Jakarta, CHIP.co.id - Hewlett-Packard (HP), perusahaan teknologi dunia kian memantapkan kepemimpinannya di segmen Print Service Provider (PSP) graphic arts melalui portfolio terbagu Indigo yang dipamerkan pada Forum Grafika Digital (FGD) Expo 2011 yang mengambil tempat di Jakarta Convention Center, Jakarta (22/7).

Mulia Dewi Karnadi selaku Managing Director, Imaging & Printing Group (IPG), HP Indonesia membuka acara dengan menjelaskan berbagai inovasi yang dihadirkan HP dalam kancah pencetakan internasional maupun untuk pasar Indonesia. HP hadir untuk berbagai produk seperti Label/Packaging PSPs, Commercial PSPs, hingga Design Professionals. HP menguasai pasar graphics yang mencakup publishing dan packaging sebagai sektor terbesar yang digunakan di seluruh dunia. Portfolio yang dimiliki HP dalam pasar graphics art hadir dalam berbagai sektor, baik dari CAD, Outdoor & Indoor Advertising, Labels & Packaging, Trans-Promo, Direct Mail, GCP & POD, hingga foto. Salah satu inovasi yang belum lama ini dilakukan pada pembuatan buku 168 halaman pada Color Of Jakarta: The Best Photos of Jakarta untuk kompetisi fotografi yang diselenggarakan HP bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tahun 2011, mampu mencetak lebih dari 1000 jumlah eksemplar dalam waktu 4 jam.

Alon Bar Shany selaku Vice President, HP Indigo Worldwide memperkenalkan kehadiran HP Indigo untuk industri percetakan masa depan. HP Indigo hadir dengan teknologi digital terkini yang memberikan keuntungan kepada industri cetak digital. HP Indigo banyak digunakan pada percetakan label, kemasan, fleksibel, hingga karton lipat dan produk komersial seperti materi promosi/brosur, kartu nama atau buku foto. Teknologi Indigo menggabungkan kualitas offset dengan fleksibilitas dan efisiensi cetak digital.
Dua model Indigo yang diperkenalkan hari ini untuk Indonesia adalah:

Ronen Samuel selaku Director, GM - HP Indigo and Ink Jet press solutions, Asia Pacific and Japan memaparkan kehadiran solusi dari HP Indigo dan inkjet dalam revolusi industri masa kini. HP Indigo telah memiliki perjalanan panjang di Indonesia, dimana menguasai pasar sebanyak 60% pertumbuhan selama 2 tahun terakhir.

Shaun See selaku Business Development Manager, DesignJet, HP South-East Asia menjelaskan mengenai teknologi dan aplikasi latex. Rangkaian printer format lebah HP DesignJet menghasilkan warna-warni yang hidup dan konsisten terhadap perubahan cuaca, mudah idrawat dan dioperasikan. Kehadiran HP DesignJet L25500 menandai era baru teknologi tinta latex yang menawarkan pilihan media menjadi lebih bervariasi, tangguh di dalam maupun di luar ruang, serta ramah lingkungan. Shaun juga memperlihatkan berbagai contoh produk yang dihasilkan dari HP DesignJet L25500 seperti wallpaper para ruang tunggu, ruangan anak-anak dengan disain ceria dan menarik, dekorasi ruangan, bahkan pada body pesawat, yang pada intinya pencetakan dapat dengan mudah dilakukan yang tidak dibatasi oleh kreativitas penggunanya.

HP juga menyampaikan pada FGD Expo 2011 ini antara lain:

Peresmian dan penandatanganan tujuh kontrak instalasi baru pembelian mesin-mesin HP Indigo serta HP DesignJet.

Acara ditutup dengan pemberian penghargaan Indigo Award kepada pelanggan dengan volume cetak tertinggi, dan pelanggan dengan jumlah basis instalasi Indigo terbesar di Indonesia.
HP Memilih Polyster Embassy untuk Tampil di Music Matters Live 2011
May 20, 2011
Malam Anugerah Color of Jakarta
April 15, 2011
Everybody On Bersama HP di Mega Bazaar Computer 2011
March 10, 2011
A New HP World, Menciptakan Kehidupan Saling Terhubung
February 25, 2011
Color of Jakarta, Kompetisi Fotografi yang Menampilkan Keunikan Kota Jakarta
January 04, 2011
Notebook Ivy Bridge ASUS N46VM Telah Beredar di Indonesia
May 01, 2012