Logo CHIP.co.id

Archive for the ‘Linux’ Category

Bash One Liner 101

by Gibsons | February 16th, 2011 | Categories: Linux

linux1

One liner artinya kalimat yang hanya terdiri dari satu baris. Adapun bash one liner adalah perintah bash yang hanya terdiri dari satu baris. Meskipun singkat, perintah ini mempunyai sederet manfaat. Simak uraiannya berikut ini.
oleh Mulyadi S.

Saya yakin mayoritas pengguna PC ingin sesuatu yang praktis. Misalnya saat bermain game, kenapa harus repot menembaki monster musuh satu persatu dengan pistol jika dapat memakai rudal? Atau saat kita mengetik di Open Office, kenapa harus mengetik 100 surat yang sama dengan 100 nama penerima yang berbeda jika ada fasilitas mail merge? Sekali ketik, masukkan 100 nama, otomatis surat akan diduplikasi 100 kali. Contoh lainnya, kenapa harus mengarahkan mouse ke sudut kiri atas jika tombol [Alt]+[F1] juga dapat me­nam­pilkan menu di GNOME?
Read the rest of this entry »


Comments Off | Permalink

Tetap Produktif di Mode Teks Linux

by Gibsons | January 6th, 2011 | Categories: Linux

linux1
Orang biasanya menjalankan dan berinteraksi dengan berbagai program komputer melalui interface grafis yang indah dan klik mouse. Namun, bagaimana jika itu semuanya tidak ada? oleh Mulyadi S.

Tentunya jawabannya bukanlah “Ya kalau begitu saya tidak perlu me­ngerjakan apa-apa”. Memang, bekerja dengan interface grafis atau Graphical User Interface (GUI) sungguh menyenangkan. Ada window yang bisa disusun sesuka hati. Daftar program ditampilkan dalam susunan menu yang teratur. Cukup dengan klik mouse, program dijalankan atau file dibuka. Namun, bagaimana jika hal tersebut tidak atau belum tersedia? Misalnya, saat driver VGA card error. Berhenti bekerja? Bukan pilihan bijaksana karena ada “banyak jalan menuju Roma”. Read the rest of this entry »


Comments Off | Permalink

Mengenal Salix: Distro Slackware “Bonsai”

by CHIP Team | November 26th, 2010 | Categories: Linux

linux1
Slackware dikenal sebagai salah satu distro Linux tertua yang stabil dan unik. Lewat Salix, kita cicipi kemampuan Slackware dalam kemasan baru.

Sering mendengar nama distribusi (distro) bernama Slackware? Distro one man show ini pada awalnya di­kem­bangkan oleh Patrick Volkerding.

Slackware banyak dikenal karena kestabilan dan si­fatnya yang konservatif dalam pemilihan paket. Konservatif di sini bermakna paket yang disertakan Slackware terbaru bukanlah versi terbaru, malah agak kuno. Namun uniknya, Slackware selalu me­nem­pati 10 besar rangking distro Linux yang dipakai orang menurut DistroWatch  (www.distrowatch.com). Read the rest of this entry »


Comments Off | Permalink

LINUX dengan PAM (Pluggable Authentication Module)

by CHIP Team | October 8th, 2010 | Categories: Linux

linux1
Keamanan memiliki banyak aspek. Salah satu yang mendasar adalah memverifikasi apakah seseorang boleh login ke sistem atau tidak. PAM diciptakan untuk mengatur masalah ini.

Keamanan sistem bisa dilihat dari berbagai macam segi. Misalnya, pengamanan suatu aplikasi web agar kebal terhadap serangan SQL Injection. Atau kita mengamankan dokumen penting dengan suatu password yang rumit agar tidak mudah dijebol. Hal-hal ini memang tidak bisa diremehkan, karena berbagai serangan ini siap menyusup dan mengambil data-data penting Anda. Tetapi bisakah Anda menebak apa masalah klasik dalam keamanan sistem? Read the rest of this entry »


Comments Off | Permalink

Manajemen Jaringan dengan IPTables

by CHIP Team | August 8th, 2010 | Categories: Linux

linux1
Tools konfigurasi firewall Iptables bukan hanya berguna untuk memblokir atau mengizinkan akses jaringan. Lebih dari itu, iptables bisa menjadikan PC Anda sebuah pengelola jaringan yang cukup lengkap tanpa perlu membeli perangkat khusus.

