You are Here : Home > CHIPversity > General
27 October 2016 | 1491 view(s)
Keep On Touch Untuk Sekarang dan Nanti

Beberapa tahun mendatang era teknologi canggih pasti akan memuncak karirnya. Rasa-rasanya munculnya smartphone yang sekarang sedang dinikmati semua orang yang ada di seluruh dunia ini adalah cikal bakal menuju masif teknologi yang lebih maju. Kata-kata base on touch mungkin akan lebih tepat menamai kasus ini. Tidak diragukan lagi, kata-kata “keep on touch” pasti akan terdengar ramah nantinya. Semua kehidupan beberapa dekade tahun yang akan datang, pastilah lebih modern dibanding dengan tahun sekarang. Dimasa depan, teknologi layar sentuh yang tersaji dalam smartphone pasti akan berguna disemua lini kehidupan. Bahkan kelak juga akan terintegrasi dengan segala benda/alat hingga memudahkan pekerjaan/urusan manusia. Namun sebelum mengalir ke zaman tersebut, di masa sekarang pun proses tersebut bisa dilakukan.

Bermodal smartphone yang sudah banyak dipasaran, sebut saja Neffos C5 Max. Smartphone besutan TP-LINK ini merupakan sebuah perangkat yang sudah mumupuni untuk digunakan sebagai salah satu perangkat untuk memulai konsep on touch. Wajar saja, dengan spesifikasi yang sudah diatas langit seperti RAM yang berukuran layaknya komputer, yaitu 2 GB dan dengan ROM mencapai 16 GB. Tidak cukup dengan itu saja, smartphone ini juga dilengkapi dengan fasilitas kamera 13 MP. Maka tidak diragukan lagi jika Neffos C5 Max dapat mengawali langkah menuju era on touch. Namun tidak hanya Neffos saja. Perangkat pendukung lainnya seperti router berjenis AC1750 yang sama dikeluarkan oleh TP-LINK, juga diperlukan. Router dengan kemampuan koneksi simultan antara 2.4GHz 450Mbps dan 5GHz 1300Mbps serta total bandwidth yang tersedia sebesar 1.75Gbps tentu akan mampu mengawal era one touch.

Kita mulai dengan beberapa contoh penggunaan sistem berbasis on touch yang sedari tadi disebut-sebutkan. Siapa yang tidak kenal dengan TILANG (Bukti Pelanggaran) ? Tentu kita mengetahui perkara ini. Sering kita menjumpai kasus ini dijalan-jalan ketika hendak berangkat kerja, ke sekolah, ataupun aktivitas lainnya. Namanya juga Negara hukum, jika ada kesalahan memang harus ditindak tegas oleh aparatur Negara, termasuk pelanggaran lalu lintas ini. Akan tetapi penegakan pelanggaran ini masih menggunakan sistem yang konvensional.

Contoh penerapan one touch pada kasus ini adalah sangat sederhana. Petugas dengan membawa smartphonenya, memasukkan nomor plat kendaraan yang terbukti melakukan pelanggaran dan secara otomatis, akan muncul identitas pemilik kendaraan secara lengkap. Selanjutnya pengguna kendaraan bermotor melakukan verifikasi dengan scanning kode pada smartphone petugas. Dengan demikian, kedua belah pihak akan terhubung dalam sebuah jaringan. Selanjutnya, petugas memasukkan segala keperluan terkait administrasi, termasuk jenis pelanggaran. Diwaktu yang sama, pelanggar dapat menyaksikan langsung pada layar smartphonenya, segala yang diketikkan oleh petugas. Dengan demikian tidak ada istilah membohongi. Dan langkah terakhir adalah mengirimkan surat tilang elektronik kepada pelanggar dan petugas melakukan penyitaan surat kendaraan (SIM atau STNK) sementara, sebagai jaminan terhadap pelanggarannya. Cara ini akan lebih baik untuk kedepannya. Karena akan lebih praktis dan meminimalisir segala jenis kecurangan yang mungkin akan terjadi saat penindakan. (Ilustrasi Gambar di atas sebelah kanan)

