Advertisement
29 August 2016 | 2167 view(s)
Surabaya, Pelopor Kota Cerdas di Indonesia

Penulis : Rakhmat Koes

CHIP.co.id - Mewujudkan Kota Cerdas tidaklah mudah, selalu ada masalah perkotaan yang harus diselesaikan terlebih dahulu. Surabaya, Ibu Kota Jawa Timur tersebut, secara perlahan telah sukses menjadi pionir perwujudan Kota Cerdas di Indonesia.

Teknologi Informasi telah menjadi bagian penting dalam mewujudkan Kota Cerdas, atau lebih populer de ngan istilah Smart City. Di Indonesia, program Kota Cerdas masih belum merata, baru beberapa Peme rintahan Kota yang sudah mengimplementasikannya. Sebut saja, Bandung, Bogor, Jakarta, Makasar, dan Surabaya. Kelima kota tersebut, tentu memiliki program yang berbeda-beda dalam mewujudkan Kota Cerdas, tergantung pada kebutuhan dan potensi kota masing-masing.

Pada dasarnya, Kota Cerdas didesain untuk mengelola sumber daya yang ada secara efisien dan efektif, didukung dengan infrastruktur yang modern. Dengan demikian, akan membuat masyarakat merasa nyaman dan hidup lebih baik di kota tempat tinggalnya. Idealnya, Kota Cerdas terwujud atas prakarsa Peme rintah Kota yang didukung penuh oleh warga, guna kenyamanan hidup di kota tersebut.

Contoh nyata kesusksesan mewujudkan Kota Cerdas, terlihat dari upaya keras yang dibangun oleh Pemerintah Kota Surabaya sejak dua belas tahun  silam. Saat itu, Pemerintahan Kota Surabaya sudah merancang dan menjalankan sistem e-Goverment (e-Gov), yakni proses pelayanan dan pengelolaan pemerintah memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.

Kini, di bawah pimpinan Walikota  Tri Rismaharini, Surabaya telah berubah menjadi Kota Metropolitan yang tertata baik, didukung oleh infrastruktur serba modern. Pada proses menuju Kota Cerdas, Kota Surabaya berhasil meraih "Smart City Award" se-Asia Pasifik yang diselenggarakan oleh Citynet pada tahun 2012. Surabaya berhasil mengungguli kota lainnya melalui katagori Smart Governance yang menyediakan berbagai aplikasi dan situs aspirasi warga, administrasi perizinan, serta monitoring ruang publik di Surabaya. Katagori berikutnya adalah Smart Environment yang meliputi meliputi sistem peringatan bencana, sistem pengolahan sampah berbasis teknologi informasi, serta sistem monitoring air berbasis TI. Katagori terakhir adalah Smart Living yang memfasilitasi Wi-Fi gratis di ruang publik, sistem SIM dan pendaftaraan Sekolah online, CCTV di area lalu lintas, serta portal yang mendukung aspek pariwisata.

Meskipun telah cukup banyak meraih sejumlah prestasi, Walikota Surabaya, Tri Rismaharini terus berupaya untuk mengembangkan kotanya sebagai Surabaya Multimedia City. Kota Surabaya tengah didesain sebagai kota dagang dan jasa yang mengembangkan teknologi informasi sebagai sarana mempercepat, dan mempermudah akses, serta komunikasi dengan warga dan stakeholder. Guna mewujudkan Surabaya Multimedia City, Walikota Rismaharini, mengembangkan rancangan jangka panjang dalam program Surabaya Broadband of Government and Education. Pengembangan dan pembinaan seputar teknologi informasi, terus digalakan melalui Broadband Learning Center yang tersebar di dua belas titik, di Kota Surabaya.

"Pembangunan infrastruktur dan edukasi seputar teknologi informasi kepada pegawai pemerintahan, pelajar, dan warga Surabaya pada umumnya dilakukan secara pararel. Jika semua sudah dapat memanfaatkan teknologi informasi, diharapkan semua akan menjadi lebih transparan, efisien, dan efektif. Tidak ada lagi warga yang mengantre saat pendaftaran Rumah Sakit dengan menyimpan sandal atau helm, juga saat pembuatan SIM, pembuatan Akta Lahir, hingga keluhan warga dapat diakses secara terbuka melalui aplikasi dan situs yang tersedia," ujar Walikota Surabaya, Tri Rismaharani kepada CHIP di sela-sela acara seminar The New Wealth of Nation yang diselenggarakan CSIS dan Sesparlu Kementrian Luar Negeri tahun 2015 silam.

Fasilitas pendukung Kota Cerdas yang dirancang Pemerintah Kota Surabaya, antara lain, Surabaya Single Window yakni pusat pelayanan terpadu Pemerintah Surabaya secara Online, Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Satu Atap yang berfungsi untuk memudahkan pengurusan izin, serta Kios Pelayanan Publik yakni pelayanan publik Online melalui Lampid dan e-Health yang tersebar di kantor pemerintahan, dan ruang publik. 
 


Editor : Nur Hasanah

You may also like:

Smartfren Generasi 4G, dari Roadshow Hingga Dijemput Giring

Makassar Smart City

Ericsson Yakin Indonesia Akan Lewati Negara Maju di Bidang Smart City

ISCF 2016 @ Bandung
comments powered by Disqus
BBM Widget

PIN : C001D0134

Most Popular
Publication
© 2012-2017 CHIP ONLINE. PT Prima Info Sarana. All Rights Reserved. | About CHIP | Privacy Policy