Posts Tagged ‘TES & TEKNOLOGI – Visio Toolbox’
Saturday, 22 November 2008
Page 5 of 5
Langkah pertama untuk melakukan scanning MBSA melalui Visio adalah menggambarkan topologi jaringan (melalui menu “File | New | Network”, pilih Basic Network Diagram atau Detailed Network Diagram). Selanjutnya, Anda tinggal meletakkan objek yang ingin digambar (misal: Server, Printer, Plotter, Firewall, Ethernet Network, dan sebagainya. Bisa juga dilengkapi dengan PC/Monitor yang diambil dari Computers and Monitors Shape).
Setelah objek tersebut digambarkan, selanjutnya Anda wajib melengkapi atribut masing-masing objek (terutama yang hendak di-scan). Atribut yang wajib diisi adalah IP Address dan Network Name. Dengan berbekal informasi alamat IP tersebut, Visio akan berkomunikasi dengan MBSA untuk selanjutnya melakukan scanning pada object yang dipilih. Atribut yang lain bersifat opsional.

Untuk mengisi atribut, Anda cukup meng-klik objek yang diinginkan, secara otomatis kotak properties untuk object tersebut akan muncul (lihat gambar 8).
Karena kita telah mendefinisikan properties yang dibutuhkan oleh MBSA (IP Address dan Network Name), sekarang kita bisa menggunakan menu MBSA melalu “MBSA | Perform Baseline Security Scan” (lihat gambar 9).
Langkah berikutnya adalah memilih nama-nama objek yang akan di-scanning (kebetulan pada contoh baru didefinisikan sebuah server saja, yaitu JKT-DC1) dan memilih opsi scanning yang akan dijalankan. Jika Anda tidak terhubung ke Internet, jangan pilih opsi “Check for security updates” (karena bisa berakibat proses scanning tidak berhasil).

Jika memungkinkan, tentunya sangat disarankan memilih opsi tersebut. Semua objek yang terdeteksi memiliki security risk akan otomatis tergambar dengan warna merah. Pada tab Status di bagian bawah juga tertera keterangan adanya security risk pada server/IP yang dideteksi. Untuk melihat detail hasil scanning, Anda bisa meng-klik tab Report di bawah (perhatikan gambar 10 dan 11).
Penutup
Active Directory Topology Diagrammer dan Microsoft Baseline Security Analyzer adalah dua contoh dari beberapa add-in toolbox yang bisa memberikan nilai tambah dan meringankan tugas seorang System Administrator.
Pada CHIP edisi mendatang akan dibahas toolbox lainnya (di antaranya SCOM 2007 dan SCCM 2007) yang akan memudahkan mengelola dan mem-visualisasikan komponen-komponen yang ada di dalam jaringan Anda!
Source: CHIP 07 2008
Author: Rahmat Zikri
Saturday, 22 November 2008
Page 4 of 5
Microsoft Baseline Security Analyzer
Microsoft menyediakan utilitas gratis untuk melakukan scanning, misalnya konfigurasi security yang terdapat pada Windows (server dan desktop). Utilitas yang dimaksud adalah MBSA (Microsoft Base Security Analyzer) yang bisa di-download dari website Microsoft,
http://www.microsoft.com/downloads (versi MBSA yang didukung adalah MBSA 2.1 ke atas).
“Ternyata Visio sekarang bisa lebih ‘pro-aktif’ menggambar sendiri diagram yang dibutuhkan oleh penggunanya. Penggabungan kemampuan MBSA dan Visio memberikan visualisasi yang lebih baik bagi kami untuk dapat melihat langsung mana komputer yang memiliki security issues pada diagram. Semakin bagus dan lengkap gambar yang disediakan, tentunya efisiensi kerja staf kami menjadi lebih baik lagi.” Begitu pendapat yang terlontar dari Ir. Alwin Albar, MSc., PhD., Kepala Divisi Sistem Informasi Manajemen, PT Timah, Tbk.

