TEKNIK: MENEROPONG SPYWARE
Kapan sebuah program dapat disebut spyware? Selama ini tidak ada jawaban yang jelas. Kini ASC (Anti Spyware Coalition) yang beranggotakan Microsoft, McAfee, Symantec, dan Hewlett-Packard, menemukan sebuah definisi mengenai spyware. Spyware adalah software yang dapat mencatat data-data pengguna tanpa pemberitahuan yang cukup, persetujuan, atau kendali pengguna, misalnya iTunes 6.02.
Menurut definisi ASC dalam arti luas, spyware adalah teknologi yang tidak diinginkan dan tanpa pemberitahuan yang sesuai dapat mengintegrasikan diri ke dalam sistem. Dengan demikian, kendali keamanan pengguna atas PC-nya, (baik untuk privasi, keamanan sistem, penggunaan resource, pengumpulan, penggunaan dan distribusi info pribadi atau rahasia) dapat berkurang. Sebuah contoh untuk jenis spyware ini adalah Sony Rootkit XCP Aurora.
Dalam artikel ini, CHIP memperkenalkan 3 jenis spyware terjahat yang ada saat ini sekaligus menunjukkan cara kerjanya:
Tracking Cookies
Banner iklan yang khusus menempatkan cookies pada PC Anda. Pelaku bisnis dapat mengetahui, ke mana saja Anda bergerak di web.
Rogue Anti Spyware
Tool yang mengaku sebagai anti-spyware ini sebenarnya adalah spyware. Tool ini dapat menarik perhatian melalui sebuah peringatan adanya spyware pada sistem, kemudian akan meminta Anda untuk menjalankan proses scan (proses yang sebenarnya untuk membaca isi PC Anda).
Browser Helper Object (BHO):
Tool yang sebenarnya berguna dan banyak dimanfaatkan oleh berbagai perusahaan untuk mendapatkan informasi perilaku para peselancar. Namun sayangnya, tool terinstalasi melalui sebuah celah ActiveX dalam Internet Explorer.
RINGKASAN CHIP : Anti Spyware
5 Aturan Melawan Spyware
Alangkah baiknya jika Anda menerapkan keamanan yang maksimal untuk PC Anda, apalagi jika hal itu hanya mengandalkan sedikit upaya. Tips berikut ini dapat melindungi PC terhadap gangguan spyware, bahkan untuk selamanya.
1. Jangan percaya program tak dikenal: Jangan sembarang menjalankan setiap aplikasi yang Anda terima, walaupun dari sumber terpercaya.
4. Instalasi firewall: Proteksi tambahan terhadap penyusup dapat Anda temukan pada tool firewall. Tool firewall ini dapat menunjukkan kepada Anda program apa saja yang sedang berjalan, serta kapan dan bagaimana aktivitasnya di Internet.
5. Instalasi antivirus: Sebuah antivirus yang bagus dapat membantu melindungi PC Anda dari trojan yang juga dapat menyusupkan spyware.
Tools
Anti spyware terbaik dapat Anda temukan pada CHIP-DVD edisi 5/2006.

3. BHODemon
Tool ini sebagai tool alternatif dan dapat menemukan (dan bila perlu menyingkirkan) “Browser Helper Object” (BHO).
Info: www.definitivesolutions.com
Harga: freeware
Tiga Tool Unggulan: Anda dapat mencoba
Update signature
Setelah instalasi selesai, lakukan setting untuk proses update otomatis melalui “Options | Automatic Check for update” dan tandai option “Automatically Download Definition Updates if Available”.
Menjalankan system check
Setelah setting update otomatis selesai, klik tab “Sweep options” lalu tandai semua option pada “What to Sweep”. Selanjutnya, Anda dapat kembali ke jendela utama “Home” dan klik “Sweep” untuk memulai proses pemeriksaan spyware.
Konfigurasi auto search
Saat ini, beberapa spyware canggih dapat menemukan cara untuk masuk ke sistem Anda, misalnya melalui trojan atau celah keamanan XP. Oleh karena itu, sebaiknya periksa seluruh sistem secara mandiri dan teratur. Tool ini dapat memeriksa parameter terpenting secara realtime.
Untuk scan lengkap secara otomatis, pilih “Options | Schedule | Add Schedule Sweep”. Selanjutnya, masukkan partisi yang ingin diperiksa. Saran CHIP: tandai semua option yang ada agar pemeriksaan bisa dilakukan dengan lebih detil. Dengan cara ini, walaupun waktu scan akan berjalan lama, tool dapat menemukan banyak spyware. Sebaiknya lakukan proses scan ini seminggu sekali.
Menyesuaikan option keamanan
Mengatur setting Spy Sweeper dengan tepat dapat meningkatkan keamanan komputer Anda. Untuk melakukan setting yang pas, pertama aktifkan proteksi terhadap tracking cookies. Masuklah ke menu “Options | Shields | Internet Explorer”. Di sini beri tanda di depan “IE Tracking Cookies Shield”.
Selanjutnya, atur proteksi terhadap pembelokan URL dengan beberapa klik. Pilih “Shields | Hosts File” dan aktifkan option “Common Ad Sites Shield”.
Windows Defender: Anti Spyware Microsoft yang Dioptimalkan
Microsoft telah menyatakan perang terhadap spyware. Senjatanya: Windows Defender, sebuah pengembangan lanjut dari Microsoft anti-spyware. Tool ini memiliki kemampuan yang lebih elegan dan berakar lebih jauh di dalam Windows.

