You are Here : Home > News > Gadget Hardware Startups
10 October 2016 | 3547 view(s)
Kickstarter, Ajang Kumpul Maker Cari Donatur

Penulis : Andra Nuryadi

CHIP.co.id- Marcus Kuchler, pria asal Munich Jerman, betapa sering kebingungan hanya karena soal mengisi-ulang baterai gadget. Bagaimana tidak, ia,sang istri dan kedua anaknya kerap berebut stop contact listrik ketika masing-masing berbarengan ingin men-charge tablet dan smartphone.

            Rasanya tak cuma Marcus dan keluarga mengalami persoalan saling rebutan colokan. Mungkin Anda salah satunya. Dalam kegalauan itu kemudian muncul gagasan. Lewat perusahaan start up yang ia pimpin bernama udoq GmBH, pria ini meneluskan sebuah perangkat berupa multidock pengisian baterai yang dapat digunakan untuk men-charge baterai secara berbarengan dengan hanya menggunakan satu stop contact.

            Perangkat yang terbuat dari metal dengan aneka pilihan kabel beserta plug-nya itu muncul di situs www.kickstarter.com. Agar lebih banyak orang paham, ia menambahkan informasi dengan video. Dengan lantang, ia mengklaim bahwa multidock ini merupakan docking station pertama untuk mobile device dengan kemampuan isi ulang untuk berbagai brand.

            Apa yang diinginkan Marcus bukan sekadar mengenalkan udoq, tetapi juga menjualnya. Singkatnya start up-nya butuh biaya. Caranya konsumen diperkenankan memilih satu atau lebih dari delapan paket udoq. Harganya mulai 50 euro hingga 3.000 euro. Masing-masing berisi kelengkapan yang berbeda.

Proyek udoq karya Marcus berupa multidock charging.

            Hingga tulisan ini diturunkan ia sudah memperoleh dana sebesar 18.087 euro. Sementara untuk memutar bisnisnya ini, ia perlu 50.000 euro. Untuk ukuran perusahaan starter, jumlah ini tentu tak bernilai tinggi. Tetapi, justru dari sinilah masa depan sebuah starter dimulai.

 

PROSES MERAIH DANA

            Marcus memilih situs Kickstarter karena di sanalah pertemuan antara maker (seperti dirinya) dengan donatur berlangsung.  Donatur tidak hanya sebuah perusahaan atau investor berskala besar, tak sedikit yang perorangan. Mereka dapat melihat berbagai macam proyek (dari seni hingga teknologi) lalu mengangsurkan dana yang ditujukan entah karena memerlukan produk atau pun sekadar menyuntik investasi. Mereka dijuluki backer.

            Sejak Kickstarter didirikan, pada 2009 sudah ribuan proyek terpajang. Tercatat telah 120 ribu lebih proyek yang sukses mendapatkan dana. Jumlah total dana yang mengalir ke para maker itu sendiri mencapai 2,6 miliar dolar (sekitar Rp 34,4 triliun).

            Jumlah proyek berbasis teknologi (umumnya penyediaan hardware) yang sukses sebanyak 4.700 lebih. Jumlah proyek teknologi memang kalah jauh dengan proyek musik yang mencapai 23.800 proyek. Tetapi dari 15 kategori proyek bidang teknologi lah yang paling banyak meraup dana hingga 999.999 dolar (sekitar Rp 13,2 miliar) untuk sebuah proyek. Yakni sebanyak 908 proyek. Sementara musik hanya 58 proyek.

Chargemander, smartphone case dengan isi ulang cepat, butuh 15.000 dolar malah dapat 104 ribu dolar

            Sebuah proyek kadang bisa memperoleh dana jauh lebih tinggi dari yang diperlukan. Sebagai contoh proyek LVL, gelang pintar untuk memonitor tingkat hidrasi manusia. Proyek besutan Onelvl.com ini memperhitungkan biaya 50 ribu dolar. Dengan delapan opsi paket pembelian, start up ini telah memperoleh 424 ribu dolar, alias 800 persen lebih. Sebanyak 2.800 backer telah  jadi  donatur produk ini.

