“Use the source, Luke!”, Star Wars – The Phantom Menace. Itulah saran yang umum dianjurkan ke seorang pengguna Unix/Linux agar melihat source code program daripada harus melihat panduan program yang membingungkan. oleh Mulyadi S.
Anda jelas bukan seorang ksatria Jedi dan Anda pun tidak sedang memegang lightsaber, kan? Kemungkinan besar, saat Anda membaca artikel ini, Anda hanya pengguna PC awam atau power user yang ingin menambah pengetahuan soal Linux. Saat Anda membaca judul di atas, boleh jadi Anda teringat satu masalah klasik di dunia UNIX/Linux. “Sebenarnya, mungkinkah saya meng-install program dari source code-nya secara langsung?”.
Read the rest of this entry »

One liner artinya kalimat yang hanya terdiri dari satu baris. Adapun bash one liner adalah perintah bash yang hanya terdiri dari satu baris. Meskipun singkat, perintah ini mempunyai sederet manfaat. Simak uraiannya berikut ini.
oleh Mulyadi S.
Saya yakin mayoritas pengguna PC ingin sesuatu yang praktis. Misalnya saat bermain game, kenapa harus repot menembaki monster musuh satu persatu dengan pistol jika dapat memakai rudal? Atau saat kita mengetik di Open Office, kenapa harus mengetik 100 surat yang sama dengan 100 nama penerima yang berbeda jika ada fasilitas mail merge? Sekali ketik, masukkan 100 nama, otomatis surat akan diduplikasi 100 kali. Contoh lainnya, kenapa harus mengarahkan mouse ke sudut kiri atas jika tombol [Alt]+[F1] juga dapat menampilkan menu di GNOME?
Read the rest of this entry »

Orang biasanya menjalankan dan berinteraksi dengan berbagai program komputer melalui interface grafis yang indah dan klik mouse. Namun, bagaimana jika itu semuanya tidak ada? oleh Mulyadi S.
Tentunya jawabannya bukanlah “Ya kalau begitu saya tidak perlu mengerjakan apa-apa”. Memang, bekerja dengan interface grafis atau Graphical User Interface (GUI) sungguh menyenangkan. Ada window yang bisa disusun sesuka hati. Daftar program ditampilkan dalam susunan menu yang teratur. Cukup dengan klik mouse, program dijalankan atau file dibuka. Namun, bagaimana jika hal tersebut tidak atau belum tersedia? Misalnya, saat driver VGA card error. Berhenti bekerja? Bukan pilihan bijaksana karena ada “banyak jalan menuju Roma”. Read the rest of this entry »

Slackware dikenal sebagai salah satu distro Linux tertua yang stabil dan unik. Lewat Salix, kita cicipi kemampuan Slackware dalam kemasan baru.
Sering mendengar nama distribusi (distro) bernama Slackware? Distro one man show ini pada awalnya dikembangkan oleh Patrick Volkerding.
Slackware banyak dikenal karena kestabilan dan sifatnya yang konservatif dalam pemilihan paket. Konservatif di sini bermakna paket yang disertakan Slackware terbaru bukanlah versi terbaru, malah agak kuno. Namun uniknya, Slackware selalu menempati 10 besar rangking distro Linux yang dipakai orang menurut DistroWatch (www.distrowatch.com). Read the rest of this entry »
Linux Live CD bisa bermanfaat sebagai kotak perkakas Anda untuk memperbaiki sistem Linux. Salah satu yang cukup populer adalah System Rescue CD. Berbagai utility-nya sulit Anda lewatkan sebagai dewa penolong saat masalah PC menerpa.
Pada praktik kali ini, kita akan mencoba membenahi sistem Linux yang mengalami berbagai masalah. Sebagai sistem penolong (rescue), digunakan distribusi Linux Live CD System Rescue CD (www.sysresccd.org). Versi yang digunakan dalam artikel ini adalah 1.3.4. Sebagai target sistem, digunakan instalasi sistem Linux CentOS 5.3, suatu sistem Linux gratis berbasis Red Hat Enterprise Linux 5.3. Semua praktik disimulasikan dalam virtual machine Qemu-KVM. Read the rest of this entry »

