Posts Tagged ‘PRAKTIK – Panduan ASUS Eee PC’
Saturday, 02 August 2008
Page 6 of 6
Overclock Eee PC
Untuk mengurangi panas yang dihasilkan, Asus tampaknya sengaja melakukan downclock pada Eee PC. Prosesor Celeron yang aslinya berjalan di kecepatan 900 Mhz diturunkan menjadi 630 MHz saja. Bagi kebanyakan pengguna, termasuk CHIP, kecepatan 630 MHz ini masih cukup kuat untuk menjalankan Windows XP dan berbagai aplikasi standar. Namun, bagi Anda yang ingin mengoptimalkan setiap “tetes” kinerja prosesor Celeron tersebut, angka 900 MHz menjadi suatu keharusan.
Ada satu tool di Internet dengan nama eeectl (http://www.cpp.in/dev/eeectl/). Tool ini bisa digunakan untuk mengontrol brightness, kecepatan prosesor, dan juga kecepatan putaran kipas Eee PC Anda. Ia juga bisa digunakan untuk memonitor suhu Eee PC. Jadi, Anda bisa melakukan overclock sambil tetap memantau kondisi Eee PC. Tool ini berukuran cukup kecil (versi 0.2.3 hanya berukuran 21 KB saja). Anda bisa langsung menjalankan tool ini dan ia akan aktif di system tray. Bagi Anda yang suka mengutak-atik, ada sebuah file yang berisi petunjuk yang bisa Anda gunakan untuk modifikasi Eee PC dengan mudah.
Modifikasi Eee PC
Asus Eee PC tampaknya mendapatkan tempat tersendiri di kalangan yang gemar melakukan modifikasi. Dari hasil pengamatan CHIP, sudah ada berbagai modifikasi unik yang dilakukan oleh para pengguna Eee PC. Mulai dari modifikasi software (instalasi Vista dan MacOS Leopard), menambahkan touchscreen, modem HSDPA, Bluetooth, USB Flash Disk internal, sampai dengan GPS. Salah satu contoh modifikator yang cukup ekstrim bisa dilihat pada link berikut ini “http://beta.ivancover.com/wiki/index.php/Eee_PC_Internal_Upgrades”.
Proses modifikasi ini sudah barang tentu menghanguskan garansi Eee PC Anda dan biaya yang dikeluarkan mungkin sudah lebih dari harga Eee PC itu sendiri. Namun, di sinilah letak kepuasan bagi seorang modifikator.
Saturday, 02 August 2008
Page 5 of 6
11. TIPS
Matikan System Restore
Windows memang memiliki feature menarik yang bernama “System Restore”. Namun feature ini akan mengonsumsi resource Eee PC Anda. Jadi sebaiknya, kita nonaktifkan saja.
Nonaktif : Eee PC akan bekerja lebih baik bila Anda mematikan feature System Restore.
Caranya cukup sederhana, yaitu klik kanan pada “My Computer” dan pilih “Properties”. Pilih tab menu “System Restore” dan pilih “Turn off System Restore on all drives”.
12. HELP
Masih Ada yang Kurang Jelas? Baca Saja Manual Eee PC Anda
Secara jujur, baru kali ini CHIP membuka buku manual sebuah produk. Maklum, biasanya CHIP lebih senang mengutak-atik sendiri tanpa melihat buku manual. Namun, ternyata Asus memberikan cukup banyak panduan menarik untuk mengoptimalkan penggunaan Eee PC.
Saran CHIP: baca baik-baik manual Eee PC Anda. Ada cukup banyak trik tambahan yang mungkin harus Anda simak. CHIP tidak akan membahas lagi apa yang sudah ada di dalam buku manual tersebut. Jadi, silakan Anda membacanya sendiri.
Pemaparan CHIP tentang Eee PC ini tentu jauh dari lengkap, tetapi setidaknya dapat menjadi panduan bagi Anda yang sedang menimbang-nimbang pembelian notebook super portabel dari Asus ini. Semoga tulisan ini berguna juga bagi Anda yang telah lebih dulu memiliki Eee PC.