            Masuk ke ekosistem kickstarter sendiri bagi LVL baru lah sebagai tahap awal, setelah menggagas teknologi pelacak hidrasi manusia sejak empat tahun silam. Setahap demi setahap, mereka menuntaskan algoritma, membuat prototipe dan September lalu menetapkan sebagai perusahaan yang siap memproduksi smartband secara massal.

            Proses pabrikasinya sendiri baru akan dimulai awal tahun depan. Sementara pengiriman digelar bulan Juli 2017.

            Jadi sebenarnya lewat Kickstarter para maker dan kreator itu hanya mencari batu loncatan untuk memperoleh investasi lewat donasi. Bagi donatur sendiri sebenarnya lebih mudah melakukn penghitungan investasi. Mereka dapat menyimak proses produksi yang harus dipaparkan sebagai persyaratan tampil di Kickstarter. Mereka juga dapat menilai prospek bisnisnya.

            Kreator atau maker juga perlu memasukkan gambaran tantangan maupun risiko terhadap proyeknya itu.

 

KICKSTARTER

            Tadinya Kickstarter  lahir hanya sekadar untuk menampung berbagai karya kreatif, khususnya musik, film dan desain khususnya menghadapi tekanan industri yang amat kuat dan bermodal besar.

            Dari kumpulan itu enam tahun kemudian, Kickstarter menetapkan diri sebagai perusahaan yang memberi manfaat besar. Misi utamanyanya melahirkan karya kreatif seproduktif mungkin dan mengantarkan para maker bertemu dengan orang-orang yang mau menyokongnya. Prinsip keterbukaan jadi sangat penting agar setiap orang mendapatkan informasi yang sejelas-jelasnya. Tak heran jika seluruh data seperti jumlah fund yang diperlukan dan diperoleh, jumlah donatur disajikan secara transparan.

Sgnl, smart strap memungkinkan panggilan dengan fingertip, kini meraih dana 900.000 dolar

            Dari sisi kreator juga diperlukan sikap jujur dan terbuka. Proyek bisa datang dari mana saja di seluruh dunia. Kickstarter hanya mensyaratkan tiga hal saja. Antara lain sebuah proyek harus dapat di-share kepada orang lain dengan perencanaan yang matang. Seorang maker harus memastikan bahwa proyek telah siap dan dapat dinikmati banyak orang.

            Kedua, sebuah proyek harus dipresentasikan secara jelas dan tidak menyesatkan orang. Jika perlu disertai video. Jadwal proses persiapan, pembuatan hingga distribusi. Ketiga, sebuah proyek tidak boleh dibuat dalam rangka proyek amal, menawarkan insentif kepada orang lain dan tentu saja menawarkan produk terlarang.

            Poinnya sekarang adalah, tumbuh suburnya karya kreatif para maker bermodal kecil diakomodir oleh Kickstarter menjadi semacam dealing place. Contoh sukses banyak, begitu pula sebaliknya yang gagal mendapatkan fund pun tak sedikit. Artinya sebuah proyek bisa saja keren menurut sang pembuatnya, tetapi belum tentu menarik minat pemilik uang. Dan, hal itu adalah pembelajaran. (*)

PAMERKAN DI WWW.CHIP.CO.ID

            CHIP menyediakan tempat untuk menampilkan karya Anda khususnya yang berkaitan dengan proyek berbasis teknologi. Misalnya robot, alat dengan mikrochip/mikrokontroler, wearable, gadget, dan sebagainya.

            Caranya, Anda harus mendaftar lebih dulu ke www.chip.co.id/chipversity. (*)


page 1 of 2
View as A Single Page
9 KONTEN PENTING UNTUK PROMO
You may also like:

ZEI, Pencatat Waktu buat Kaum Sibuk

Stikbox, Cara Cerdas Kombinasi Tiga Fungsi

Mahasiswa Universitas Indonesia Bikin Tongkat Elektronik
comments powered by Disqus
BBM Widget

PIN : C001D0134

Publication
© 2012-2017 CHIP ONLINE. PT Prima Info Sarana. All Rights Reserved. | About CHIP | Privacy Policy