You are Here : Home > News > Campus Corner Technology
10 May 2016 | 4012 view(s)
UI Kirim Empat Kapal Proto Ke Tiga Negara

Penulis : Andra Nuryadi

CHIP.co.id- Setelah beberapa bulan silam sukses menyabet penghargaan di Filipina lewat mobil-mobil hemat energi sekaligus cetak rekor, anak-anak Fakultas Teknik (FT) Universitas Indonesia tengah kasak-kusuk siapkan kendaraan lain matra laut. Empat kapal model bahkan telah melalui proses uji coba di danau Kenangan kampus UI Depok, Senin (9 Mei) lalu.

Keempat kapal unovasi tersebut antara lain;

 

KAPAL JAGUR

Alias singkatan dari Jayasatria Garuda yang dirancang oleh tim Solar Boat (SBT). Kapal ini mengusung teknologi ramah lingkungan memanfaatkan tenaga sinar matahari sebagai sumber energi melimpah yang terbarukan. Kapal  yang memiliki  panjang 6 meter dengan bobot 25 kilogram ini menggunakan solar
panel 260 WP sehingga mampu mencapai efisiensi solar panel sebanyak 20 persen. Desainnya terinspirasi dari kapal cadik (hull samping) yang banyak digunakan nelayan dan kemudian dikombinasikan. Menurut Pradhana Sadhu, salah satu angggota tim ini, kombinasi antara desain kapal tradisional Indonesia dengan pengembangan hull design  berefek pada bobot kapal yang semakin ringan selain itu juga lebih cepat melakukan manuver. Jagur akan mewakili UI di ajang International Dutch Solar Challenge yang akan digelar di Belanda pada 30 Juni – 9 Juli.

 

KAPAL PLAT DATAR

Kali ini adalah aksi tim Hydros (HT) yang sukses menciptakan kapal  yang menggunakan bahan aluminium dan siap mengangkut beban berat. Inilah kapal plat datar yang siap jadi moda transportasi negara-negara maritim, seperti Indonesia.  Kapal ini datang dengan desain hull yang dibuat tidak streamline tetapi patah-patah agar kapal memiliki stabilitas yang baik dan mampu mengangkut beban yang berat. Rara Rahil, personel tim Hydros bilang, “Kapal plat datar dalam manufacturing-nya menggunakan alumunium
atau baja tanpa bending. Dari segi stabilitas, konsep ini sangat baik sehingga mampu mengangkut beban yang berat dan mengurangi luasan permukaan yang basah sehingga menekan jumlah hambatan yang diterima kapal.” Tim Hydros siap mengibarkan merah putih di event kompetisi Internasional Hydrocontest yang bakal dihelat di Swiss, 24-32 Juli.

 

MAKARA-05 DAN MAKARA-06

Makara 05

Tim AMV dengan kapal selam nirawak Makara 06

Tim ketiga yaitu AMV punya proyek lain. Berbasis drone untuk matra laut lahirlah dua kapal nirawak. Adalah kapal Makara-05 yang siap menjelajah di permukaan laut dengan kendali jarak jauh. Sementara satu lagi, Makara-06 beroperasi di bawah laut alias kapal selam. Kapal satu ini diklaim merupakan kapal  tanpa awak pertama dengan konsep hybrid antara ROV (Remotely Operated Vehicle) dan AUV (Autonomous Underwater Vehicle). Makara-06 punya beberapa keunggulan misalnya mampu melakukan perekaman gambar (foto), video serta deteksi  bentuk di bawah laut. Kemampuan sensornya untuk mengolah citra juga tambahan  keunggulan lainnya.  Durasi jelajahnya mencapai  4 jam dan siap menyelam hingga kedalaman  100 meter. “Makara-06 dan Makara-05 dirancang untuk misi yang spesifik, yaitu sebagai pengganti kerja manusia di permukaan maupun dalam air guna menunjang aktivitas di bidang seperti keamanan, penelitian bawah laut,
serta penanganan bencana sehingga bermanfaat untuk negeri kita sendiri,” jelas Zulfah, anggota tim AMV yang akan menuju ke Virginia Beach, Amerika mengikuti AUVSI Roboboat Competition, 4-10 Juli mendatang. (*)

 

 


You may also like:

Tentang Virtual Reality

Mahasiswa Universitas Indonesia Bikin Tongkat Elektronik

RTTS, Perangkat Pencatat Kesehatan Karya Mahasiswa UI

Mobil Konsep UI Pecahkan Rekor Asia
comments powered by Disqus
BBM Widget

PIN : C001D0134

Most Popular
Hot Reviews
Publication
© 2012-2017 CHIP ONLINE. PT Prima Info Sarana. All Rights Reserved. | About CHIP | Privacy Policy