Klik Gambar untuk Lebih Jelas
CHIP.co.id - Visioner terbesar dari era digital meninggal dunia pada tanggal 5 Oktober 2011. Inilah sekilas karya-karya dan filosofinya.
Kematian merupakan akhir dari kehidupan dan kematian juga mengistirahatkan yang tua lalu membuka jalan bagi yang baru. Kalimat ini muncul tidak lama setelah kematian Steve Jobs. Namun, kalimat yang dikutip tersebut sebenarnya muncul dari kata-kata Steve Jobs sendiri saat ia menyampaikan pidato di depan mahasiswa Standford pada tahun 2005. Pidato tersebut adalah pidato pertama setelah Steve pulih dari penyakit kanker yang dideritanya.
Jobs merupakan seorang penemu yang jenius, namun ia bukanlah seorang pencipta seperti kebanyakan ditulis oleh media. Jobs tidak terlalu menyukai bidang teknik, namun ia memiliki insting untuk menilai sebuah ide baik atau buruk.
Dengan insting inilah, ia membuat milestone besar selama 23 tahun di Apple. "Sebuah momen pencerahan" begitulah Jobs menyebut pertemuannya dengan Xerox Alto, sebuah model komputer pada tahun 1979. Saat itu, komponen-komponennya bukanlah hal yang biasa, seperti mouse dan graphical user interface. Selain itu, terdapat window pada layar dengan file dan folder yang terlihat jelas. Setiap orang akan mudah memahami komputer ini berkerja dan komputer itu sudah ada lebih dari 30 tahun lalu! Akhirnya, Jobs memperoleh inspirasi dari konsep tersebut. Ia mengintegrasikan pertama kali pada perangkat Lisa yang terbilang mahal, kemudian pada Macintosh.
Steve Jobs selalu berpegang pada ciri yang sama untuk produk-produknya. Clickwheel-Control pada iPod yang menawarkan akses ke ribuan judul lagu dengan 3 kali klik. Touch Interface pada iPhone dengan icon program yang terorganisir berdasarkan ranking dan file. Inilah yang membuat ia mengeluarkan jutaan US$ untuk pengembangan sebuah prototipe. Obsesinya hanya berbekal dengan sebuah ketelitian.
Semalam suntuk dengan design gambar dan The Beatles
Awal tahun 80-an, Steve Jobs sering pergi ke Altensteig, Jerman. Di sini, Hartmut Esslinger menjadi rekan kerjanya. Tugasnya antara lain membuat desain Apple IIc. Esslinger masih ingat bagaimana ketika ia duduk santai hingga tengah malam bersama Jobs sambil mendengarkan musik The Beatles. Keduanya mempelajari gambar desain dan sibuk menyusun model dari styrofoam.
Jobs kemudian pergi ke hotel, satu-satu guest house di tempat tersebut untuk melanjutkan pekerjaannya di sana. Suatu ketika, penjaga guest house tersebut menghubungi Esslinger. Tamunya itu ia sebut "orang Amerika gila" karena semalaman bertelepon dengan kantor pusatnya di Cupertino dan beberapa vendor-nya di Asia. "Apakah ia benar-benar mampu membayar tagihan teleponnya?", sang penjaga tampak kesal. Dengan penampilan Jeans dan T-Shirt, Steve Jobs tidak terlihat seperti seorang bos.
Tidak satu pun orang dapat mengubah dunia secara mendasar kecuali Steve Jobs. Apa yang menjadi rahasia Apple dalam meraih kesuksesan, diungkapkan Steve Jobs setelah iPod diluncurkan. "Perangkat ini merupakan paduan dari teknis dasar yang hebat dengan kenyamanan Apple yang sudah terkenal, dan desain yang mengagumkan. Jika ada yang bertanya, mengapa ada Apple, saya akan menyodorkan perangkat ini sebagai contoh.“
Sumber: Majalah CHIP 01/2012
CHIP Timeline: Kesalahan Prediksi
December 12, 2011
CHIP Timeline: Perangkat Penyimpan Data
December 06, 2011
Notebook Ivy Bridge ASUS N46VM Telah Beredar di Indonesia
May 01, 2012