12 May 2016 | 3473 view(s)
IWIC 2016: Gali Inovasi dan Ide di Propinsi Paling Barat Indonesia

Penulis : Kama Adritya

CHIP.co.id - Sejak tahun 2006, Indosat Ooredoo Wireless Innovation Contest (IWIC) telah menjadi salah satu ajang kompetisi teknologi ternama di Indonesia. Memasuki tahun penyelenggaraan yang ke-10, IWIC menghadirkan berbagai inovasi yang membuat ajang kompetisi ini semakin seru dan diminati oleh generasi muda seluruh Indonesia dan juga global.

Setelah sukses melakukan launching Indosat Ooredoo Wireless Innovation Contest (IWIC) 10 di Jakarta, IWIC 10 pun memulai rangkaian acaranya dengan melakukan roadshow ke kampus. Untuk gelar acara roadshow pertama, IWIC 10 berkunjung ke propinsi paling Barat di Indonesia, yaitu Aceh dan bekerja sama dengan salah satu kampus ternama di Aceh, yaitu Politeknik Aceh. Dipilihnya Politeknik Aceh sebagai tempat roadshow pertama bukan tanpa alasan, pada ajang IWIC sebelumnya, ada banyak ide dan aplikasi yang berasal dari kampus ini.

Registrasi peserta dibuka oleh panitia dari Politeknik Aceh tepat pukul 11.30, antusiasme peserta terhadap roadshow IWIC 10 di Politeknik Aceh ini terlihat dari antrian peserta acara yang memenuhi meja registrasi. Panitia juga menyediakan berbagai properti foto untuk para peserta, dikarenakan ada lomba foto wefie (foto selfie yang dilakukan oleh beberapa orang) selama acara roadshow IWIC 10 di Politeknik Aceh berlangsung.

Peserta pada roadshow IWIC 10 di Politeknik Aceh ini dari berbagai institusi di Banda Aceh, seperti UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Universitas Syiah Kuala, STMIK Banda Aceh, dan STT BCI. Selain itu hadir juga sebagai peserta dari berbagai komunitas IT di Banda Aceh, yaitu Komunitas IDN Share, ILoveAceh, JobsTeamProject, Street Cyber, dan juga Kode Aceh. Komunitas disabilitas Banda Aceh tidak mau ketinggalan untuk mengikuti acara ini, komunitas ini mengirimkan perwakilan sebanyak 5 orang.

Acara roadshow dimulai tepat pada pukul 13.30 dengan penampilan Tarian Ranup Lampuan yang dilakukan oleh UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) Tari Politeknik Aceh. Tarian ini lazim dilakukan sebagai pembuka acara untuk memuliakan jamee (tamu).

Direktur Politeknik Aceh, Ir. Zainal Hanafi dalam sambutannya mengatakan, “Acara IWIC 10 diharapkan dapat memberikan manfaat bukan saja bagi rakyat Aceh, tapi juga bangsa Indonesia”. Sementara itu Head of Region Sumatera Indosat Ooredoo, Suwandi Tjia mengatakan, “Saat ini Indosat Ooredoo ingin menjadi perusahaan terdepan, dengan menghadirkan berbagai inovasi digital”.

Acara semakin meriah dengan tampilnya tiga pembicara utama dalam acara roadshow IWIC 10 di Politeknik Aceh, yaitu Melieyana (Founder Gogonesia), Ibnu Sina Wardy (Dicoding Elite Developer), dan Handoko Dyan Aditya (Pemenang IWIC 7). Selain ketiga pembicara, Diah Kusuma Dewi dari Departemen CSR Indosat Ooredoo juga hadir memberikan presentasi mengenai IWIC.

Pada setiap roadshow, IWIC juga mengadakan Focus Group Discussion (FGD) untuk para peserta. Para peserta roadshow IWIC 10 Politeknik Aceh membentuk tim yang terdiri dari tiga orang untuk submit proposal ide dan aplikasi yang dimiliki. Peserta dengan ide dan aplikasi yang terbaik dan tercepat submit di website iwic.indosatooredoo.com berhak untuk mempresentasikan proposal ide dan aplikasinya di panggung. 

Muhammad Alfi dari Politeknik Aceh keluar sebagai pemenang untuk the best apps, sementara Hadidinata dari Politeknik Aceh keluar sebagai the best idea. Kedua pemenang berhak mendapatkan hadiah masing-masing smartphone 4G persembahan Indosat Ooredoo.

Sampai jumpa di roadshow Indosat Ooredoo Wireless Innovation Contest 10 selanjutnya. Let’s #ChangeTheWorld!


You may also like:

Ingin Buat Aplikasi yang Mendunia? Buatlah Sosial Media!

Pengumuman IWIC 10

Inilah Para Pemenang IWIC 10 di Tahun 2016 Ini!

Jumlah Proposal Untuk IWIC 10 Tahun Ini Kembali Melampaui Target
comments powered by Disqus
BBM Widget

PIN : C001D0134

Most Popular
Hot Reviews
Publication
© 2012-2017 CHIP ONLINE. PT Prima Info Sarana. All Rights Reserved. | About CHIP | Privacy Policy