Saturday, 02 August 2008
Page 4 of 6
7. STORAGE
Menambah Kapasitas Penyimpanan. Mungkinkah?
SSD yang digunakan pada Eee PC 2G dan 4G sudah tersolder di motherboard. Praktis, Anda tidak mungkin lagi melakukan upgrade SSD ini. Solusi yang umum dilakukan adalah dengan memanfaatkan slot SD Card. Belilah SD Card yang memiliki kecepatan tinggi dan berkapasitas cukup besar (4-8 GB). Gunakan SD Card ini untuk menyimpan data atau aplikasi Anda. Alternatif lain adalah dengan menggunakan USB Flash Disk atau USB HDD eksternal yang bisa berkapasitas puluhan sampai ratusan GB. Kompensasinya adalah ia berukuran lebih besar dan berat, sehingga mungkin mengganggu mobilitas Anda. Aplikasi “portabel” tanpa instalasi juga menjadi alternatif menarik. Anda bisa meng-copy aplikasi portabel ini ke dalam SD Card dan menjalankannya secara langsung saat diperlukan. Praktis karena tidak perlu di-install.
8. MODEM
Saya Membutuhkan Modem PSTN Biasa
Eee PC tidak dilengkapi dengan modem PSTN, tetapi ia memiliki konektivitas Wi-Fi dan Ethernet. Tampaknya, Asus menganggap bahwa era modem PSTN 56K sudah berakhir. Pengguna diharapkan bisa menggunakan Ethernet atau Wi-Fi sebagai pintu koneksi ke dunia maya. Bagi Anda yang masih membutuhkan koneksi modem PSTN biasa, tampaknya harus mencari solusi modem PSTN USB. Anda juga bisa menggunakan modem serial biasa dengan tambahan konverter USB-Serial yang bisa dicari di toko komputer. Perhatikan ketersediaan driver modem tersebut jika Anda berencana memasangkannya di Linux bawaan Eee PC karena pada umumnya, modem PSTN hanya menyediakan driver XP saja.
9. ADD-ON
Saya ingin Memasang Device PCMCIA atau Express Card
Lupakan saja ide ini. Ukuran yang kecil tidak memungkinkan Eee PC ini untuk dilengkapi dengan slot PCMCIA ataupun Express Card. Sebaiknya Anda mencari periferal ekspansi yang menggunakan USB karena ada tiga slot USB pada Eee PC.
10. TIPS
Mematikan atau Mengurangi Virtual Memory Windows XP
Secara default, Windows XP akan membuat virtual memory (paging file) yang berukuran cukup besar (sekitar 1 GB lebih). Hal ini tentu merupakan pemborosan bagi Eee PC yang memiliki kapasitas penyimpanan sangat terbatas. Sebaiknya Anda segera mematikan atau mengurangi ukuran paging file ini demi mendapatkan kapasitas hard disk yang lebih lega. Namun sebelumnya, pastikan Eee PC Anda sudah dilengkapi dengan minimal RAM sebesar 1 GB.
Lapang : Untuk mendapatkan ruang hard disk yang lebih lega, kurangi ukuran paging file.
Klik kanan pada “My Computer” dan pilih “Properties”. Dari sana, pilihlah tab menu “Advanced” dan pilihlah tombol “Settings” dari sub menu “Performance”. Pilih tab menu “Advanced” dari window baru yang muncul dan klik “Change” dari sub menu “Virtual Memory”. Pilihlah “no paging file” atau isi “custom size” dengan angka yang tidak terlalu besar (“initial size” sebesar 50 MB dan “maximum size” sebesar 256 MB seharusnya sudah cukup). Klik “Set” dan “Ok” lalu restart-lah Eee PC Anda.