Apabila Anda berpikir bahwa pe­rin­tah iptables untuk melakukan konfigurasi firewall, hanya mengurusi pemblokiran akses. Namun lebih dari itu, iptables bisa menyediakan berbagai macam fungsi yang berguna. Read the rest of this entry »


Comments Off | Permalink

Berbagi Data di Jaringan dengan Samba dan NFS

by CHIP Team | June 19th, 2010 | Categories: Linux

linux1
Komputer yang terhubung di jaringan dapat dengan mudah saling bertukar data dengan komputer lainnya di jaringan melalui fasilitas file sharing. Perbedaan sistem operasi dan besar data juga bukan halangan. Bagaimana caranya? Simak artikel berikut ini.

Sistem operasi Linux cukup kaya akan fasilitas berbagi data (file sha­ring). Hal ini memudahkan pengguna Linux memilih metode yang sesuai dengan kebutuhannya. Sebagai contoh, agar data di sistem Linux bisa diakses oleh Windows atau sebalik­nya, pengguna dapat menggunakan fasilitas Samba. Apabila tujuannya adalah berbagi data antarsesama sis­tem Linux (UNIX), tersedia opsi lainnya, yaitu menggunakan fasilitas NFS (Network File Sys­tem).

Pada pembahasan mengenai kedua me­­­tode berbagi data (file sharing) tersebut, seperti biasa, digunakan beberapa aturan standar. Misalnya, penulisan prompt $ yang menunjukkan pe­rintah dikerjakan sebagai user biasa. Sementara itu, penulisan prompt # menunjukkan perintah dilakukan sebagai root. Sebagai ilustrasi sis­tem Windows, digunakan Windows 2003 Server. Adapun untuk keluarga Linux, digunakan distribusi sistem Fedora 9 dan Cent­OS 5.3. Read the rest of this entry »


Comments Off | Permalink

Menyelamatkan Sistem Linux yang Rusak

by CHIP Team | April 23rd, 2010 | Categories: Linux

linux1Linux Live CD bisa bermanfaat sebagai kotak perkakas Anda untuk memperbaiki sistem Linux. Salah satu yang cukup populer adalah System Rescue CD. Berbagai utility-nya sulit Anda lewatkan sebagai dewa penolong saat masalah PC menerpa.

Pada praktik kali ini, kita akan mencoba membenahi sistem Linux yang mengalami berbagai masalah. Sebagai sistem penolong (rescue), digunakan distribusi Linux Live CD System Rescue CD (www.sysresccd.org). Versi yang digunakan dalam artikel ini adalah 1.3.4. Sebagai target sistem, digunakan instalasi sistem Linux CentOS 5.3, suatu sistem Linux gratis berbasis Red Hat Enterprise Linux 5.3. Semua praktik disimulasikan dalam virtual machine Qemu-KVM. Read the rest of this entry »


Comments Off | Permalink

Memanipulasi Shell Bash

by CHIP Team | March 21st, 2010 | Categories: Linux

linux1

memodifikasi shell adalah salah satu metode untuk membuat Linux lebih sesuai dengan selera dan kebutuhan Anda. Tutorial berikut ini akan difokuskan pada Bash. CHIP mencoba merangkumnya untuk Anda.