Taskmanager yang lebih baik Software Explorer yang baru menampilkan data proses yang sedang berlangsung secara rinci.

Pengenalan yang lebih baik Defender mengenali program-program yang mencurigakan.
Semua untuk satu, satu untuk semua: Di masa depan, Microsoft semakin mengandalkan bantuan pengguna. Oleh karena itu, fasilitas SpyNet Community telah terintegrasi dalam Defender. Di sini, peserta dapat melaporkan ancaman terbaru yang ada dan dengan segera Microsoft juga akan memberikan signature untuk ancaman tersebut. Praktisnya, Defender dapat di-update melalui fungsi Windows Update sehingga databasenya selalu aktual.
Dalam versi Beta 2, Windows Defender juga dapat berintegrasi dengan Windows Security Center. Hal ini menjadi satu kelebihan tersendiri karena hanya dalam satu jendela Anda dapat melihat semua informasi penting, mulai dari proteksi virus, firewall, hingga program anti-spyware.
Pengoperasian dan setting pada Windows Defender hampir sepenuhnya sudah diatur secara otomatis oleh Microsoft. Pada Windows Defender, Search Engine dan Protection Shield-nya dapat mengenali hampir setiap spyware. Kelemahannya hanya satu, program ini masih dalam fase Beta. Versi finalnya baru akan tersedia dalam sistem operasi terbaru Windows Vista.
Update signature
Setelah proses instalasi Windows Defender selesai Anda lakukan, Anda harus meng-update spyware signature-nya terlebih dahulu agar tool dapat mengenali jenis-jenis spyware terbaru yang telah beredar di Internet. Untuk proses update ini, Anda tinggal menekan tombol “Check for Updates”.
Menjalankan system-scan
Setelah update signature selesai, Anda dapat memeriksa keberadaan spyware di komputer Anda. Namun, sebaiknya Anda jangan langsung mengklik “Scan” karena secara default tool akan men-scan dengan metode kilat. Anda harus menggunakan pilihan “Fully System Scan” agar keseluruhan isi hard disk Anda dapat di-scan. Klik saja tanda panah di sebelah “Scan”, lalu pilih “Fully System Scan”. Apabila Anda ingin men-scan beberapa drive saja, pilih “Custom Scan”.
Scan otomatis
Scan juga dapat dilakukan secara otomatis sehingga Anda tidak perlu repot-repot untuk menjalankan tool secara manual. Untuk melakukan hal tersebut, pertama-tama Anda klik “Tools” dalam jendela utama Windows Defender. Selanjutnya, klik “General Setting” pada bagian “Settings”. Sekarang, ubah “Quick Scan” menjadi “Fully System Scan” pada option “Type of Scan” di bagian “Automatic Scanning”. Atur juga waktu pemeriksaan yang Anda inginkan dalam “Time of Day”.
Sementara untuk frekuensi proses scan, Anda dapat menentukannya dari “Scan Frequency”. Di sini, scan otomatis dapat dilakukan setiap hari atau satu minggu sekali. Jika sudah, klik “Save” untuk menyimpannya dan klik “Home” untuk kembali ke jendela utama. Dengan setting tersebut, pemeriksaan terhadap spyware dapat lebih mendalam di dalam hard disk. Namun, untuk setting ini, waktu scan akan berjalan lebih lama dari setting default-nya.
Mengatur beberapa aplikasi
Melalui Windows Defender, Anda juga bisa mengatur aktivitas berbagai macam aplikasi yang ter-install di komputer. Anda klik “Tools | Software Explore”. Di bagian ini, jika Anda memilih “StartUp Programs” pada bagian “Category”, Anda dapat mangaktifkan atau menonaktifkan aplikasi yang berjalan pada saat proses StartUp Windows. Anda tinggal klik salah satu aplikasi yang ada dalam list lalu klik tombol “Disable” yang berada di bawahnya. Sementara jika Anda memilih “Currently Running Programs”, Anda dapat mengatur aktivitas aplikasi-aplikasi yang saat itu sedang berjalan. Fungsi ini mirip dengan “Task Manager” Windows XP.
SPY SWEEPER
Proteksi Profesional dengan Realtime Scanner
Apabila Anda menginginkan proteksi lengkap bagi PC dan tidak percaya pada sebuah versi Beta yang belum rampung, Spy Sweeper tampaknya merupakan pilihan yang tepat. Dengan tool ini, sistem Anda akan terjaga keamanannya dari gangguan software mata-mata.
Spybot-Search & Destroy
Cukup Scan Seminggu Sekali
Dalam kurun waktu seminggu sekali, setiap pengguna sebaiknya memeriksa sistem PC-nya untuk mengetahui ada atau tidaknya spyware. Hal ini penting mengingat banyak website yang telah tenar sekalipun menempatkan tracking-cookies untuk iklan-iklannya. Untuk menyingkirkan spyware ini, Anda dapat menggunakan Spyboot 1.4. Tool ini dapat menyapu mata-mata data kecil tersebut dari hard disk. Sebaiknya, lakukan setting terlebih dahulu agar Anda dapat menyingkirkan cookies yang tidak berguna saja, sedangkan cookies yang masih berguna akan tetap berada di dalam sistem.

