Data pada kebanyakan perangkat mobile bisa dengan mudah jatuh ke tangan para penjahat dunia maya. Inilah hasil mengejutkan yang ditemukan oleh para pakar Kaspersky Lab berdasarkan riset yang dilakukan oleh Harris Interactive pada Februari – Maret 2012. Untuk memahami perilaku pelanggan terhadap teknologi modern dan ancaman keamanan, perusahaan melakukan survei terhadap 9.000 pengguna perangkat mobile di Amerika Serikat, Eropa, dan Rusia.
Bagi Anda pengguna smartphone Android, ada 17 aplikasi mobile yang perlu Anda waspadai karena dapat sangat merugikan pengguna.
Belajar dari kesalahan membuat Anda semakin pintar. Apalagi jika kesalahan yang ada berasal dari para profesional.
Eugene Kaspersky selaku pendiri dan CEO Kaspersky Lab, berbicara di depan forum Infosecurity Europe 2012 dengan tema “The Internet as a Military-Free Zone: a Dream or an Opportunity” (Internet sebagai Zona Bebas-Militer: Impian atau Kesempatan). Dalam pidatonya, Eugene yang memiliki pengaruh mendunia dalam cyber warfare dan cyber terrorism, menjelaskan dampak dari program malware yang dibiayai negara seperti Stuxnet dan Duqu, serta apa yang bisa kita harapkan di masa depan.
Symantec menginformasikan mengenai serangan OSX.Flashback.K mulai menurun ke wilayah 270.000 selama 24 jam terakhir, turun dari angka 380.000. Serangan OSX.Flashback muncul sejak tahun 2011 yang hadir dalam bentuk scam social-engineering, membungkus dirinya dalam bentuk update palsu untuk Flash dengan menggunakan sertifikat digital seolah-olah datang dari Apple.
Kaspersky Lab, pengembang solusi pengamanan dan pengelola ancaman, pada hari ini (17/4) meluncurkan Kaspersky Security for Virtualization (KSV) yang ditujukan untuk melindungi infrastruktur perusahaan TI dari ancaman malware dan penjahat dunia maya. KSV menghadirkan pengamanan infrastruktur dengan bekerjasama dengan VMware vShield Endpoint. Penambahan pengguna menjadi mudah dilakukan dengan kehadiran KSV, karena pengaturan dapat dilakukan dengan mudah, hanya melalui satu pintu yang dapat mengamankan berbagai platform, serta bersifat agent-less.
Mendekati pembukaan Olimpiade 2012 yang akan diselenggarakan pada bulan Juli, di London. Mengingat event besar ini, menarik perhatian berbagai kalangan, para pelaku kejahatan cyber pun mulai meluncurkan skema penipuan agar para user terjebak dengan cara mengakses link yang tertera di papan reklame pada layar utama.
Pinterest adalah situs jejaring sosial terbaru yang mendapatkan popularitas di kalangan penggunanya tahun ini. Dengan cara ini, pengguna dapat membuat sendiri “papan iklan” semenarik mungkin tentang hal-hal yang mereka suka. Pengguna dapat menkopi atau “re-pin” gambar serta video yang diposting oleh pengguna lainnya, sehingga mereka dapat mengambil gambar dari berbagai sumber situs maupun YouTube.
Saat ini semakin banyak bisnis dan individu menggunakan teknologi komputasi awan untuk menyimpan berbagai data penting di dalamnya. Tetapi sayangnya, banyak diantara mereka yang mengalami pengalaman tidak aman saat menjalankan komputasi awan, seperti; kehilangan data dan keuangan, penyerangan di situs jejaring sosial untuk mencuri identitas, penyalah gunaan data perusahaan. Dari penggambaran resiko di atas dapat kita pelajari, bahwa peningkatan ancaman khususnya di komputasi awan di produk-produk konsumerisasi atau Bring Your Own Device (BYOD), Trend Micro memiliki visi di tahun 2012 untuk memberikan keamanan yang menyeluruh dan lebih pintar kepada para mitranya.
Kaspersky Lab pada bulan April ini mengumumkan selebritis Jay Chou sebagai brand ambassador untuk wilayah Asia Pasifik. Jay Chou merupakan musisi asal Taiwan yang aktif sebagai penyanyi dan pencipta lagu, serta aktor, sutradara dan produser film.
Setelah beberapa waktu lalu, Avira menghadirkan Avira Mac Security untuk Apple MacOS, kali ini hadir dengan aplikasi Avira Free Android Security.
The New iPad baru saja diluncurkan pada awal bulan Maret lalu, dan kehadirannya tidak saja ditunggu oleh para penggemar Apple di berbagai negara, namun dimanfaatkan pula oleh pada scammers.
Dalam laporan malware Kaspersky bulan Februari lalu, Google menjadi salah satu sorotan para spesialis keamanan IT karena dua alasan. Yang pertama, Kaspersky Lab mendeteksi gelombang infeksi yang melibatkan pengembangan dini kode berbahaya dan disamarkan sebagai kode Google Analytics. Mereka yang mengunjungi situs yang diretas akan dibawa ke beberapa tautan sebelum akhirnya masuk ke server hosting BlackHole Exploit Kit. Jika exploit diluncurkan dengan sukses, komputer akan terinfeksi malware.
Beberapa waktu belakangan, Duqu Trojan semakin populer sebagai malware yang berbahaya pengincar data intelijen. Duqu ditemukan pertama kali pada September 2011. Namun menurut Kaspersky Lab, jejak Duqu sudah terlacak sejak Agustus 2007. Kaspersky Lab menemukan bahwa Duqu Trojan ditulis dalam bahasa pemrogaman yang tidak dikenal. Duqu merupakan Trojan canggih yang diciptakan oleh orang yang sama yang membuat Stuxnet. Malware ini memiliki tujuan sebagai backdoor sebuah sistem dan memfasilitasi pencurian data rahasia.
Aktivitas para spammer ternyata memiliki trend sendiri setiap tahunnya. Ada waktu dimana mereka gencar melakukan aksinya, namun ada juga saat mereka tidak terlalu aktif mengganggu pengguna email. Mereka aktif biasanya menggunakan momentum hari besar atau perayaan.
LG Optimus L7, Molek dan Tipis
Yesterday
Armaggeddon Voltron T750S, Jantung Sehat Untuk Mesin Gaming Anda
44 minutes ago
Microsoft Umumkan Pemenang Imagine Cup 2012
Yesterday