Saturday, 02 August 2008
Page 3 of 6
4. SISTEM OPERASI
Bosan dengan OS Bawaan Eee PC
Saya bosan dengan OS bawaan Eee PC, tetapi saya juga tidak mau menggunakan Windows. Tidak ada masalah! Eee PC ini layaknya sebuah notebook, hanya saja ia tidak memiliki optical drive (CD/DVD). Anda bisa saja meng-install Linux varian lain yang Anda suka (bahkan ada pengguna yang telah meng-install MacOS dan Vista). Satu hal yang CHIP perlu informasikan adalah pastikan terlebih dahulu sistem operasi yang Anda gunakan sudah mendukung driver untuk hardware Eee PC. Tanpa driver yang tepat, Eee PC bisa jadi tidak akan bekerja dengan optimal.
5. TAMPILAN LAYAR
Mengubah Resolusi LCD Eee PC Menjadi Lebih Besar dari 800×480
Seorang programmer di forum eeeuser.com telah memodifikasi driver VGA Eee PC sehingga bisa mengaktifkan resolusi nonnative dari LCD Eee PC. Anda bisa melihat caranya pada alamat berikut ini http://forum.eeeuser.com/viewtopic.php?id=5510. CHIP sudah mencoba trik tersebut. Memang benar bahwa Anda bisa menggunakan resolusi di atas standar 800×480 pixel yang didukung oleh LCD Eee PC, tetapi hasil yang didapatkan tidaklah memuaskan. Teks menjadi lebih blur dan terkesan terkompresi.
Icon-icon juga tampil dengan detail yang mengecewakan. Hal ini memang sesuai dengan teori bahwa LCD hanya bisa tampil maksimal pada resolusi native-nya. Penggunaan tool sejenis untuk memaksa LCD bekerja di atas resolusi native-nya sangatlah tidak disarankan karena tampilannya tidak nyaman untuk digunakan. Namun, jika Anda ingin mencoba, silakan download tool dari alamat yang disebutkan CHIP di atas. Ikuti panduan yang diberikan pada web tersebut agar Eee PC Anda bisa menggunakan resolusi di atas 800×480 pixel.
6. SISTEM OPERASI
Recovery Linux Xandros Bawaan Eee PC tanpa USB CD/DVD-ROM
Linux Xandros bawaan Eee PC Anda bermasalah? Ada berbagai cara untuk melakukan recovery. Pertama, tekan F9 saat booting (gambar recovery.tif) dan pilih “Restore Factory Settings”.
Restore : Eee PC menyediakan tool untuk mengembalikan sistem ke setting standar pabrik.
Cara di atas tidak akan bisa Anda lakukan jika Anda telah menghapus semua partisi dan meng-install sistem operasi lain. Untuk kasus kedua ini, Anda membutuhkan bantuan DVD driver Eee PC yang disertakan dalam paket penjualan dan sebuah USB Flash Disk berkapasitas 2 GB. Masukkan DVD driver Eee PC pada PC/notebook yang menggunakan sistem operasi Windows dan pilih submenu “Utilities | ASUS Linux USB Flash Utility”. Pasang USB Flash Disk pada PC/notebook tersebut. Ikuti langkah demi langkah yang ditampilkan. Setelah selesai, masukkan USB Flash Disk tadi ke Eee PC dan booting-lah dari sana (tekan “Esc” saat Eee PC booting dan pilih boot dari USB Flash Disk). Selanjutnya, Eee PC Anda akan dikembalikan seperti saat pertama kali Anda membelinya (dengan OS Xandros bawaan Eee PC).
Cara terakhir tentu saja dengan menggunakan USB DVD-ROM. Pasanglah drive ini pada Eee PC, masukkan DVD driver Eee PC yang disertakan pada paket penjualan, dan booting-lah dari USB DVD-ROM tersebut. Ikuti petunjuk di layar untuk me-restore Linux bawaan Eee PC.