Bash adalah nama program shell yang paling banyak digunakan dalam distribusi Linux yang beredar saat ini. Lewat shell ini, Anda bisa mengetik berbagai perintah tertentu atau menjalankan suatu program. Sebaliknya, shell akan menampilkan output dari perintah Anda. Dalam banyak kasus, pengguna Linux lambat laun akan terbiasa memakai shell karena dianggap mempercepat suatu pekerjaan dibanding jika bekerja melalui interface grafis. Read the rest of this entry »


Comments Off | Permalink

Audit Mandiri Sistem Keamanan Linux

by CHIP Team | February 21st, 2010 | Categories: Linux

program sekuriti tidak hanya berguna bagi hacker. Pengguna Linux awam pun bisa menggunakannya untuk mengetahui aman tidaknya sistem mereka. Pelajari bagaimana program-program ini dapat menguak informasi yang tergolong sensitif di PC Anda!

Program hacking pada dasarnya tidak bersifat netral. Dia bisa menjadi positif jika digunakan oleh orang yang bertujuan baik, dan sebaliknya bisa berbahaya jika digunakan orang jahat. Kali ini, kita akan memposisikan diri sebagai orang baik dan menggunakannya untuk melakukan suatu analisis keamanan PC.

Apa yang hendak kita analisis? Tidak jauh-jauh, PC kita sendiri. Menga­pa kita melakukannya? Alasannya yaitu untuk mengetahui kelemahan sistem lebih dini sebelum cracker jahat menemukannya. Begitu kita menemukannya, kita bisa melakukan langkah preventif agar celah keamanan tidak dimanfaatkan cracker untuk menyusup ke sis­tem. Ingat, tidak ada sis­tem yang sempurna. Jadi, waspadalah dan lakukan pengauditan secara berkala.
Read the rest of this entry »


Comments Off | Permalink

Mengendalikan Sistem Linux dari Jarak Jauh

by Mulyadi | January 19th, 2010 | Categories: Linux

linux1

Menangani dua komputer sekaligus atau lebih dan terhubung di jaringan bukanlah persoalan mudah. Dengan bantuan software remote access, Anda dapat menangani sebagian besar tugas administrasi seluruh komputer dari satu komputer saja.

Bayangkan Anda menangani sebu­ah jaringan (LAN) kecil dengan empat komputer (via switch) di rumah. Empat komputer ini ber­ada di ruangan yang berbeda, masing-masing di kamar tidur dan ruang belajar, dan sisanya di ruang kerja pribadi. Pada suatu ketika, Anda memerlukan beberapa file yang tersebar di ketiga PC lainnya sehingga Anda pun harus meng-copy file-file tersebut dari 3 komputer ke komputer yang saat ini sedang gunakan.

Bagaimana cara Anda melakukannya? Kalau dengan cara tradisional, berarti Anda harus mondar mandir di 3 komputer tersebut, mungkin mencari file-filenya terlebih dahulu baru kemudian di-copy. Bisa juga melalui USB Flash Drive (UFD) atau media removable lain.

Apakah cara ini praktis? Tentu saja tidak! Ingat, Anda sudah punya suatu jaringan kecil. Anda bisa memanfaatkannya untuk melakukan pengendalian jarak jauh. Alih-alih beranjak dari kursi Anda dan menuju komputer di ruang sebelah, Anda cukup melakukan pencarian file dan peng-copy-an data dari PC Anda saat ini. Lebih cepat bukan? Tidak hanya itu. Dengan menggunakan program bernama VNC, Anda bahkan dapat melihat layar desktop komputer yang dituju. Serasa be­rada langsung di depan komputer dan bernavigasi di dalamnya!

Praktik kali ini menggunakan dua sis­tem Linux, yaitu Fedora 9 sebagai client dan CentOS 5.3 sebagai server. Komputer client alamat IP-nya 192.168.1.1, sementara client memiliki alamat IP 192.168.1.2. Di­asumsikan jaringan (kabel atau WiFi) te­lah ter-install dengan baik.  Seperti biasa, prompt # menunjukkan pe­rintah yang di­kerjakan sebagai root, sementara prompt $ sebagai user non root.
Read the rest of this entry »


Comments Off | Permalink