Advertisement
30 August 2016 | 2207 view(s)
Libatkan Warga untuk Jakarta Lebih Cerdas

Penulis : Eka Santhika

CHIP.co.id - Akhir tahun 2014 lalu, pemerintah DKI Jakarta secara resmi mengumumkan smart city Jakarta yang diwujudkan lewat portal smartcity.jakarta.go.id. Menariknya, propinsi yang jadi ibukota negara ini cukup aktif melibatkan data sumbangan warga lewat media sosial sebagai penunjang data di platformnya itu.

Tiga hal yang dimutakhirkan dengan adanya teknologi informasi dalam mengelola kota cerdas adalah cara penginderaan masalah, analisis, dan penyelesaian masalah. Jika dalam cara tradisional untuk mengenali kebutuhan masyarakat digunakan cara membuat laporan manual, maka kota cerdas akan menggunakan bantuan teknologi untuk mempercepat penyampaian laporan dan penyelesaiannya. Bagi pemerintah Provinsi Jakarta, ini berarti memafaatkan aplikasi dan media sosial untuk menjaring aspirasi warga.

Partisipasi Warga
Pada 2013, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memanfaatkan laporan warga di Twitter untuk memetakan daerah banjir di Jakarta. Dinas perhubungan memanfaatkan data pengguna Waze di Jakarta untuk memetakan kemacetan di DKI, juga diluncurkannya aplikasi QLUE bagi warga Jakarta untuk memudahkan pengaduan untuk masalah kinerja aparat pemerintah kota, kebersihan, dan bermacam pengaduan lain. Inilah contoh beberapa media sosial dan aplikasi yang dibuat untuk menjaring permasalahan kota dari partisipasi warga.

Warga bukan cuma dilibatkan sebagai pengumpul informasi, mereka juga dilibatkan untuk membantu memberi solusi. Misalkan saja lewat kompetisi #HackJak yang digelar oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta tahun 2015 lalu. Ini adalah kompetisi membuat aplikasi menggunakan basis data yang disediakan Bappeda lewat portal Open Data Jakarta.

Portal ini juga jadi bagian dari inisiatif Open Data yang sebelumnya telah digagas pemerintah pusat untuk mendukung transparansi. Dengan #HackJak, kreasi warga digelitik untuk memanfaatkan data itu guna kebaikan bersama. Misalkan saja pemenang #HackJak tahun lalu yang memanfaatkan data untuk mengawasi penggunaan APBD dengan visual menarik. Ada pula yang memanfaatkan data transportasi untuk mengecek status perjalanan transjakarta.

 

 


Editor : Nur Hasanah

page 1 of 4
View as A Single Page
Masing-masing
You may also like:

Makassar Smart City

Ericsson Yakin Indonesia Akan Lewati Negara Maju di Bidang Smart City

ISCF 2016 @ Bandung

Tiga Hal Penting Kala Bangun Smart City
comments powered by Disqus
BBM Widget

PIN : C001D0134

Most Popular
Publication
© 2012-2017 CHIP ONLINE. PT Prima Info Sarana. All Rights Reserved. | About CHIP | Privacy Policy