memodifikasi shell adalah salah satu metode untuk membuat Linux lebih sesuai dengan selera dan kebutuhan Anda. Tutorial berikut ini akan difokuskan pada Bash. CHIP mencoba merangkumnya untuk Anda.
Bash adalah nama program shell yang paling banyak digunakan dalam distribusi Linux yang beredar saat ini. Lewat shell ini, Anda bisa mengetik berbagai perintah tertentu atau menjalankan suatu program. Sebaliknya, shell akan menampilkan output dari perintah Anda. Dalam banyak kasus, pengguna Linux lambat laun akan terbiasa memakai shell karena dianggap mempercepat suatu pekerjaan dibanding jika bekerja melalui interface grafis. Read the rest of this entry »
program sekuriti tidak hanya berguna bagi hacker. Pengguna Linux awam pun bisa menggunakannya untuk mengetahui aman tidaknya sistem mereka. Pelajari bagaimana program-program ini dapat menguak informasi yang tergolong sensitif di PC Anda!
Program hacking pada dasarnya tidak bersifat netral. Dia bisa menjadi positif jika digunakan oleh orang yang bertujuan baik, dan sebaliknya bisa berbahaya jika digunakan orang jahat. Kali ini, kita akan memposisikan diri sebagai orang baik dan menggunakannya untuk melakukan suatu analisis keamanan PC.
Apa yang hendak kita analisis? Tidak jauh-jauh, PC kita sendiri. Mengapa kita melakukannya? Alasannya yaitu untuk mengetahui kelemahan sistem lebih dini sebelum cracker jahat menemukannya. Begitu kita menemukannya, kita bisa melakukan langkah preventif agar celah keamanan tidak dimanfaatkan cracker untuk menyusup ke sistem. Ingat, tidak ada sistem yang sempurna. Jadi, waspadalah dan lakukan pengauditan secara berkala.
Read the rest of this entry »

Sistem operasi seharusnya memberikan kinerja sistem —kecepatan dan keamanan— yang baik. Lalu, bagaimana kinerja yang diberikan tiga OS terbaru saat ini?
Secara sederhana, pengguna sistem operasi dapat diklasifikasikan menjadi: Pengguna normal menggunakan Windows, desainer grafis menggunakan Mac OS X milik Apple, dan sistem administrator menggunakan Linux. Walaupun pada akhirnya, semua ini kembali ke masalah selera. Pada artikel ini, CHIP akan melakukan tes perbandingan sederhana antara Windows 7, Mac OS X Snow Leopard, dan Linux Kubuntu untuk menentukan sistem operasi yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Read the rest of this entry »

Linux menawarkan berbagai cara untuk mengefisienkan pekerjaan Anda. Berikut ini CHIP akan menjelaskan utility Screen yang berfungsi mengelola tampilan program berbasis teks.
oleh Mulyadi S.
Pengguna Linux dalam kesempatan tertentu pasti tidak bisa lepas dari aktivitas mengetik atau menjalankan perintah di CLI (Command Line Interface). Hal ini bisa terjadi karena faktor kebiasaan. Harus diakui bahwa kadang hal tertentu bisa lebih cepat jika dilakukan di dalam CLI. Misalnya memformat partisi, mencari file dengan nama tertentu, atau tes jaringan. Untuk melakukan semua ini, Anda tentu memerlukan program terminal emulator, seperti Konsole atau GNOME Terminal. Atau jika Anda berada di text mode, perintah bisa langsung dikerjakan di shell.
Saat mengetikkan perintah dan menjalankannya, bisa jadi perintah ini berjalan agak lama. Misalnya, Anda menjalankan program “top” atau sedang melakukan copy data antarpartisi dalam jumlah besar. Jika hanya ini satu-satunya yang Anda kerjakan, tentu tidak menjadi masalah saat menunggunya. Namun, mengingat komputer kini dapat memroses tugas relatif kuat dan Linux sendiri bersifat multitasking, kita sebagai pengguna selalu cenderung ingin menjalankan banyak tugas sekaligus. Jadi, sambil menunggu proses (job) selesai, kita buka tab terminal baru, login, dan jalankan lagi perintah lain. Demikian seterusnya dan kita berganti-ganti antarterminal atau tab untuk mengawasi progress pekerjaan kita. Efisienkah cara ini? Read the rest of this entry »
Berkirim data secara aman antara dua orang atau lebih menjadi penting jika data tersebut bersifat rahasia. Metode Pretty Good Privacy memungkinkan kita melakukan enkripsi data sekaligus membuktikan keaslian data.
Anda dan teman Anda hendak berkirim e-mail berisi data penting. Agar lebih aman, Anda perlu memastikan bahwa identitas pengirim e-mail adalah benar adanya. Ini mirip seperti kita hendak melakukan layanan perbankan lewat telepon. Saat kita tersambung dengan petugas layanan pelangan (customer service), pertama kita akan ditanya nama lengkap kita. Tentu saja hal ini tidak cukup karena siapapun bisa mengaku sebagai orang tertentu di telepon. Oleh karena itu, kita akan ditanya nomor rekening kita. Tidak cukup sampai disitu, kita mungkin akan ditanya nama orang tua kandung atau bahkan nomor PIN. Untuk nomor PIN, biasanya dimasukkan lewat penekanan tombol di telepon.
Setelah Anda telah yakin identitas pengirim sudah tepat, Anda pun dapat mengenkripsi e-mail yang akan dikirim. Pesan ini hanya bisa dibuka oleh seorang penerima yang mengetahui password dan “identitas” pengirim. Dengan demikian, kerahasiaan e-mail bisa dimaksimalkan. Tentu saja, titik lemah dari sistem ini tetap ada, yaitu pada aman tidaknya password yang digunakan. Read the rest of this entry »