Microsoft Baseline Security Analyzer ini sebenarnya bisa bekerja secara independen. Namun, dengan menggunakan connector pada Visio 2007, kita bisa mem-visualisasi-kan hasilnya pada gambar diagram (default-nya hasil dalam bentuk report berupa teks). Hal-hal yang bisa dilakukan oleh MBSA di antaranya adalah:
- Scanning komputer (server dan desktop) untuk mendeteksi adanya masalah security.
- Bisa dijalankan untuk men-scanning secara lokal atau remote.
- Bisa men-scanning satu komputer atau beberapa komputer sekaligus (berdasarkan rentang alamat IP atau nama domain).
- Menghasilkan report hasil scanning yang dilakukan (dalam format XML).
Implementasi MBSA yang mungkin biasanya Anda jalankan seperti yang terlihat pada gambar 6 dan 7, kini bisa dijalankan sekaligus di-visualisasi-kan menggunakan Visio 2007. Tentunya setelah Anda meng-install Visio 2007 Connector untuk MBSA.

Setelah Visio 2007 Connector untuk MBSA terpasang di komputer, selanjutnya Anda tinggal menjalankan aplikasi Visio 2007. Pada saat dibuka, akan terdapat menu baru di Visio Anda yang berguna untuk mengakses MBSA. Akan tetapi, menu ini tidak bisa digunakan sebelum Anda menggambar topologi jaringan (setidaknya berisi satu komputer) yang hendak di-scan.
Saturday, 22 November 2008
Page 3 of 5
Setelah semua opsi dipilih, selanjutnya tinggal meng-klik tombol “Discover!” Sesaat kemudian, Anda bisa meng-klik tombol “Draw!” yang akan menghasilkan gambar berformat .vhd yang otomatis terbuka pada Visio 2007.
Active Directory Topology Diagrammer akan menggambarkan dengan baik kondisi topologi jaringan Active Directory Anda seperti hasil yang ditampilkan pada gambar 3. Pada gambar ini, kita bisa mengetahui nama domain, jumlah Domain Controller yang ada, dan masing-masing nama servernya; jumlah total user yang ada, serta server mana yang memegang FSMO (Flexible Single Master Operation), dan server mana yang memegang Global Catalog.
Active Directory Topology Diagrammer juga akan menggambarkan struktur Organizational Unit yang ada (perhatikan gambar di sebelah kanan ini). Jumlah sites yang ada, namanya, dan server apa yang ada di masing-masing sites juga tergambar dengan baik (lihat gambar 4). Link fisik yang menghubungkan antarsites dan interval replikasi antarsites juga terlihat pada gambar tersebut.
Selanjutnya, jika Anda mengimplementasikan Exchange Server di jaringan, struktur organisasi Exchange Server Anda juga akan tergambar dengan baik (lihat gambar 5). Keberadaan Exchange Server yang mungkin ada di setiap sites akan tergambar pada diagram. Role yang diimplementasikan pada server-server tersebut juga akan terdeteksi dengan baik (di antaranya: hub transport server, mailbox server, client access server, unified messaging server, dan edge server). Jumlah mailbox di masing-masing mailbox server yang ada juga disebutkan dengan tepat.
Saturday, 22 November 2008
Page 2 of 5
Active Directory Topology Diagrammer
Toolbox atau connector ini dapat digunakan untuk “membaca” dan menggambar struktur topologi Active Directory di sebuah jaringan secara otomatis. Mulai dari struktur logik seperti Organizational Unit dan Exchange Server Organization, sampai pada struktur fisik berupa topologi site, site link, dan tentunya server-server yang ada di organisasi Active Directory Anda.
“Kemampuan Active Directory Topology Diagrammer “membaca” dan menggambar isi struktur fisik dan logik sebuah forest Active Directory tidak hanya memudahkan seorang Administrator dalam membuat gambar jaringan, tetapi juga bisa menjadi contekan cepat, ketika ada sebuah detail konfigurasi yang hendak dicari tahu. Kita biarkan saja Visio yang mencari tahu dan melaporkannya segera!” ujar Ricky Mukin, Ketua MUGI (Microsoft User Group Indonesia) Jadetabek.

