Friday, 02 November 2007
Tips Membakar CD/DVD
Tentukan “Volume Name” pada tab Volume Desc saat burn agar Anda mudah mengenali isi data. Berilah nama spesifik dan tambahkan tanggal pembuatan CD, misal “Dokumen – 3 Juni 2006”.
Untuk membantu memastikan bahwa proses penulisan sudah benar, gunakan opsi “verify written data” pada menu Burn.
Tidak ingin CD secara otomatis di eject setelah penulisan data? Pada menu “Settings | Configure K3b”, klik “Writing” dan pindah ke tab “Advanced”. Aktifkan “Do not eject medium after write process”.
Apabila kapasitas memori yang Anda miliki cukup besar (misal di atas 1 GB), Anda dapat menggunakan sebagian memori tersebut sebagai buffer saat proses burning CD. Misalnya dalam me-cloning CD. Buat dulu suatu subdirektori, misalnya /tmp/ramfs lalu lakukan mount seperti langkah berikut ini.
# mount -t tmpfs -o size=800M none /
tmp/ramfs/
Sesuaikan parameter size dengan ukuran media yang Anda pakai, misalnya 800MB untuk CD. Berikutnya gunakan /tmp/ ramfs sebagai direktori tempat penulisan image temporary.
Demikianlah ulasan penggunaan aplikasi K3b untuk berbagai macam operasi penulisan CD/DVD. Lakukan eksperimen sambil mengeksplorasi setting-setting K3b lainnya. Selamat mencoba!
Friday, 02 November 2007
3. Pilih mode copy. Pilih “Clone copy” agar CD copy benar-benar sama dengan master (termasuk tag/header tersembunyi). Sebaliknya, “normal copy” bisa dipilih jika hanya file-file-nya saja yang ingin di-copy. Kali ini, pilih “clone
copy”.

CD Cloning : Pilih ‘Clone copy’ untuk menduplikat CD master dan aktifkan juga option ‘Remove image’
4. Pilih option “Remove Image” agar data copy CD dihapus setelah proses copy sehingga tidak menghabiskan area hard disk Anda.
5. Opsi lain bisa diabaikan untuk latihan kali ini. Pastikan CD master (dan CD copy nantinya) tidak dalam posisi mount, lalu klik “Start”.
6. Setelah proses pembacaan data dari master selesai, drive CD akan di eject dan Anda diminta ganti memasukkan CD copy. Klik “Load”.
7. Biarkan proses penulisan berjalan sampai selesai. Apabila semuanya lancar, CD akan otomatis di-eject saat penulisan sudah 100%.
Untuk memeriksa apakah CD telah ditulisi dengan benar, cobalah me-mount dan menjelajahi isi CD secara manual. Bisa juga dengan memainkan CD pada player yang sesuai (misal VCD dengan player Xine).
C. Membuat ISO Image.
ISO image adalah file yang berisi datadata yang siap dituliskan oleh program writer ke dalam CD/DVD. Dengan kata lain, ISO image merupakan cara praktis untuk mendistribusikan isi sebuah CD/DVD karena Anda hanya perlu membakar satu file saja. Sebelum mencoba cara membakar ISO image, terlebih dahulu akan dijelaskan cara membuat file image tersebut.
Cara membuat ISO image pada prinsipnya sama seperti cara membuat data CD. Hanya saja, Anda tidak menuliskan hasilnya ke CD/DVD melainkan ke file. Perbedaannya terletak pada langkah ke-4 yaitu saat menu Burn muncul:
1. Pada tab “Writing”, aktifkan “Only create image”.
2. Pada tab image, tuliskan nama path dan file dari file ISO buatan Anda. Anda bisa menaruh file ISO ini di direktori mana pun, asal ruang kosongnya memadai. K3b akan menampilkan perkiraan ukuran file ISO pada baris “Size of project”. Misalnya nama filenya test-iso.iso dan ditaruh di direktori /tmp.
3. Setelah selesai, tekan tombol Burn dan tunggu sampai proses penulisan selesai.
4. Tutup project dengan memilih “Close all” pada menu “File”.
File ISO sudah selesai dibuat. Sekarang saatnya Anda mencoba membakarnya ke dalam CD. Anda boleh saja memakai file ISO lain (misalnya ISO distro Linux).

