
Jakarta, CHIP.co.id - Symantec Corp. mengumumkan hasil temuan Symantec Intelligence Report bulan Januari lalu dimana spammer menggunakan liburan dan acara besar untuk membuat email palsu mereka menjadi lebih menarik.
Agar penerima email menjadi lebih tergoda untuk membuka email palsu, spammer menggunakan tehnik rekayasa sosial dengan memasukkan parameter di URL untuk menunjukkan bahwa tujuan link tersebut mengarah kepada situs jejaring sosial.
Symantec Intelligence memperkirakan spammer akan memanfaatkan kalender acara mendatang dimana salah satunya yang paling utama pada perayaan tradisional Tahun Baru China. Selanjutnya serangan palsu yang akan dilakukan pada Hari Valentine mendatang.
Symantec menginformasikan bahwa pada bulan Desember 2011, tingkat spam global menurun, namun di bulan Januari 2012 terjadi peningkatan secara bertahap serupa pada November 2011.
Symantec juga memaparkan mengenai serangan spam pada bulan Januari 2012 dimana rasio global spam dalam trafik email meningkat sebesar 1,3 poin persentase sejak Desember 2011, menjadi 69 persen. Terjadi penurunan pada bulan Desember 2011 sebesar 2,8 poin persentase menjadi 67,7 persen.
Untuk serangan phising, di bulan Januari terjadi peningkatan sebesar 0,06 poin persentase, membuat rata-rata untuk satu dalam setiap 370 email yang terdiri dari beberapa bentuk serangan phising.
Ancaman lain yang terjadi seperti pada email, terjadi penurunan sebesar 0,02 poin persentase sejak bulan Desember 2011, hal ini juga terjadi pada ancaman malware yang menurun sebesar 77,4 persen sejak bulan Desember 2011.
Symantec Temukan Trojan Android.Dogowar di Perangkat Android
August 24, 2011
Notebook Ivy Bridge ASUS N46VM Telah Beredar di Indonesia
May 01, 2012