You are Here : Home > News > CHIP This Week Security
09 February 2017 | 2134 view(s)
Dimension Data Katakan Bahwa Cyber Security Menjadi Sorotan di 2017

Penulis : Kama Adritya

Dimension Data baru-baru ini mempublikasikan Top IT Trends in 2017, dan Cyber Security merupakan salah satu sorotan utama untuk mempercepat proses digitalisasi dalam organisasi-organisasi.

Tren Cyber Security yang terjadi di 2017 merupakan kelanjutan yang sudah pernah terjadi pada 2016. Berbagai sektor industri sedang memperkuat sistem keamanan cyber mereka guna memantapkan diri mereka sebagai pelaku bisnis digital.

Dimension Data meyakini dengan meningkatnya Cyber Security, maka secara otomatis proses digitalisasi dan bisnis digital akan semakin cepat. Pelaku Industri akan merasa aman dan nyaman ketika data mereka terlindungi dengan baik. Dengan begitu para pelaku industri akan dengan mudah melakukan sharing data kepada pelaku industri lainnya untuk mewujudkan bisnis digital yang aman dan terintegrasi.

Dalam Global Threat Intelligence Report 2016 yang dikeluarkan oleh Dimension Data, sektor retail menempati urutan teratas yang paling sering mengalami ancaman di dunia cyber, dengan memiliki persentasi 11% dari keseluruhan sektor, di mana sebelumnya ditempati oleh sektor keuangan.

Hendra Lesmana, CEO Dimension Data Indonesia mengatakan, “Pada tahun yang akan datang, pengawasan dan kepemilikan data dan juga metadata akan berpotensi menimbulkan konflik antar Industri”. Hendra menambahkan “Hal ini terjadi karena data dan metada adalah hal yang sangat penting. Dengan memanfaatkan data maupun metadata, anda mampu menganalisa perilaku pelanggan. Tidak hanya itu saja, dengan mengidentifikasi metadata yang ada maka anda juga bisa membuat intelejen bisnis untuk membuat sebuah keputusan” lanjut Hendra.

Berikut ini adalah tren yang terjadi pada Cyber Security di 2017:

Security Sebagai Landasan Percepatan Digitalisasi

Security adalah salah satu penopang dalam proses digitalisasi. Jika sebuah industri memiliki tingkat keamanan yang baik, maka proses sharing data akan lebih cepat dan aman.

Predictive Intelligence Menggunakan Sensor

Dengan menggunakan sensor, maka sebuah perusahaan dapat memantau data dan metadata mereka. Data tersebut nantinya akan dapat memprediksi tren di masa yang akan datang. Namun, hal ini bukan merupakan hal yang gampang, menurut Forbes pada Tahun 2020 akan ada sekitar 80 juta perangkat yang saling terkoneksi.

Identity

Identitas seseorang akan dapat membantu menjawab tantangan controlling system. Pengguna merupakan bagian terlemah yang ada pada rantai keamanan.

Intelligence Sebagai Motor Penggerak Cyber Security

Cyber crime merupakan permasalahan sangat besar dalam dunia bisnis. Dimension Data bekerja sama dengan NTT Security dengan menggunakan mesin artificial intelligence untuk mengidentifikasi ancaman dalam cyber.

Security harus bisa lebih dari Proactive, yaitu Predictive

Dalam lingkungan hybrid IT, teknologi menjadi lebih mudah untuk dikendalikan dan diawasi.

Pada akhirnya, setiap industri akan meningkatkan kemanan terhadap metadata mereka.

 “Organisasi hanya ingin kepemilikan dan pengendalian data mereka seutuhnya. Kami memperkirakan hal ini dapat memicu beberapa perdebatan antara berbagai pihak,” tambah Hendra.


You may also like:

Hanya 45% Organisasi di Dunia yang Percaya Akan Keamanan Cyber

Dukungan Huawei Terhadap Percepatan Digital yang Serba Terkoneksi

Pemda DKI Akan Buat Smart City Mini di Pluit

Menurut Trend Micro, Pengguna Perorangan Jadi Sasaran Empuk Hacker
comments powered by Disqus
BBM Widget

PIN : C001D0134

Publication
© 2012-2017 CHIP ONLINE. PT Prima Info Sarana. All Rights Reserved. | About CHIP | Privacy Policy