Mirip Burning CD : Langkah pembuatan ISO image mirip dengan mem-burning CD, bedanya Anda harus mengaktifkan option ‘Only create image’
1. Dari window utama K3b, pilih menu “Tool” dan klik “Burn CD Image”. Pastikan CD yang dipakai kosong.
2. Pilih file ISO yang akan dibakar dengan mengklik icon folder di box “Image to Burn”. Browse ke path tempat Anda menaruh file ISO yang sebelumnya telah disiapkan dan klik OK.
3. K3b akan memeriksa valid tidaknya file ISO dengan memverifikasi suatu angka yang disebut md5sum. Sebaiknya bandingkan nilai ini dengan keterangan md5sum dari tempat Anda men-download file ISO atau catatan lainnya untuk memastikan file ISO ini valid. Anda perlu men-scroll mouse ke bawah beberapa kali untuk melihatnya.
4. Tekan “Start” untuk mulai membakar. Proses selanjutnya mirip pembakaran data biasa dan Anda cukup menunggu sampai proses pembakaran selesai.
Friday, 02 November 2007
A. Memasukkan Data ke CD
Pada menu utama K3b, klik New Data CD Project. Layar akan terbagi menjadi dua bagian. Setengah bagian jendela ke atas menjadi jendela untuk mem-browse direktori di hard disk, sementara setengah bagian ke bawah menjadi jendela penunjuk data apa saja yang telah dimasukkan ke CD. Anda sekarang bebas menambahkan file dari folder mana pun ke dalam daftar file yang akan dibakar. secar umum, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.
1. Pindah ke folder yang berisi data yang Anda inginkan. Gunakan tree view di sisi kiri atas untuk berpindah secara cepat ke direktori tujuan. Anda mungkin perlu melakukan mount manual jika direktori di dalam partisi yang tidak secara otomatis di-mount, misalnya data di dalam USB flash disk.
2. Klik nama file atau direktori yang Anda inginkan. Jika lebih dari satu, tahan tombol [Ctrl] sambil meng-klik satu per satu pilihan Anda. Untuk memilih beberapa file sekaligus secara berurutan, klik pilihan pertama, tahan Shift, lalu klik sampai batas akhir pilihan. Pada contoh kali, akan dibakar file dokumen pribadi berukuran total 269.8 MB. Dengan melihat indikator di sisi bawah, Anda dapat mengetahui berapa banyak lagi data yang dapat dimasukkan sebelum kapasitas maksimum CD tercapai.

4. Kini saatnya membakar! Pilih menu “Project | Burn” atau tekan [Ctrl]+[B]. Akan muncul jendela baru untuk setting bakar. Untuk saat ini, Anda tidak perlu memusingkan banyak option karena biasanya, K3b telah mengeset konfigurasi optimal untuk Anda. Namun, jika diinginkan, namai ulang volume CD hasil bakar. Klik tab “Volume Desc” dan ketikkan nama baru pada text box “Volume Name”. Setelah selesai, klik Burn. Jendela baru akan menampilkan progress penulisan data. Informasi kecepatan penulisan (dalam kilobyte/second) dan persentase buffer utilization juga dimunculkan.
5. Setelah pembakaran selesai, secara otomatis K3b meng-eject CD Anda. Untuk sementara ini, biarkan CD di dalam drive dan insert kembali untuk memastikan data telah ditulis dengan benar. Klik “Close” pada jendela indikator progress-nya. Untuk memeriksa hasil pembakaran data tadi, masukkan kembali CD-nya ke drive lalu mount:
# mount /dev/cdrom /mnt/cdrom
B. Membuat Duplikat CD
Percobaan kali ini mirip dengan poin A, bedanya Anda akan membuat duplikat CD yang telah ada. Ambil sembarang CD yang Anda miliki, entah CD backup data, VCD, atau lainnya. CD ini Anda anggap sebagai master. Sebagai CD duplikat, gunakan saja CD-RW atau DVD-RW yang dipakai sebelumnya. Karena CD tersebut berisi data, maka isinya perlu dihapus terlebih dahulu. Apabila Anda menggunakan CD yang masing kosong, lewati penjelasan berikut ini. Langkah penghapusan CD adalah sebagai berikut.

# umount /dev/cdrom
2. Dari window utama K3b, klik “Tools” lalu pilih “Erase CD-RW”
3. Pilih metode penghapusan “Fast” yang cepat. Apabila Anda menginginkan penghapusan menyeluruh, bisa juga
memilih “Complete”. Setelah itu, tekan tombol “Start”. Proses penghapusan berlangsung beberapa saat, bergantung kecepatan driver pembakar Anda.
Selain memastikan CD copy sudah kosong, periksa juga ruang kosong dalam disk Anda. Untuk copy CD, Anda setidaknya membutuhkan ruang kosong sebesar 650-750 MB. Untuk copy DVD, diperlukan sekitar 4.3 GB (8.4 GB untuk DVD dual layer). Perintah df di bawah ini dapat digunakan untuk membantu Anda:
# df -h
Filesystem Size Used Avail Use%
Mounted on
/dev/hdd5 4.9G 3.9G 773M 84% /
Sekarang, lakukan copy CD:
1. Dari window utama K3b, klik “Tools | Copy CD”.
2. Sekarang, pilih beberapa option yang berkaitan dengan operasi copy ini. Yang terpenting, periksa nama device yang nantinya digunakan untuk membaca master ( CD Reader Device) dan membuat copy (Burning Device). Pada artikel ini digunakan device yang sama, sehingga nantinya proses yang terjadi adalah: data dibaca seluruhnya dari CD master lalu disimpan ke hard disk, CD master dikeluarkan dari drive lalu diganti CD copy, kemudian barulah data dituliskan ke CD copy.
Friday, 02 November 2007
Karena fungsi yang berkaitan dengan burning CD/DVD ada banyak macamnya, di sini akan dikenalkan secara langsung cara kerja K3b dalam beberapa contoh kasus. Namun, terlebih dahulu pastikan CD/ DVD writer sudah dideteksi dengan benar oleh kernel Linux. Caranya, periksa kernel boot message dan cari string yang memuat kata “dvd” atau “cd” (sesuaikan dengan perangkat yang Anda punyai). Perintahnya adalah seperti di bawah ini.
# dmesg | grep -i dvd
Kadang, karena begitu banyaknya pesan kernel, dmesg tidak lagi menyimpan message saat boot. Oleh karena itu, Anda bisa beralih ke log file (/var/log/message) karena di sinilah semua message di-backup. Tiap distro memiliki aturan tempat penyimpanan message kernel tersendiri. Karenanya, cek manual distro Anda untuk bantuan lebih lanjut dengan perintah:
# grep -i dvd /var/log/messages*
Apabila terlihat pesan seperti di bwah ini.
localhost kernel: hda: PIONEER DVD-RW
DVR-110, ATAPI CD/DVD-ROM drive
Artinya CD/DVD writer Anda sudah dapat dideteksi oleh sistem.