Saturday, 02 August 2008
Page 2 of 6
1. RAM
Upgrade RAM Eee PC
Eee PC menggunakan RAM jenis DDR2 biasa yang juga digunakan pada notebook (SO-DIMM). Sayangnya, hanya disediakan satu slot saja yang sudah terisi dengan satu keping DDR2 berkapasitas 512 MB. Jadi, bagi Anda yang berencana meng-upgrade, otomatis harus melepas RAM standar yang sudah terpasang dan menggantinya dengan RAM yang berkapasitas lebih besar. Berdasarkan uji coba yang dilakukan CHIP, Eee PC bisa menerima RAM berkapasitas 2 GB tanpa masalah dan bisa langsung dikenali. Namun, ada yang melaporkan bahwa Linux bawaan Eee PC ini belum menggunakan kernel yang mendukung RAM 2 GB (walaupun BIOS sudah mengenali RAM terpasang sebesar 2GB). CHIP juga sudah menerima konfirmasi bahwa upgrade RAM ini tidak membatalkan garansi Eee PC Anda.
Kabar lain yang didapat CHIP adalah ada sebagian varian Eee PC (seri Surf) yang tidak dilengkapi dengan pintu memori lagi. Untuk kasus ini, tertutup sudah kemungkinan Anda untuk melakukan upgrade RAM. RAM mungkin masih bisa diupgrade, tetapi Andaharus membuka unit secara keseluruhan yang tentunya akan menghanguskan garansi Eee PC Anda.
2. SISTEM OPERASI
Install XP? Mengapa Tidak?
Seperti sudah dibahas di awal, satu-satunya yang membedakan Eee PC ini dari notebook biasa adalah pada SSD-nya. Selain itu, rasanya tidak ada perbedaan yang cukup signifikan. Spesifikasi prosesor dan RAM yang digunakan sudah cukup kuat untuk menjalankan Windows XP. CHIP sendiri sudah mencoba menjalankan Windows XP Home dan juga XP Pro SP2 pada mesin ini. Kecepatannya ternyata cukup memuaskan. Upgrade RAM ke 1 atau 2 GB pastinya akan memberikan tambahan kecepatan yang cukup signifikan.
Proses instalasi Windows bisa dilakukan dengan cepat dan mudah. Anda akan membutuhkan USB CD/DVD-ROM (atau menggunakan kabel USB-to-IDE yang banyak dijual di toko komputer). Masukkan CD instalasi Windows XP ke CD/DVD-ROM eksternal tersebut dan coloklah ke USB di Eee PC. Tekan “Esc” saat booting dan pilih CD/DVD-ROM drive tersebut sebagai lokasi booting. Selanjutnya, proses instalasi akan berlangsung seperti biasa. Setelah selesai, masukkan CD driver Windows XP yang disertakan pada paket penjualan dan install semua driver yang diperlukan.
3. STORAGE
Menghemat Kapasitas Penyimpanan dengan XP “mini”
Instalasi XP Pro versi normal akan menghabiskan kapasitas media penyimpanan SSD Anda antara 1,5-2 GB. Ini tentu dianggap pemborosan mengingat kapasitas SSD yang disediakan oleh Eee PC hanya 4 GB saja (asumsi Anda menggunakan Eee PC 4G). Bagi Anda yang ingin “memperkecil” Windows ini bisa mencoba berbagai variasi Windows yang sudah “diperlangsing”. Caranya, download-lah tool nLite (http://www.nliteos.com). Selanjutnya, buanglah komponen Windows yang tidak diperlukan. Anda bisa membaca-baca CHIP edisi lampau yang sudah pernah membahas nLite ini. Jika ingin cara yang lebih gampang, Anda bisa mencari di Internet dengan keyword “TinyXP” atau sejenisnya. Dari pengamatan CHIP, teknik ini bisa membuat ukuran Windows XP mengecil sampai 600 MB saja. Tentu saja, semakin banyak komponen yang Anda buang, fungsionalitas Windows XP pun akan semakin terbatas walaupun memberi efek positif semakin kecilnya konsumsi hard disk yang diminta oleh Windows XP.
Saturday, 02 August 2008
Page 1 of 6
Panduan Singkat untuk Pengguna ASUS Eee PC
Awal tahun 2008, dunia IT dan gadget sudah dihebohkan dengan peluncuran perdana Eee PC di Indonesia. Konsumen rela antri berjam-jam demi mendapatkan notebook mini yang dijual dengan harga spesial tersebut. Kini, CHIP akan mengulas beberapa tips dan trik untuk pengguna (atau calon pengguna) Eee PC.

