28 November 2016 | 33780 view(s)
Kamera 360, Ekspansi Vendor Kamera

Penulis : Andra Nuryadi

CHIP.co.id- Pabrikan kamera mana sekarang yang punya rapor penjualan bagus dan menanjak? Rasanya tidak ada. Mereka bukan saja bersaing dengan sesama produsen, tetapi juga dengan vendor smartphone.

            Maka ketika era perekaman gambar 360 derajat (full view) telah dimulai, sejumlah vendor kamera pun bergegas ciptakan produk. Tidak gampang, karena vendor smartphone macam Samsung dan LG pun sudah punya.

            Namun barangkali memang ada celah untuk merespon pasar fotografi dan videografi segmen ini. Siapa tahu kebesaran nama mereka diperhitungkan konsumen?

 

NIKON KEYMISSION 360

            Jika tak ada aral, kamera 360 pertama produksi Nikon ini akan hadir di pasar bulan ini. Tetapi untuk keluarga Keymission ini merupakan seri ketiga. Nikon tahu bagaimana mengemas Keymission 360 yang bakal beraksi di lapangan. Karenanya standar shockproff dan waterproof (hingga kedalaman 30 meter) sangat penting. Kamera ini lolos uji standar IP6X dan MIL-STD 810F. Bahkan jika digunakan di medan bersalju ia masih bisa bekerja hingga suhu minimal minus 10 derajat Celcius. 

Seri ini dibangun oleh dua kamera 21 MP sensor CMOS dengan lensa 8,2 mm (setara dengan 35 mm) dengan aperture f/2.0.

            Untuk mengopersikan lewat smartphone, Anda membutuhkan aplikasi bernama SnapBridge 360/170, yang dirilis berbarengan dengan ketersediaan di pasar.

            Kemampuan rekam video 4K Ultra HD  adalah salah satu yang ditawarkan. Berbentuk kotak dengan dimensi 61,1 x 65,7 x 60,1 mm dan bobot 198 gram lebih mudah dibawa. Seri ini dilengkapi dua  port antara lain USB dan mikro HDMI, serta dua koneksi nirkabel antara lain Wi-Fi dan Bluetooth.

Untuk pemakaian normal, dengan kondisi full batt, Keymission 360 dapat bekerja hingga durasi 1 jam lebih. Nikon melego seri ini seharga 500 dolar.

Aplikasi SnapBridge 360/170

 

RICOH THETA SC

            Theta SC dirilis Ricoh lebih untuk keperluan memotret fun. Bentuknya mengingatkan pada LG 360 Cam. Sebab itu tak disarankan untuk digunakan di medan ekstrem. Theta SC diperkuat oleh dua buah kamera dengan resolusi masing-masing 12 MP sensor CMOS yang memiliki bukaan f/2.0.

            Tidak terlalu banyak mode syuting yang ditawarkan. Untuk mode pemotretan tersedia pilihan suto, shutter priority dan ISO priority. Sedangkan mode video hanya satu yaitu auto.

            Desainnya sangat simple. Dimensinya 130,6 x 45,2 x 22,9 mm dengan bobot 102 gram.  Di bagian atas terdapat dua mikrofon. Tombol power, aktivasi wireless, dan mode perekaman berbaris di samping. Jika ingin memotret langsung tanpa bantuan smartphone, terdapat tombol captur di bagian depan. Sementara di bawah tersedia port USB yang berdekatan dengan lubang ulir standar untuk sekrup tripod atau monopod.

            Ricoh Theta SC terintegrasi dengan aplikasi peta Google Maps Street View.  Sementara penggunaannya jika memakai smartphone diperlukan aplikasi Ricoh Theta S yang sudah lebih dulu tersedia ketika Ricoh menghadirkan kamera Theta S. Sekarang sudah kompatibel dengan kamera Theta SC. Sejenak setelah Anda capture foto, aplikasi ini menyediakan opsi untuk share ke media sosial. Ricoh memantok harga 300 dolar untuk seri ini.

Aplikasi Ricoh Theta S

 

KODAK PIXPRO SP360

            Time to Fly – Create Your Own VR Experience, begitu Kodak mengkampanyekan kamera Pixpro SP360-nya. Tak tanggung-tanggung, Kodak mempromokan aksi kameranya ini lewat aksi pilot pesawat jet. Durasinya pendek tetapi cukup menjelaskan seperti apa kemampuan rekam Pixpro SP360.

            Bedanya dengan dua kamera seterunya, SP360 hanya menggunakan satu lensa dengan sensor CMOS 16 MP, 8,2 mm yang setara dengan lensa 35 mm dan memiliki aperture f/2.8. Mode rekaman terdiri dari pilihan antara lain; still dan burst (untuk foto), time lapse, movie dan loop recording (untuk video).

            Demi menjalankan tugas terutama bagi penggemar petualang, maaf seri ini belum sepenuhnya memiliki kemampuan rekam bawah air. Tetapi sudah mengantungi sertifikasi IPX5. Artinya untuk sekadar terciprat air sih tak soal.

            Selain dilengkapi dengan rongga mikro HDMI dan USB, kamera seberat 103 gram dengan dimensi 41,1 x 50 x 38 mm ini juga menyediakan koneksi Wi-Fi dan NFC, namun minus Bluetooth. Sehingga untuk mengoperasikan dengan menggunakan smartphone  hanya dapat dilakukan via Wi-Fi. Untuk itu Anda harus mengunduh aplikasi gratis Pixpro 360 yang kompatobel baik iOS (minimal versi 7.0) atau Android (minimal versi 4.0).

            Pixpro SP360 dibekali bateri berkapasitas 1.250 mAh. Baterai ini siap menyuplai tenaga untuk perekaman video selama 160 menit, sementara buat pemotretan dapat mencapture hingga 350 frame. Harga seri ini dipatok 250 dolar. Sudah tersedia di Indonesia.

Aplikasi Pixpro SP360

 

 


You may also like:

Panono: Kamera 360 dengan Desain Unik

Kamera 360° Terbaru, Vuze VR 3D

Kompetisi Selfie 9Apps Berhadiah Smartphone
comments powered by Disqus
BBM Widget

PIN : C001D0134

Most Popular
Hot Reviews
Publication
© 2012-2017 CHIP ONLINE. PT Prima Info Sarana. All Rights Reserved. | About CHIP | Privacy Policy