Tanpa harus menunggu izin Anda, SpyAxe dapat langsung menyimpan file-file pada hard disk Anda, membuat entry registry rahasia, dan menjalankan sebuah layanan tersembunyi. Pengguna sama sekali tidak menyadarinya.
Menginstalasi update
Setelah menginstalasi Spybot Search & Destroy, pertama-tama Anda perlu meng update databasenya. Klik saja “Search for Update” dalam menu utama. Selanjutnya, informasi mengenai update akan muncul di jendela bawah. Anda tinggal pilih option apa saja yang akan di-update, lalu tekan “Download Update”. Apabila koneksi ke update-server terlalu lambat, Anda dapat memilih server alternatif melalui tombol di kanan “Find Updates”. Langkah ini perlu Anda ulangi sebelum melakukan scan.

Selanjutnya, SpyAxe akan memperingatkan adanya bahaya infeksi. Apabila Anda mengklik popup tersebut, Anda menginstalasi sebuah “anti spyware” gratis yang sebenarnya tidak melindungi Anda dari spyware.
Meloloskan cookies tertentu
Terkadang, Spybot membunyikan peringatan yang keliru. Misalnya peringatan untuk cookies yang menyimpan data free e-mail pengguna. Oleh karena itu, agar cookies ini tidak ikut tersingkir, sebaiknya Anda buat sebuah white list untuk cookies yang tidak ingin Anda singkirkan. Buka “Mode | Advanced Mode”, kemudian “Settings | Ignore Cookies”. Dalam jendela kanan Anda lihat semua cookies yang ada pada PC. Tandai saja cookies yang tidak ingin Anda lenyapkan.
Men-scan system
Sekarang, Anda dapat menjalankan scan secara lengkap. Di bagian “Spyboot & SD”, klik “Search & Destroy | Check for Problem”. Spyware yang ditemukan oleh tool dapat dihapus tanpa risiko dengan memilih “Fix Selected Problems”.
WINDOWS DEFENDER BETA 2
Tepat untuk Peselancar Harian
Tool dari Microsoft ini merupakan salah satu solusi freeware terbaik di pasaran. Tool ini sebenarnya versi lanjutan dari Microsoft AntiSpyware dan lebih difokuskan untuk pengguna Windows Vista. Namun, tool bisa juga dioperasikan pada Windows XP, dengan syarat Windows Anda sudah ter-install Service Pack 2.

Saat Anda sedang asyik bekerja dengan komputer, tiba-tiba beberapa iklan muncul dalam desktop. Adanya iklan-iklan tersebut bisa menjadi indikasi bahwa komputer Anda terkena gangguan spyware. Saat ini salah satu jenis spyware yang sangat agresif memata-matai korbannya adalah “SpyAxe”.
Spyware tidak hanya berasal dari perusahaan yang tidak jelas saja. Perusahaan dengan bisnis serius, bahkan yang memiliki nama terkenal pun bisa menggunakan spyware untuk mendukung tool-tool produksinya. Tidak percaya? Coba Anda lihat Apple iTunes. Apabila Anda perhatikan, saat Anda menggunakan iTunes dan baru saja mentransfer lagu yang diputar di web, beberapa iklan akan bermunculan.
Ada dua pilihan yang bisa Anda gunakan untuk melawan serangan spyware ini. Pertama, bagi yang jarang berselancar (hanya mengunjungi website-website tertentu saja), melakukan scan sistem seminggu sekali sudah cukup untuk mendeteksi spyware. Untuk proses scan ini, tool Spybot Search & Destroy dapat Anda jadikan pilihan. Pengoperasian tool ini tergolong tidak rumit dan hemat resource.
Kedua, bagi yang sering berselancar sebaiknya selalu menjalankan pengawasan secara realtime untuk mencari spyware. Pengawasan juga harus dilakukan secara terus-menerus. Untuk pilihan kedua ini, Anda dapat menggunakan tool Microsoft Windows Defender dan Webroot Spy Sweeper. Kelebihan tool buatan Microsoft ini adalah tool dapat terintegrasi dengan baik dalam sistem.