, aplikasi tersebut akan menjalankan proses scanning secara penuh ter­hadap­ sistem yang Anda gunakan. Proses scanning yang dilakukan akan berjalan di belakang sistem dan akan aktif saat processor sedang idle (tidak ada aktifitas). Oleh karena itu, saat proses scanning sedang berlangsung sistem yang Anda gunakan tidak terasa berat dan Anda pun dapat melakukan aktifitas lainnya.
Selain itu, disaat menjalankan proses scanning secara penuh (full scan) aplikasi Kaspersky Internet Security 2010 juga akan memperlihatkan kepada Anda pergerakan beberapa angka yang menggambarkan total file yang telah berhasil diperiksa.

Membeli Kaspersky dengan Kualifikasi Business Space

Q:Saya tertarik dengan aplikasi keamanan komputer yang dirancang oleh Kaspersky dan ingin membeli Kaspersky Internet Security untuk keperluan kantor. Kualifikasi yang dibutuhkan adalah Business Space. Namun, ada beberapa pertanyaan yang ingin saya sampaikan
1. Mengapa saya perlu membeli Media Kit?
2. Saya tinggal di Jakarta, dimana saya bisa mendapatkan aplikasi Kaspersky Internet Security dengan kualifikasi Business Space?
sedangbelajar, via Forum

A:Media Kit adalah CD untuk ins­talasi Kaspersky Coorporate. Media Kit ini memang diperlukan oleh pengguna aplikasi Kaspersky untuk perkantoran. Untuk mendapatkan aplikasi Kaspersky Internet Security dengan kualifikasi Business Space, Anda dapat mengakses website www.bhinneka.com atau www.softwareasli.com. Ke dua website tersebut merupakan resseler di Indonesia untuk produk Kaspersky kelas Coorporate.

Kirimkan Pertanyaan Anda!

Jika Anda ingin bertanya seputar Virus, silakan cantumkan pertanyaan Anda dalam forum CHIP, http://forum.chip.co.id/f352-kaspersky-antivirus-represented. Beberapa pertanyaan menarik akan dimasukan dalam halaman Konsultasi Virus di Majalah CHIP. Tersedia 2 hadiah me­narik untuk 2 pertanyaan terpilih.


Comments Off | Permalink

e-Banking Mudah dan Aman

by CHIP Team | October 1st, 2009 | Categories: guides

Pernah terjebak dalam antrean panjang di bank atau di depan ATM? Bagi orang yang sibuk, pekerjaan itu bukan hal menyenangkan, hanya membuang waktu. Untungnya, saat ini ada banyak bank yang sudah menyediakan layanan Internet banking alias e-banking. Urusan perbankan menjadi lebih praktis, tanpa antre.

Banyak bank besar di Indonesia sudah menerapkan layanan e-banking. Beberapa di antaranya adalah BCA, Bank Mandiri, Bank Permata, dan BII. Transaksi elektronik yang dilayani setiap bank ini kurang lebih sama, yakni semua jenis transaksi, kecuali penarikan dana tunai.

Registrasi
Sebelum bisa menikmati layanan e-banking, nasabah harus mendaftarkan diri melalui ATM (automatic teller machine) atau langsung di bank yang bersangkutan. Kita ambil contoh pendaftaran Klik­BCA, layanan e-banking BCA. Pada saat mendaftar lewat ATM BCA, Anda cukup mengikuti panduan yang diberikan lewat mesin tersebut. Setelah selesai, Anda akan diberikan struk berisi user ID dan PIN e-banking untuk mengakses website ­KlikBCA.

Melalui website, Anda bisa memilih kantor cabang utama bank untuk ­pengambilan token. Token adalah alat yang berfungsi untuk mengeluarkan password untuk melakukan transaksi elektronik. Password selalu berganti setiap kali Anda melakukan transaksi.

