Klik Gambar untuk Lebih Jelas
CHIP.co.id - 9 dari 10 pengguna PC menggunakan Microsoft. Perusahaan ini memang rajanya sistem operasi dan produk Office. Inilah kilas balik yang penuh dengan inovasi serta kompetisi yang keras.
Ketika Bill Gates berumur 19 tahun dan menjual software pertamanya pada tahun 1975, programnya masih belum ada. Ceritanya, Perusahaan MITS merilis PC pertama dengan nama Altair 8800. Mahasiswa Harvard ini dan sahabatnya, Paul Allen, melihat sebuah kesempatan besar. Mereka ingin menjadi pengembang software pertama untuk pasar home user. Kemudian, Gates dan Allen mengontak MITS lalu menjanjikan sebuah bahasa program untuk Altair 8800, tanpa melihat komputernya terlebih dahulu. Dalam beberapa minggu, keduanya meramu program untuk Altair BASIC dengan komputer Harvard. Setelah terbang ke Albuquerque untuk mempresentasikan produknya, Paul Allen menemukan nama bagi perusahaan mereka, yaitu MicroSoft – Software for Microcomputer.
Software pertama untuk home user ini pun menjadi masalah dengan "pembajakan“. Banyak pengguna Altair-8800 memakai paper tape Altair BASIC bajakan hingga Bill Gates melalui surat terbukanya menghujam para programmer tersebut sebagai "parasit“ yang mencuri karya dan keuntungan mereka.
Santai dan banyak Tidur
Gates dan Allen paham bahwa mereka harus muncul di waktu yang tepat. Kontrak dengan IBM menjadi awal kesuksesan mereka. Perusahaan IT itu memerlukan sistem operasi untuk PC baru mereka (IBM-PC). Keduanya menjanjikan menyediakan produk yang saat itu belum mereka miliki. Akhirnya, mereka membeli hak cipta sistem operasi QDOS seharga US$ 75.000 dari Seattle Computer Products dan namanya diubah menjadi MS-DOS. Melalui DOS, Microsoft Office, dan Windows, perusahaan ini menjadi market leader hingga pertengahan tahun 90-an.
Untuk memperluas posisi mereka, Microsoft terkadang meminta pihak ketiga dengan sebuah kontrak agar mengembangkan software untuk sistem operasi Microsoft sehingga menutup kompetisi. Selain itu, untuk menguasai pasar Internet, Microsoft juga menyertakan Internet Explorer sehingga Netscape keluar dari pertarungan tersebut.
Cara seperti itu tidak disukai oleh kebanyakan pengguna. Pada tanggal 4 Februari 1998, Bill Gates pernah mendapat lemparan kue yang mengenai wajahnya saat di Brüssel. Memang, perusahaan tersebut urung di-split oleh badan anti-monopoli di AS, namun konsekuensi tetap ada. Selanjutnya, Bill Gates mengundurkan diri sebagai presiden direktur dan kemudian sebagai CEO. Memang, Microsoft tetap menguasai pasar Office dan sistem operasi. Namun, pengembangannya terhenti selama 10 tahun terakhir. Ketika Apple iPod naik daun, mereka terlambat bereaksi dengan Zune. Lompatan ke pasar smartphone dan PC Tablet pun tidak berhasil. Di sana, mereka menghadapi pemain lain seperti Google yang juga lebih unggul di Internet. Mesin pencari Bing tidak banyak diharapkan dan pengguna semakin banyak yang beralih ke Chrome.
Apakah Microsoft masih dapat mengembalikan sisa-sisa inovasi mereka? Semuanya terletak di Cloud. Masa depan berada di sini. Namun, Apple dan Google sudah menunggunya di sana. Boleh jadi, karena ide yang inovatif dan waktu yang tepat bisa menjadi kekuatan mereka.
Sumber: Majalah CHIP 12/2012
Notebook Ivy Bridge ASUS N46VM Telah Beredar di Indonesia
May 01, 2012