Tidak hanya itu saja, one touch juga bisa digunakan sebagai pengaman rumah atau sejenisnya. Sekarang kita menambahkan satu perangkat lagi. Perangkat perekam gambar yang mampu mengkomunikasikan input visual kepada perangkat. Mari kita melirik ke Cloud Cameras NC250 keluaran TP-LINK. Kamera mungil dengan kemampuan yang banyak ini, agaknya akan membantu kita menjalankan sistem on touch yang sedang kita bicarakan ini. Wajar saja, dengan kemampuan penyajian gambar 720 HD baik pada kondisi intensitas cahaya tinggi (day) atau cahaya rendah (night). Kelebihan dari kamera ini tentu saja adalah kemampuan konektivitasnya dengan Wireles hingga mencapai angka 300 Mbps. Lalu bagaimana menghubungkan 3 jenis perangat ini untuk kepentingan pengaman rumah ?

Kita tentu mengenal kunci rumah. Kunci yang terbuat dari logam tersebut sering menimbulkan masalah kepada tuan rumah, ketika hilang dari saku atau bahkan terjatuh bersama kunci lainnya saat perjalanan pulang. Namun kerepotan membawa dan menjaga kunci bisa diatasi dengan terobosan on touch. Menggunakan Neffos, pengguna hanya tinggal scan kode yang ada di pintu rumah. Ketika kode sudah di scan dengan smartphone, langkah selanjutnya adalah verifikasi dengan cara memindai wajah menggunakan 5 MP kamera depan dari Neffos tersebut. Hasil pemindaian wajah akan diteruskan ke data base untuk di verifikasi. Jika wajah terdaftar  pada data base, maka pada layar smartphone akan muncul perintah “locked” dan “unlocked”. Jika dipilih unlocked, maka pintu akan secara otomatis terbuka beberapa centimeter saja. Disaat besamaan, dengan mamanfaatkan kemampuan Cloud Cameras yang mampu mendeteksi gerakan dan suara, dapat langsung memberikan pemberitahuan pada smartphone pemilik rumah lainnya. Sehingga anggota keluarga lainnya akan tahu siapa yang telah pulang kerumah dan yang sedang keluar rumah. (Ilustrasi Gambar di atas sebelah kiri)

Dimasa yang akan datang, tentu kemudahan dalam menemukan berbagai inovasi berkenaan teknologi tidak akan diragukan lagi. Dua contoh diatas adalah gambaran kemajuan inovasi berbasis teknologi yang dengan mudah dilakukan pada smartphone kita. Mungkin dua gagasan tersebut tidak sehebat inovasi dimasa yang akan datang. Dimasa yang akan datang kemampuan smartphone tidak akan lagi dibatasi dengan layarnya saja. Dengan kemampuan tambahan lainnya, smartphone akan terintegrasi ke semua perangkat yang ada. On touch kelak akan menjadi familiar dalam kehidupan kita. Tahap tersebut tidak akan bisa kita elakkan begitu saja. Tugas kita sebagai masyarakat melek teknologi adalah menyiapkan diri untuk berbagai kemungkinan. Tidak hanya menyiapkan inovasinya, namun juga menyiapkan diri kita diberbagai bidang. Sehingga kelak kita tidak melupakan sisi manusia kita saat on touch benar-benar menemui eranya.

 

“Semoga kita kelak akan menjadi manusia yang nyaman dengan teknologi dan tetap membawa sisi manusiawi kita disana”



You may also like:

Membangun SmartHome dengan Trio TP-Link

Smart Home, Smart Solution

Smart Home Bukan Sekedar Rumah Kekinian

Membuat Jaringan Multimedia Server Dengan PC Windows dan Smartphone Android
comments powered by Disqus
BBM Widget

PIN : C001D0134

Most Popular
Hot Reviews
Publication
© 2012-2017 CHIP ONLINE. PT Prima Info Sarana. All Rights Reserved.