Bermodal token, Anda bisa mengakses layanan e-banking secara aman. Mengapa aman? Setiap token hanya terdaftar untuk satu nomor rekening saja. Token ini hanya diperlukan saat Anda akan melakukan transaksi finansial. Sekadar pengecekan saldo lewat website tidak membutuhkan alat ini, cukup bermodal user ID dan PIN e-banking saja. Aksesibilitas
E-banking unggul dalam hal aksesibilitas: cepat dan nyaman. Singkat kata, penggunanya bagai memiliki mesin ATM nontunai pribadi. Urusan cek saldo, beli pulsa dan tiket, transfer dana ke rekening lain, dan membayar tagihan-tagihan bisa dibereskan dari depan komputer, dari mana dan kapan saja.
Transaksi e-banking juga mudah dilakukan. Interface-nya sederhana dan mudah dimengerti. Anda juga tidak perlu khawatir mengenai histori transaksi. Pihak bank akan menyediakan bukti untuk setiap transaksi yang telah dilakukan. Bukti ini dapat dicetak, disimpan, atau dikirimkan kepada orang lain via e-mail.

Para calon pengguna atau pengguna baru e-banking mungkin memiliki sedikit kekhawatiran. Bagaimana jika koneksi ­Internet terputus saat transaksi belum ­selesai? Bagaimana dengan faktor keamanannya?
Anda tidak perlu khawatir. Layanan e-banking di Tanah Air saat ini sudah cukup mumpuni karena telah dilengkapi ­dengan prosedur enkripsi. Yang terpenting, sebagai pengguna, Anda harus selalu berhati-hati setiap kali akan bertransaksi. Ingat, di Internet pun ada banyak penjahat.

Ancaman
Meski menawarkan kenyamanan dan kemudahan, masih ada celah dalam transaksi e-banking yang dapat dimanfaatkan oleh para penjahat cyber. Mereka bisa saja memanfaatkan kelengahan nasabah dan “mengkaryakan” malware buatan mereka untuk mencuri data perbankan dari dalam komputer yang digunakan untuk bertransaksi.

Di Internet, penyadapan user ID dan password mungkin saja dilakukan menggunakan keylogger, software “mata-mata” yang memiliki kemampuan untuk merekam setiap informasi yang diketikkan pada komputernya. Oleh keylogger, hasil “tangkapan” itu akan disimpan dalam sebuah log file yang dapat dikirimkan ke sebuah alamat spesifik. Program jahat ini pun bisa merekam alamat e-mail yang digunakan user, serta alamat website yang dikunjungi oleh user.


Comments Off | Permalink

Tools Gratis – Freeware?r ?OpenSource?r? WEB SERVICES

by CHIP Team | October 1st, 2009 | Categories: guides

Penyelamat Data Andal
Semua data penting telah terhapus. termasuk yang ada di Recycle Bin. Anda tidak sengaja telah menghapus data yang masih dibutuhkan. Bila Anda menggunakan tools penyelamat data biasa, Windows hanya menandai file yang terhapus. Selanjutnya, melalui proses scanning file tersebut akan ditemukan.

DiskDigger selangkah lebih maju. Aplikasi ini memiliki kemampuan untuk menemukan file yang data entrinya telah tertimpa di dalam tabel partisi. Keunggulan lainnya, DiskDigger juga memiliki feature RAW Scan yang bekerja dengan sebuah sig­nature. Feature ini dapat melacak jejak file yang telah terhapus dengan lebih cepat. Format file yang diselamatkan cukup beragam, seperti file foto, dokumen office, dan multimedia.

TIPS 1 DiskDigger mampu melakukan proses scanning terhadap semua media penyimpanan. Untuk memeriksa sebuah hard disk, tools ini bekerja agak lama. Berbeda saat memeriksa USB flash disk atau memory card.

TIPS 2 Melalui DiskDigger, Anda dapat menyelamatkan tipe file tertentu. Caranya, tentukan media penyimpanannya lalu pilih “Scan disk surface for trace of file”. Tera­khir­, pilih tab “File type to search” dan beri tanda centang di tipe file yang ingin diselamatkan.