Pada awalnya, konsep notebook murah ini ditujukan untuk membantu anak-anak sekolah agar bisa mengenal komputer pada usia yang lebih dini. Ada beberapa konsep notebook murah ini yang telah diajukan oleh berbagai pihak. Namun, Asus Eee PC ini akhirnya menjadi produk pertama yang keluar di pasar komersial dan bisa dinikmati oleh semua kalangan (tidak hanya anak-anak).
Asus Eee PC ini tidak berbeda dengan notebook biasa pada umumnya. Hanya saja, ia memiliki ukuran yang relatif kecil dan bobot yang relatif ringan. Dimensinya hanya 22,5 x 16,5 x 2,1-3,5 cm dan bobotnya sekitar 920 gram.
Asus memang tidak mengumumkan data teknis resmi untuk Eee PC ini. Namun, CHIP tentu tidak kesulitan untuk menggunakan program dan melihat apa sebenarnya isi dari Eee PC ini. Ternyata Asus Eee PC ini menggunakan prosesor Intel Celeron M 353 (keluarga Dothan) dengan kecepatan standar 900 MHz. Teknologi 90 nm yang digunakan memang terasa “tua”, tetapi tampaknya masih cukup mumpuni untuk digunakan. Prosesor ini juga masih “lengkap” cache-nya (32+32 KB L1 dan 512 KB L2). Asus tampaknya men-downclock prosesor ini dengan menjalankannya di kecepatan 630 MHz saja (bus 70 MHz dan multiplier 9x). Bagi Anda yang ingin mendapatkan kecepatan maksimal, silakan baca boks “Overclock Eee PC”.

Hal utama yang membedakan Eee PC ini dengan notebook biasa adalah penggunaan media penyimpanan jenis Solid State Disk (SSD). Solid State Disk bekerja dengan prinsip layaknya USB Flash Disk (menggunakan memori NAND) sehingga praktis tidak akan ada sistem mekanis seperti hard disk biasa. Efeknya adalah ia lebih hemat daya dan juga lebih tahan terhadap guncangan. Konsep SSD sengaja digunakan mengingat notebook ini pada awalnya dirancang untuk anak kecil yang biasanya mudah menjatuhkan mainannya.
Spesifikasi lain tampaknya tidak jauh berbeda dengan notebook umumnya. Ia menggunakan LCD 7” dengan resolusi native 800×480 pixel, memori DDR2 (mendukung sampai 2 GB, hanya tersedia satu slot saja), Wi-Fi, Ethernet, USB (3 port), slot memory card (SD/MMC), VGA Out, VGA webcam, sampai port audio/mic.
Detail : Informasi detail hardware dari Eee PC dapat Anda lihat dengan menggunakan sofware CPU-Z.
Perlu diingat bahwa Asus Eee PC ini memiliki dua varian yaitu seri “biasa” dan “Surf”. Seri “Surf” tidak memiliki webcam dan menggunakan baterai dengan kapasitas yang lebih kecil. Sementara itu seri “biasa” (tidak ada embel-embel apa pun) menyediakan VGA webcam dan menggunakan baterai dengan kapasitas yang lebih besar. Penamaan 2G, 4G, dan 8G akan mengindikasikan kapasitas SSD/hard disk yang digunakan yaitu 2GB, 4GB, dan 8GB.
CHIP juga mendapatkan informasi bahwa garansi Eee PC ini adalah lokal 1 tahun (untuk unit) dan lokal 6 bulan (untuk baterai). Di Indonesia, Eee PC dipegang oleh dua distributor resmi, yaitu Astrindo (menggunakan label garansi Astrindo) dan Masterdata (menggunakan label garansi Asus Indo). Jadi, setiap kali Anda membeli Eee PC, pastikan ada salah satu dari dua label garansi di atas untuk menjamin layanan servis dari Eee PC tersebut.