Instalasi Active Directory Connector akan menghasilkan menu pada Start Menu di Windows (lihat Gambar 1). Ketika aplikasi dijalankan, pengguna akan diminta untuk mengonfigurasi gambar detail gambar topologi Active Directory yang akan dihasilkan (lihat gambar 2). Agar bisa menggambar dengan tepat, Active Directory Topology Diagrammer membutuhkan akses ke Domain Controller yang berperan sebagai Global Catalog di domain yang hendak digambarkan (dalam contoh ini dipilih server yang bernama JKT-DC1.Adatum.com).
Connector yang satu ini tidak hanya dapat menggambarkan topologi pada sebuah domain saja, tetapi juga menggambarkan keseluruhan domain yang mungkin ada di forest Anda (lengkap dengan trust relationship dengan domain-domain lain jika ada).
Pada bagian tab berikutnya, terdapat menu-menu untuk menentukan seberapa detail gambar diagram yang dihasilkan akan “membaca” struktur Organizational Unit, Sites, Exchange Organization, dan seterusnya.
Saturday, 22 November 2008
Page 1 of 5
Visio Toolbox untuk IT Profesional
Visio lebih kita kenal sebagai sekadar alat bantu dalam membuat gambar diagram untuk berbagai keperluan. Kini, Anda bisa meningkatkan kemampuan Visio agar menjadi lebih smart dan mampu “membaca” sendiri bentuk diagram yang harus digambarkannya!

Visio merupakan bagian dari keluarga Microsoft Office. Visio dipakai untuk membuat gambar diagram. Seperti halnya produk-produk Microsoft lainnya, Anda tentu akan merasakan betapa mudah menggunakan produk Visio ini.
Setelah Anda meng-install Visio di sebuah komputer, Anda bisa segera menggunakannya untuk membuat gambar diagram apapun yang Anda inginkan. Mulai dari diagram sederhana berupa flowchart sampai berbagai diagram spesifik untuk bisnis atau bahkan engineering. Kita bisa membuat organizational chart sampai hal kompleks, seperti fault tree analysis diagram; dari basic electrical diagram sampai piping and instrumentation diagram. Begitu pula untuk membangun diagram yang berhubungan dengan dunia IT.
Anda bisa membuat berbagai diagram yang berkaitan dengan pekerjaan membuat software atau membangun sebuah database. Anda juga bisa menggambar rencana struktur logik dan fisik jaringan komputer. Siapapun bisa menggunakan Visio untuk menggambar diagram-diagram tersebut secara manual.
Di balik semua yang sudah tersedia sebagai bawaan dari Visio 2007, kini Visio memiliki beberapa toolbox yang bisa di-download dan di-install gratis (toolbox ini tersedia dalam CHIP CD/DVD edisi ini). Ada berbagai toolbox untuk berbagai keperluan. Tulisan ini akan mengangkat beberapa toolbox yang bisa dipakai untuk membantu kerja seorang IT Professional.
Terdapat beberapa toolbox yang bisa di-install untuk membantu kerja seorang System Administrator dalam menggambarkan topologi fisik dan logik jaringan komputernya. Toolbox tersebut di antaranya adalah Active Directory Topology Diagrammer, Connector for Microsoft Baseline Security Analyzer, Connector for Near Realtime Monitoring, Connector for System Center Operation Manager & System Center Configuration Manager, Connector for SQL Server, Work Breakdown Structure Modeller, dan banyak lagi lainnya.
“Visio yang selama ini dipersepsi pasar sebagai tools instan untuk menggambar teknis, sekarang mentransformasi diri sebagai tools untuk memvisualisasi data, melebihi ekspektasi banyak orang”, ujar Hermawan Sutanto, IW Business Group Lead, Microsoft Indonesia.