30 March 2015 | 10084 view(s)
Ambisi Besar Telkom di Bisnis Broadband Global

Penulis : Iwan Ramos S.

 
CHIP.co.id – PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) mulai menunjukkan strategi besarnya di segmen bisnis pita lebar (broadband) Internet. Pada tahun ini, Telkom akan menyiapkan  pembangunan infrastruktur backbone serat optik sepanjang 75.000 km di seluruh wilayah Nusantara. Telkom tidak berhenti sampai di situ saja karena mereka pun akan melanjutkan pembangunan infrastrukturnya ke berbagai negara.
 
Demikian disampaikan Abdus Somad Arief, Direktur Jaringan Telkom, di Jakarta (24/3/2014). "Lewat broadband, kita memiliki visi besar menjadi raja di udara melalui layanan seluler, di darat dengan serat optik, dan juga laut dengan kabel laut," katanya.
 
“Kami siapkan Rp 25 triliun, dimana dari anggaran Rp 25 triliun, sekitar 40 % untuk pembangunan infrastruktur. Sisanya untuk jaringan mobile.”
 
Lebih lanjut Abdus Somad menjelaskan bahwa Telkom saat ini  sedang melanjutkan pembangunan backbone dari Timika ke Merauke. Rencananya, September 2015 nanti, Indonesia sudah memiliki jalur ‘bebas hambatan’ kabel serat optik dari Sabang sampai Merauke. Selain itu juga, Telkom siap menjadikan Indonesia sebagai jalur global network melalui kerja sama pembangunan kabel laut internasional.
 
Untuk kabel laut internasional, Telkom melalui anak usahanya PT Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) ikut membangun sistem komunikasi kabel laut yang menghubungkan Indonesia ke negara-negara belahan Barat hingga Eropa melalui Konsorsium South East Asia-Middle East-Western Europe 5 (SEA-ME-WE 5) sepanjang 20.000 km.
 
Selain itu, Telin juga bergabung dengan konsorsium South East Asia-United States (SEA-US) untuk membangun sistem kabel laut internasional yang menghubungkan sistem jaringan backbone Indonesia ke belahan Timur hingga Amerika Serikat.
 
Telkom juga berencana membangun jaringan kabel laut yang diberi nama Indonesia Global Gateway guna menghubungkan SEA-ME-WE 5 dengan SEA-US. Ketiga infrastruktur besar kabel laut berskala dunia ini melengkapi infrastruktur internasional yang telah dimiliki Telin sebelumnya. Pembangunan Indonesia Global Gateaway ini diperkirakan selesai pada tahun depan.
 
Untuk diketahui, layanan mobile broadband (MBB), Telkom berhasil mencatat pertumbuhan pendapatan hingga 34,2% dari Rp.10,5 triliun pada 2013 menjadi Rp.14,1 triliun pada 2014. Sementara, layanan fixed broadband juga tumbuh sebesar 7,8% dari Rp.4,6 triliun menjadi Rp.4,9 triliun pada 2014.
 
Jumlah pengguna broadband juga meningkat 12,1% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya menjadi 71,3 juta pelanggan. Pengguna layanan fixed broadband (FBB) juga meningkat 12,8% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya menjadi 3,4 juta pelanggan.
 
 

Editor : Kama Adritya

comments powered by Disqus
BBM Widget

PIN : C001D0134

Most Popular
Hot Reviews
Publication
© 2012-2017 CHIP ONLINE. PT Prima Info Sarana. All Rights Reserved. | About CHIP | Privacy Policy