
Jakarta, CHIP.co.id – Sebagaimana yang terjadi di dalam persaingan antar produk untuk merebut perhatian para calon konsumen, demikian pula yang terjadi di kalangan produk antivirus. Kemampuan deteksi proaktif biasanya menjadi sesuatu yang didengungkan dan dimiliki oleh produk antivirus. Tetapi pada akhirnya data hasil dari rangkaian pengujian yang menentukan seberapa handal teknologi dan kemampuan deteksi scanner yang dimiliki antivirus yang bersangkutan dalam menangkap ancaman malware baru. Read the rest of this entry »

Jakarta, CHIP.co.id – ESET mengungkapkan 10 peringkat teratas virus di Bulan November. Sebagian besar virus tersebut masih diduduki oleh ancaman-ancaman virus komputer bulan sebelumnya. Terdapat perubahan dan penetapan kedudukan peringkat 10 besar Global Threat di bulan ini. Read the rest of this entry »

Jakarta, CHIP.co.id – Kaspersky mengumumkan publikasi Statistik Malware Bulanan untuk Oktober 2010, terkait dengan ZeuS botnet, program mata-mata jahat yang masih terus bermunculan dan laris di pasar gelap untuk mencuri data secara online. Read the rest of this entry »

Jakarta, CHIP.co.id – Kasus perampokan uang nasabah perbankan melalui fasilitas Internet banking di dalam dan luar negeri semakin marak. Di Amerika Serikat, beberapa perusahaan mengalami kerugian hingga ratusan ribu U.S. Dollar akibat rekening internet banking korporat mereka dirampok. Baru-baru ini terungkap jaringan perampok iternet banking yang menimbulkan kerugian hingga 3 juta U.S. Dollar. Perampokan uang nasabah tersebut dilakukan dengan menggunakan trojan Zeus yang disusupi kedalam perambah (serangan man-in-the-browser / MITB). Read the rest of this entry »

Jakarta, CHIP.co.id – Multi Hattrick ESET dalam kehandalannya melakukan deteksi malware kembali dibuktikan dengan diperolehnya penghargaan ke-63 kalinya dari Virus Bulletin (VB) 100. Read the rest of this entry »

Menurut rekan-rekan CHIP di Symantec, akan ada banyak ancaman keamanan yang mengintai para pengguna komputer di tahun 2010. Rekan-rekan CHIP di Kaspersky juga membuat beberapa prediksi mengenai ancaman keamanan yang kemungkinan besar akan menjadi tren di tahun 2010. Apa saja?
Beberapa waktu lalu, teman-teman kita di Symantec telah menyimpulkan beberapa ancaman yang muncul di tahun 2009. Kali ini Symantec coba memprediksikan ancaman yang patut diperhatikan di tahun 2010. Ancaman-ancaman tersebut, di antara lain:
• Antivirus Tidaklah Cukup – Poliformik dan beberapa varian malware unik memberikan ancaman yang cukup serius di tahun 2009. Pendekatan tradisional untuk antivirus, baik dengan file signature dan kemampuan heuristic/behavioral dianggap tidak cukup untuk melindungi komputer dari ancaman terkini. Symantec beranggapan kalau sekarang adalah titik batas di mana program berbahaya terbaru dibuat dengan kecepatan yang lebih tinggi.
• Social Engineering sebagai Vektor Utama Serangan – Penjahat cyber melakukan serangan langsung pada user. Para penjahat tersebut juga lebih berusaha untuk mengecoh korbannya untuk mendownload malware atau membocorkan informasi sensitif, dengan kesan pengguna tidak melakukan suatu hal yang salah. Salah satu pemicu popularitas social engineering adalah kenyataan bahwa sistem operasi dan brower Internet yang ada di komputer user bukan celah yang diserang oleh penjahat cyber., melainkan user itu sendiri. Social engineering sudah menjadi salah satu vektor serangan utama yang digunakan saat ini, dan Symantec memperkirakan bahwa jumlah percobaan serangan menggunakan teknik social engineering dipastikan akan terus meningkat di 2010.
Sebelum kita melangkah menuju sebuah tahun yang baru, ada baiknya kita melihat ke belakang sejenak. Teman-teman kita di Symantec mencoba untuk merangkum beberapa hal mengenai ancaman apa saja yang terjadi di tahun 2009.
- Spam Pembawa Malware : Antara bulan September dan Oktober 2009 terdapat lebih dari 2% email spam yang mengandung malware. Ancaman tersebut dianggap berbahaya, karena selama ini spam biasanya tidak terlalu mengganggu. Namun, dengan adanya pengingkatan tersebut, membuat Anda harus semakin waspada terhadap email yang masuk.
- Peningkatan Serangan Melalui Website Jejaring Sosial : Tahun 2009 dapat dibilang sebagai tahunnya website jejaring sosial. Hampir semua orang yang mengakses dunia maya dipastikan memiliki account di salah satu website jejaring sosial yang ada. 2009 merupakan tahun di mana serangan terhadap situs jejaring sosial dan pengguna dari situs tersebut menjadi praktek standar para kriminal. Pada paruh kedua 2009, para penjahat semakin memanfaatkan website jejaring sosial untuk melancarkan aksinya. Selain jumlah, mereka juga mempercanggih serangan yang mereka kirim.