
CHIP.co.id - Di akhir tahun 2011, genap tiga tahun berlalu sejak platform Nehalem dan X58 menjadi raja di kelas desktop. Sekarang, sudah saatnya tahta tersebut diserahkan kepada platform baru Sandy Bridge-E dan X79.
Tampaknya kiasan ini memang suatu hal yang nyata dan umum terjadi dalam dunia komputer. Performa komputer terbaik harus ditebus dengan harga yang setinggi langit. Tampaknya, hal inilah yang tidak pernah lepas dari Intel. Perusahaan microprocessor terbesar di dunia ini kali ini meluncurkan prosesor terbarunya pada kuartal keempat 2011. Prosesor yang diberi nama Sandy Bridge-E ini merupakan pengembangan dari prosesor sebelumnya, yaitu Intel Sandy Bridge.
Banyak sekali hal yang disukai dari prosesor Sandy Bridge yang diluncurkan pada awal tahun ini. Performa single-thread-nya meningkat drastis, dan teknologi Quick Sync-nya memperlihatkan keunggulannya dibandingkan transcoding dari graphics card AMD maupun NVIDIA. Selain itu, yang paling mengesankan adalah Sandy Bridge hadir dengan teknologi 32nm dan dengan mudah dapat mencapai clockspeed 5 GHz hanya dengan menggunakan air cooling.

Jika dibandingkan dengan flagship dari Intel sebelumnya dengan LGA 1366, i7-990X tidak dapat mengungguli kepopuleran Sandy Bridge, meskipun memiliki lebih banyak core dengan clockspeed yang lebih tinggi. Pada beberapa tes, i7-990X tidak bisa mempertahankan keunggulannya sebagai prosesor tercepat dan termahal dari Intel dengan harga yang hampir mencapai USD$ 700. Sebaliknya, Sandy Bridge memberikan hasil yang memuaskan dengan harga yang hampir setengahnya.
Namun, apakah yang terjadi apabila prosesor Gulftown digabungkan ke dalam cetakan prosesor Sandy Bridge? Inilah ide di balik pengembangan Sandy Bridge-E. Prosesor ini dipersiapkan untuk menggantikan enthusiast platform yang sebelumnya menggunakan Gulftown dan LGA 1366 menjadi Sandy Bridge-E dan LGA 2011. Yang lebih penting lagi, Sandy Bridge-E hadir untuk desktop platform, meskipun didesain dengan kemampuan server. Sepertinya, prosesor ini memang ditujukan untuk mengimbangi keluarga Intel Xeon E5 untuk kelas desktop prosesor.
Di atas kertas, Sandy Bridge-E lebih baik dibandingkan seri sebelumnya, yaitu Gulftown dan Sandy Bridge. Prosesor ini dilengkapi dengan turbo boost terbaru, yaitu turbo boost versi 2.0, 40 jalur PCI-Express 3.0, 15 MB L3 cache, four channel DDR3, Integrated memory controller yang lebih fleksibel, AVX, AES, SSE 4.1 dan 4.2, native 6 GB/s SATA3, dan soket baru LGA 2011. Sama seperti i7-980X dan i7-990X, Sandy Bridge-E memiliki enam core dengan 12 thread. Selain itu, instruksi-instruksi yang ada pada LGA 1155 juga digabungkan pada platform X79 sehingga menghasilkan sebuah komputasi yang lengkap.

Notebook Ivy Bridge ASUS N46VM Telah Beredar di Indonesia
May 01, 2012