30 June 2016 | 1689 view(s)
Roadshow IWIC 10 Menyusuri Garis Khatulistiwa

Penulis : Kama Adritya

CHIP.co.id - Berinovasi tidak mengenal waktu, terbukti pada roadshow Indosat Ooredoo Wireless Innovation Contest (IWIC) 10 di Kota Pontianak yang diadakan saat bulan puasa jumlah pesertanya membludak dari target Tim IWIC10. Sebagai catatan, ini bukan kali pertama IWIC mendatangi Kota Pontianak, pada penyelenggaraan IWIC9 tahun 2015, Kota Pontianak juga menjadi salah satu lokasi roadshow IWIC.  
 
Sebagai kota kelima roadshow IWIC10, Pontianak yang dikenal juga sebagai salah satu kota di Indonesia yang dilintasi garis khatulistiwa telah menyumbangkan banyak karya inovatif pada IWIC9, maka tidak mengherankan jika IWIC10 ini kembali hadir di Pontianak untuk menjemput karya-karya dari anak muda Kota Pontianak. Roadshow IWIC 10 kali ini dilakukan di Universitas Tanjungpura, Pontianak, bekerjasama dengan HIMIF (Himpunan Mahasiswa Informatika) Universitas Tanjungpura. 
 
 
Acara roadshow IWIC10 dibuka oleh Bapak Arif Bijaksana Putra Negara S.T, M.T selaku Ketua Progam Studio Informatika Universitas Tanjungpura. Dari pihak Indosat Ooredoo hadir Bapak Edi Riyanto selaku Head of Region Kalsupa memberikan sambutan kepada peserta roadshow IWIC yang hadir di Ruang Sidang Rektorat Universitas Tanjungpura.
 
Dalam sambutannya, Pak Edi menjelaskan sedikit perjalanan karir beliau yang berkarir awalnya sebagai programmer. Ia meneruskan, “Dahulu menjadi programmer itu hal yang sulit, karena untuk menulis coding diperlukan proses yang panjang. Sedangkan sekarang coding tidak sesulit dulu, jadi tidak ada alasan untuk tidak belajar coding”. 
 
 
Seperti pada acara IWIC10 sebelumnya yang selalu menghadirkan pembicara dari pakar di bidang startup, digital, dan juga pemenang IWIC sebelumnya, pada roadshow di Universitas Tanjungpura ini IWIC10 juga menghadirkan para pembicara yang berkelas, yaitu: Kevin Kurniawan (COO Dicoding Indonesia), Reynazran Royono (Co-Founder Snapcart), dan pemenang IWIC sebanyak 6 kali Sandy Colondam!
 
Secara khusus, Sandy Colondam yang sudah berpengalaman mengikuti IWIC memberikan tips dan trick bagaimana membuat proposal yang bagus agar bisa lolos ke IWIC10. Ia berkata, “Membuat proposal tidak perlu mencari ide yang susah dan jauh, lihat saja ide-ide dari kegiatan sehari-hari. Hal yang gampang bisa dijadikan ide”.
 
 
Peserta pada roadshow IWIC10  di Universitas Tanjungpura, bukan hanya peserta dari Universitas Tanjungpura saja, hadir juga beberapa peserta dari mahasiswa Politeknik Negeri Pontianak dan STIK Muhammadiyah Pontianak. Selain itu hadir juga peserta dari komunitas Gerakan Senyum Kapuas (GSK) dan juga Angkuts.
 
Saat sesi Focus Group Discussion (FGD), para peserta sangat antusias mengikuti jalannya kegiatan dengan membentuk tim yang terdiri dari 2 sampai 3 orang. Para pembicara juga memberikan kesempatan untuk berdiskusi langsung bagi para peserta mengenai cara mebuat proposal yang baik. Akhirnya para peserta yang sudah selesai membuat proposal dan submit karyanya ke microsite IWIC di iwic.indosatooredoo.com dipilih yang tercepat dan terbaik untuk memberikan presentasi di hadapan para pembicara.
 
 
Sebagai pemenang untuk The Best Apps yaitu Bagus Jati Kuncoro dengan aplikasi Borneo Traveler dan untuk The Best Idea yaitu Hubertus Cahyo Argo dengan ide SIstem Pengelolaan Informasi Obat. Selamat kepada para pemenang.
 
Sampai jumpa di roadshow IndosatOoredoo Wireless Innovation Contest 10 selanjutnya. Let’s #ChangeTheWorld
 

You may also like:

Ingin Buat Aplikasi yang Mendunia? Buatlah Sosial Media!

Pengumuman IWIC 10

Daftar Lengkap Pemenang IWIC 10 2016

Catatan IWIC 10: Gudang Inventory Beragam Produk Digital
comments powered by Disqus
BBM Widget

PIN : C001D0134

Publication
© 2012-2017 CHIP ONLINE. PT Prima Info Sarana. All Rights Reserved. | About CHIP | Privacy Policy