Jakarta, CHIP.co.id - EMC menginformasikan akan beberapa hal yang menjadikan pencapaian Record Breakers di tahun 2011 ini. Acara in mengambil tempat di Hotel Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta (1/3).

David Webster selaku President EMC South East Asia, Australia & New Zealand memaparkan mengenai berbagai hal yang telah dicapai oleh EMC pada awal tahun 2011 ini. EMC memegang peranan penting dalam sejarah industry media penyimpanan, serta EMC juga memperkenalkan 41 produk terbaru untuk jajaran corporate. David mengatakan bahwa konvergensi network di dunia IT mengacu kepada sebuah perubahan yang menghasilkan penekanan pada segi biaya yang tentunya berusaha meningkatkan kinerja dan lebih efisien.
Sementara penggunaan penyimpanan data dari waktu berkembang pesat, bahkan diperkirakan pada tahun 2020 mendatang akan mencapai 35,2 Zettabytes, yang merupakan peningkatan sebesar 44x dari tahun 2009. Oleh karena ini, media penyimpanan tidak dapat dipandang sebelah mata, karena memegang peranan yang sangat penting, baik pada sektor pengguna, maupun pada sektor enterprises data.
EMC kini menghadirkan VNXe yang diperuntukkan sebagai media penyimpanan pada sektor UKM/SMB, dimana tentunya sektor ini bukanlah mencakup hanya beberapa puluh komputer saja. EMC VNXe hadir dengan konfigurasi yang mudah dan cepat, bahkan dapat dilakukan hanya dalam beberapa detik saja. Kapasitas pada EMC VNXe meningkat sebanyak 2 kali lipat, dan memangkas 50% penghematan biaya. Dukungan langsung dari EMC, serta harga yang kisaran tidak lebih dari $10.000. Kemudahan EMC VNXe dengan berbagai piranti lunak pendukung, hingga kemudahan dalam hal penggunaannya tentunya menambah nilai plus.

Jika kehadiran EMC VNXe dirasa kurang memadai, tersedia pula EMC VNX yang memiliki kapasitas lebih besar. EMC VNX mampu menghadirkan 3 kali lebih efisien, 3 kali lebih cepat, dan 3 kali lebih sederhana. Menggunakan Prosesor Intel Westmere dengan 6 Gbps SAS Back-End, serta telah mengadopsi fitur FAST Suite Drives Flash. Kehadiran EMC VNX juga telah terintegrasi dengan Microsoft SQL Server, VMware, serta Oracle.
Pada kelas tertinggi, EMC Symmetrix VMAX hadir sebagai World's Smartest Storage Array yang merupakan media penyimpanan yang powerful. Kapabilitas VMAX mampu memberikan berbagai fitur, seperti Sub-LUN FAST Automation, Federated Live Migration, Virtual Server Integration, Virtual Pool Encryption, Converged Network, serta memberikan peningkatan performance hingga 2 kali lipat. Pada sektor keamanan telah didukung oleh Teknology RSA, Hardened Key Management, dan Fully Secure Drive Removals.
Pada sisi Backup Data juga merupakan peranan yang tidak dapat dilupakan, dimana backup yang cepat, tepat dan efisien merupakan hal yang utama. Bahkan dengan EMC, backup dapat dilakukan hingga 7 kali lebih cepat sehingga tidak mengganggu jalannya operasional. Bahkan sebagai tambahan informasi, backup data pada bank dari keputusan Bank Indonesia, data harus bertahan hingga 15 tahun sedangkan pada bidang asuransi hingga 10 tahun.

Adi Rusli selaku Country Manager, EMC Indonesia hadir dengan memaparkan mengenai keberadaaan EMC di tahun 2011. Baik pada sektor Journey to the Private & Public Cloud, Unified Storage, Backup & Recovery, serta Channel Partners seperti pada waktu lalu.
EMC juga telah menumbuhkan partner baru, dimana keberadaan media penyimpanan merupakan hal yang tidak dapat dielakkan dengan pertumbuhan perangkat bergerak di masa sekarang. EMC juga memberikan traning kepada partner untuk memberikan pengalaman tersendiri dalam menggunakan media penyimpanan.
Notebook Ivy Bridge ASUS N46VM Telah Beredar di Indonesia
May 01, 2012