
Anda tidak perlu ikut acara ini untuk mendapatkan pasangan
Anda pernah menonton acara “Beauty and the Geek” yang pernah ditayangkan di tv cable? Reality show yang menayangkan sekelompok pria pandai yang biasanya tidak berpenampilan menarik dan dipasangkan dengan sekelompok wanita cantik yang cenderung tidak pandai ini menjadi tayangan yang cukup digemari dan meraih rating tinggi di Amerika serta Australia. Apa sih yang membuat acara ini menjadi menarik hingga ditunggu banyak penonton? Jawabannya mudah, karena yang terjadi di kehidupan sehari-hari, para pria yang dikenal dengan sebutan Geek ini jarang ditemui berpasangan dengan wanita cantik.
Pada awalnya istilah Geek identik dengan gambaran seorang “Kutu Buku”. Kini istilah ini tidak terbatas hanya pada penggemar buku, tapi juga hobi yang berhubungan dengan science, komputer, gadget, science fiction, Internet, dan video games. Kebanyakan pria geek dalam kesehariannya menghabiskan waktunya untuk belajar, menganalisa, berkutat dengan hobi maupun pekerjaannya. Keasyikan ini sering membuat mereka melupakan hal-hal lain yang juga penting dalam hidup, seperti pergaulan, penampilan, dan hal lain di luar hobinya tersebut sehingga terkesan “anti sosial”. Sementara wanita, seringkali dianggap hanya memperdulikan penampilan dan kekayaan material dalam memilih pasangan.