Logo CHIP.co.id

Seri Overclocking: Processor

Mungkin banyak diantara Anda yang merasa hardware yang Anda miliki sudah tidak mumpuni, atau kalah bersaing dengan hardware-hardware yang baru. Misalnya, Anda memiliki Q6600 namun sudah merasa Q6600 Anda tidak dapat lagi bersaing dengan E8400? Apabila Anda ngomong soal benchmark sintetis seperti 3dMark06 sih mungkin benar, tapi kalo dalam game belum tentu.

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas prinsip dasar overclocking. Mungkin bagi sebagian besar komunitas CHIP, overclocking adalah untuk mencapai nilai tertinggi dengan hardware yang dimiliki. Namun prinsip dasar overclocking itu sendiri sebenarnya adalah menjalankan hardware yang dimiliki lebih cepat dari spesifikasi untuk mencapai taraf kinerja spesifikasi hardware diatasnya pada posisi optimal. Dimaksud optimal adalah, suhu masih dalam taraf normal dan tidak mengalami hang untuk menjalankan aplikasi apapun.

Overclocking pada umumnya akan merusak peralatan yang dimiliki, atau memperpendek umur hardware. Namun apabila dilakukan dengan benar dalam taraf optimal, maka umurnya tidak akan sependek umur seperti apabila ‘disiksa’ terus-menerus. Yah, intinya sih tetap aja memperpendek umur; walau sedikit.

Artikel overclocking ini akan dibagi kedalam 3 bagian, processor, graphic card dan memory.  Pada kali ini, kita hanya akan membahas overclocking processor.

Equipments

Tentunya untuk melakukan overclock mencapai titik optimal, diperlukan hardware pendukung; yang pasti tentunya adalah heatsink yang lebih baik, dan juga power supply murni. Power supply yang disarankan adalah yang memiliki rating minimal 550watt. Ini dengan pertimbangan beban load yang akan naik berbanding lurus dengan kenaikan voltase dan kecepatan dari Q6600, ditambah dengan beban VGA , dan hard disk.

Rig

Testbed

Karena subjek testnya kali ini adalah INTEL Q6600, maka pembahasan akan berjalan pada Q6600. Voltase cukup rendah, yaitu 1,25v membuatnya menarik. Selain itu, dengan 4 cores yang dimiliki, tentunya sangat menyenangkan untuk melakukan multitasking dan juga design grafis. Pada umumnya, Q6600 dapat dengan mudah mencapai kenaikan 50%, dari 2.4GHz ke 3.6GHz.

Motherboard tentunya harus memiliki kemampuan untuk di overclock. Tidak perlu sebuah motherboard yang memang diciptakan khusus untuk melakukan overclocking karena kita memang tidak akan menggunakan nya sampai batas maksimal. Umumnya motherboard terbaru sudah memiliki fasilitas untuk melakukan overclcoking, sehingga pilihan cukup beragam. Contoh motherboard murah meriah yang dapat melakukan overclocking adalah motherboard dengan chipset nvidia N73PV. Percobaan melakukan overclcoking pada Q6600 dengan motherboard ini hanya menghasilkan kenaikan 25% saja. Cukup sepadan dengan harganya yang murah. Motherbaord dengan kisaran us$100-200 akan memiliki kemampuan yang lebih baik, bahkan 80% diantaranya dapat mencapai minimal 50% kenaikan pada Q6600 dengan menggunakan HSF.

Pada percobaan kali ini, kita tidak akan membahas overclocking memory, sehingga memory DDR2 PC6400 atau bahkan PC8500 adalah pilihan yang baik. FSB to Memory Ratio yang digunakan adalah yang mencapai nilai optimum dari memory.

Pages: 1 2 3 4 5


39,580 Views | Comments (21) | Permalink
CHIP Team CHIP Team consist of individuals who enthusiastically writes about Information Technology articles. These individuals writes all kinds of articles from Hardware, Software, technology updates, and other technological related theme.

Share with others: Share

21 Responses to “Seri Overclocking: Processor”

  1. waw.. keren tu.. boleh mintak ga’…

  2. Bagus nih buat pemula oc’er hehe just like me :) semoga ada lanjutan tahap2 oc nya ya chief CHIP yg terhormat hehehe ^^… i bet there’re more chipper yg perlu tutorial dasar oc kayak gini.

  3. NIh procesor kan udah ngak dijual lagi di pasaran
    kira-kira bekasnya berapa ya???

  4. ^^kl orang yg ngerti bekasnya masih gk anjlok amat kok bro…
    masih banyak dicari tuh proci :)

  5. wahhhh…jadi pengen nyoba….
    artikel yang bagus…. thx para master ^:)^

  6. Q6600 emang poll

  7. Steping proci yang digunakan B3 atau G0, soalnya aq pake steping B3 dioc ke 3,1Ghz suhunya mencapai 71C saat full load walaupun masih stabil 30 menit dengan OCCT. HSF-ku Thermaltake Big Type VP, apa perlu ganti HSF?

  8. Hi… mau nanya, skrg saya memakai 2 keping @1gb DDR2-6400. Dan berencana untuk upgrade RAM lg menjadi 4 gb(untuk OC). Lbh baik saya memakai 4 keping @ 1gb DDR2-6400, atau 2 keping @ 2gb DDR2-6400?
    (procie E6600, mobo DFI Lanparty DK P45-T2RS)
    Thx U sebelumnya.

  9. kapan ya ada acara kompetisi overclocing lagi :)

  10. saya menggunakan mb Gigabyte X48-DQ6, DDR2 Dual Channel Corsair 4 Gb Dominator Twin2X4096-8500C5DF, processor Q6600 dgn fan standard, bagaimana overclocknya, bila saya menggunakan mb dan ram tersebut?

  11. cuma sayang juga y… kalo di OC jd pendek umur:(?!!

    nice master!! :D

  12. ehmm.. menarik neh, :)

  13. tank’s for chip

  14. Praktek ini klo pake cooling Tt ISGC 200 aman pa gak, yak?

  15. sendi isnawan | July 25, 2010 at 5:27 pm

    bung kalo OC’er x6 1055T udah pernah belom? motherboardnya pake bisotar 890fxe…. kalo ada info2 minta pencerahannya ya bung …

  16. Mo tanya nih.. Aku punya mb asus P5QL-E, prosesor pakek intel dual core 2.7, memory 2 gb, aku mo coba overclock bisa pa tidak, pernah aku coba gagal pc ga mo hidup, aku laga jumpernya baru hidup, tolong dong bantuin aku

  17. ada yang punya totorial lengkap untuk overclock yang aman gak? minta dong….

  18. mantap gan…bisa dicoba nih makasih gan atas infonya

  19. hari ini saya mendapatkan pelajaran yang sanget berharga makasih mas atas infonya tetep semangat!!!!!!

  20. thanks sdh mau berbagi info….

Leave a Reply

Spam Protection by WP-SpamFree