Mengendalikan Windows
Untuk membereskan Windows yang terpasang di PC, Anda tidak harus terpaku pada pilihan yang disediakan oleh sistem. Anda juga dapat menggunakan tools tambahan yang dapat ditemukan di Internet, salah satunya PowerGUI. Untuk menjalankan tools ini, terlebih dahulu Anda harus meng-install Windows PowerShell yang dapat di-download melalui website Microsoft.

Aplikasi PowerGUI tidak hanya menggantikan fungsi command prompt biasa. Namun, tools ini telah dilengkapi dengan kemudahan untuk mengakses beberapa service dan proses yang ada. Tidak hanya itu, PowerGUI juga dipersenjatai dengan Script Editor yang sementara ini dapat digunakan sebagai pusat informasi untuk memonitor proses yang sedang dijalankan oleh Windows. Feature lainnya yang dapat Anda temukan adalah Registry Editor dan dukungan Event Log.

TIPS 1
Untuk mengetahui dan mencari informasi teraktual mengenai Windows PowerShell, Anda dapat mengakses http://blogs.msdn.com/powershell.

TIPS 2
Melalui website PowerGUI.org (www.powergui.org), Anda dapat menemukan beberapa daftar scripts siap pakai yang dapat digunakan untuk memperluas fungsi PowerGUI. Selain itu, Anda juga dapat menemukan panduan untuk meng-ins­tall script tersebut.


Comments Off | Permalink

W32/VBTroj.AMKQ

by CHIP Team | August 27th, 2009 | Categories: guides
Image

Gangguan di Desktop Wallpaper

Pembuat virus lokal terus mengimprovisasikan dirinya dengan menciptakan berbagai varian virus baru. Ditengah gempuran virus mancanegara yang terbilang lebih membahayakan, seperti Conficker, Sality, Virut, dan sebagainya, virus lokal juga terus menebarkan ancamannya. Selain virus SmallTroj.BEPS yang telah diulas secara mendalam oleh CHIP di edisi 06/2009, ada satu virus lokal yang cukup menarik perhatian. Virus ini memiliki ciri khas me­nam­pilkan sebuah kotak kecil yang dapat bergerak di sekitar area desktop wallpaper. Melalui program anti virus Norman Security Suite, virus ini terdeteksi dengan nama W32/VBTroj.AMKQ.

Jika komputer Anda terinfeksi virus ini dan Anda mengakses sejumlah tools di Windows, seperti Regedit, MSConfig, dan Task Manager, komputer yang Anda gunakan akan melakukan proses log-off. Virus W32/VBTroj.AMKQ melakukan usaha tersebut semata-mata untuk mempertahankan dirinya agar gangguan yang sedang dijalankan tidak dapat dihentikan dengan menggunakan bantuan tools yang terdapat di Windows. Seperti kebanyakan virus lokal lainnya, virus W32/VBTroj.AMKQ juga meman­faatkan fasilitas Autorun di Windows untuk menyebarkan dirinya.

Identitas W32/VBTroj.AMKQS

Virus W32/VBTroj.AMKQ tidak terlalu sulit untuk diidentifikasi. Ada beberapa ciri khusus yang dapat Anda temukan di dalam file yang mengandung virus W32/VBTroj.AMKQ, di antaranya sebagai berikut:

Untuk mengenali komputer yang telah terinfeksi virus ini pun tidaklah terlalu sulit. Saat komputer atau notebook Anda terinfeksi virus W32/VBTroj.AMKQ, ia akan meninggalkan beberapa jejak, di antaranya:

1.Menampilkan sebuah kotak berukur­an kecil di layar desktop wallpaper. Kotak ini akan bergerak terus-menerus.

2.Komputer yang Anda gunakan secara tiba-tiba log-off setiap kali Anda mengakses tools Regedit, MSConfig, dan Task Manager.


Comments Off | Permalink