
Jakarta, CHIP.co.id - Bertempat di Hotel JW Marriot (21/10), Panasonic Gobel Indonesia baru saja memperkenakan Eco Brand Ambassador terbarunya yaitu Atiqah Hasiholan.
"Pemilihan Atiqah Hasiholan sebagai Brand Ambassador Panasonic di Indonesia bukan hanya karena kecantikannya, melainkn kepribadiannya yang menarik, smart dan kepeduliannya terhadap masalah-masalah lingkungan hidup di Indonesia yang selaras dengan visi Panasonic," tutur Rinaldi Sjarif, Corporate Communication Manager Panasonic Gobel Indonesia.
Secara keseluruhan di tahun 2011 ini Brand Ambassador Panasonic ada di tiga negara, yaitu di India; Brazil dan Indonesia. Panasonic yakin, dengan kehadiran Brand Ambassador dapat membantu meningkatkan awarness perusahaan sebagai Green Innovation Company, sekaligus mengkampanyekan eco life style kepada seluruh masyarakat luas.
"Eco Brand Ambassador di Indonesia akan berperan untuk merepresentasikan brand dan corporate image Panasonic sebagai Eco Company melalui kegiatan Eco Relay dan kampanye Eco Life Style," jelas Ichiro Suganuma, selaku Presiden Direktur PT Panasonic Gobel Indonesia.

Panasonic Gren Plan 2018
Penunjukan Atiqah Hasiholan sebagai Eco Brand Ambassador, ternyata berhubungan erat dengan visi 100 tahun Panasonic sebagai No.1 Green Innovation Company di tahun 2018. Deklarasi yang di ungkapkan pada tahun 2010 lalu, merupakan strategi jangka panjang perusahaan untuk membangun usaha dan kegiatan operasional yang menguntungkan tanpa merugikan lingkungan hidup dan diimplematasikan melalui gaya hidup eco (green life innovation) dan gaya bisnis yang eco (green business innovation).
Visi tersebut juga dituangkan ke dalam Green Plan 2018, yang tujuannya menciptakan teknologi 'zero emissions' dengan cara; meminimalkan jumlah emisi karbondioksida (CO2) di dalam proses operasional, produk yang dapat didaur ulang, pembangunan eco factory, mendorong konservasi lingkungan dan mempromosikan aksi eco ideas di lingkungan masyarakat.
Di Indonesia sendiri, Implementasi Green Plan 2018 dilaksanakan dengan peluncuran Eco Factory pabrik Lightning dengan pengupayakan penghematan energi dan efisiensi, yang berada di Surabaya pada tahun 2010. Hingga saat ini, kegiatan daur ulang di PLI pada tahun 2011 mencapai 100%, limbah seperti kaca dapat diproduksi kembali menjadi material lampu.
"Pada tahun 2010, pabrik Panasonic di Surabaya telah berhasil mengurangi emisi CO2 hingga 38,9 ribu ton, dibandingkan tahun 2005," tandas Rinaldi.
Selain itu, pada Maret 2011, Panasonic juga meluncurkan inovasi terbaru dalam menciptakan energi alternative yaitu Life Innovation Container; kontainer ini dilengkapi 18 HIT solar panel yang mampu menyerap kemudian menyalurkan tenaga matahari hingga 6,7 KW setiap harinya dan mampu mensuplai energi selama 3-4 hari tanpa cahaya matahari.
Panasonic juga mengklaim bahwa saat ini seluruh line produk home applience mereka sudah mengalami akselerasi dalam hal penghematan energi.
"Masyarakat Indonesia kini semakin pintar dalam memilih produk-produk elektronik yang ramah lingkungan. Salah satu produk andalan kami adalah AC dan kulkas yanng dapat menghemat energi hingga 60% dan 44%," ungkap Ichiro.
Notebook Ivy Bridge ASUS N46VM Telah Beredar di Indonesia
May 01, 2012