Menyerupai Tool Bakar Windows Umumnya : Layout menu dan window di dalam K3b tidak jauh berbeda dengan program bakar yang dijumpai di Windows.
Langkah selanjutnya, pastikan apakah program sudah mendeteksi adanya writer. Dalam konsep device Linux, CD/DVD writer dimasukkan dalam kategori SCSI device sehingga Anda perlu program untuk menscan semua device SCSI yang aktif. Tool cdrecord bisa digunakan untuk mengetahuinya:
$ cdrecord -scanbus
scsibus0:
0,0,0 0) ‘PIONEER ‘ ‘DVD-RW
DVR-110 ‘ ‘1.22’ Removable CD-ROM
Yup, device writer kita sudah sukses dike
nali aplikasi, berarti K3b mestinya berjalan
mulus.
Untuk memastikan K3b berjalan baik, jalankan K3b sebagai root. Informasi mendasar ini sayangnya tidak dicantumkan dengan jelas pada manual K3b sehingga perlu ingat setiap menjalankannya. Anda bisa menggunakan sudo, mengubah id dengan su, atau login di session lain sebagai root. Di sini digunakan perintah su:
$ su
# k3b
Hal ini berdasarkan output dari ls seperti yang terlihat di bawah ini.
$ ls -al /usr/bin/k3b
-rwxr-xr-x 1 root root 3184952 Feb 12 2006
/usr/bin/k3b
Jelas terlihat bahwa binary k3b bukanlah program suid, padahal fungsi pembakaran CD/DVD memerlukan akses khusus atau privilege root.

Option View di K3b : Untuk memastikan agar seluruh isi direktori terlihat, aktifkan option “Show Hidden Files”
Untuk percobaan-percobaan berikut ini, Anda disarankan menggunakan sekeping CD atau DVD-RW rewritable yang dapat ditulis dan dihapus berulang-ulang, sehingga jika ada kesalahan karena penulisan yang tidak sempurna, Anda masih bisa mengulanginya tanpa perlu memakai CD/DVD baru.
Friday, 02 November 2007
Membakar dengan K3b
CD/DVD bukan lagi barang aneh bagi pengguna PC. Keping optik ini tetap menjadi pilihan utama untuk menyimpan data. Untuk membakar data di CD/DVD, Linux menyediakan aplikasi K3b yang tidak kalah lengkapnya dengan Nero Burning ROM di Windows.

Dengan berkembangnya teknologi PC, harga perangkat IT pun semakin murah dan terjangkau oleh kalangan umum, tidak terkecuali perangkat seperti CD atau DVD writer. Bisa jadi Anda sudah memilikinya dan meng-install-nya di PC. Masalahnya, Anda perlu sebuah aplikasi untuk membakar data ke dalam CD/DVD blank. Pada masa-masa awal popularitas Linux, agak sulit mencari suatu aplikasi berbasis GUI yang bisa secara all-in-one membantu Anda mengerjakan berbagai tugas yang berkaitan dengan manipulasi data di CD/DVD. Untungnya, segera dikembangkan sebuah aplikasi bernama K3b untuk menjawab tantangan tersebut. K3b disertakan pada hampir semua distribusi (distro) Linux modern, sehingga menjadi semacam standar de facto aplikasi burning di Linux.
Di website www.k3b.org, Anda bisa mendapat paket K3b terbaru berikut patch-patchnya. Di sini, Anda diasumsikan menggunakan distro yang telah memaketkan program K3b. Khusus untuk tulisan ini, digunakan K3b versi 0.12.10 yang dipaketkan bersama distro Fedora Core 5. K3b termasuk program yang memiliki cukup banyak dependency sehingga ada baiknya Anda menggunakan tool semacam yum atau apt-get untuk membantu proses instalasi. Untuk Fedora, Anda bisa menggunakan perintah:
# yum install k3b
Seperti biasa, jika perintah dilakukan sebagai root maka prompt-nya berawalan # dan jika user biasa non root maka prompt-nya $.